Musrenbang Nagari Malalak Selatan Bahas RKP 2027 dan DU-RKP 2028

Malalak Selatan, Agam, CNN INDONESIA.ID — Pemerintah Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun 2027 sekaligus Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah (DU-RKP) Tahun 2028.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Nagari Malalak Selatan dan diikuti berbagai unsur pemerintahan, lembaga nagari, tokoh masyarakat, serta perwakilan masyarakat dari seluruh jorong.

Musrenbang dibuka secara resmi oleh Camat Malalak, Ulya Satar, S.STP., M.Si. Turut hadir jajaran dinas dan instansi terkait, perangkat Nagari Malalak Selatan, para wali jorong, lembaga nagari, Kepala SD dan SMP, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), Babinsa Serma H. Zainil A, Bhabinkamtibmas Aiptu Jonelri, serta berbagai elemen masyarakat Nagari Malalak Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta bersama-sama membahas berbagai rencana pembangunan yang akan menjadi bahan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan nagari.

Selain membahas program prioritas, Musrenbang juga menetapkan Tim Penyusun RKP Nagari, yang diketuai oleh Sekretaris Nagari Malalak Selatan, Yetti Maza. Tim ini nantinya akan bertugas mengakomodasi dan menyusun berbagai usulan pembangunan berdasarkan hasil musyawarah serta memperhatikan kebutuhan masyarakat dan kemampuan keuangan nagari.

Wali Nagari Malalak Selatan, Amir Koto, B.Sc., dalam penyampaian laporannya berharap pelaksanaan Musrenbang dapat berjalan lancar dan menghasilkan program yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, setiap program yang direncanakan perlu mempertimbangkan skala prioritas serta ketersediaan anggaran, sehingga pembangunan yang ditetapkan nantinya dapat dilaksanakan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Harapan kita, seluruh usulan yang disampaikan dapat dirumuskan dengan baik, disesuaikan dengan kebutuhan serta ketersediaan dana. Dokumen perencanaan ini nantinya menjadi dasar dalam pelaksanaan pembangunan Nagari Malalak Selatan,” demikian salah satu pokok penyampaian dalam kegiatan tersebut.

Musrenbang juga menjadi wadah untuk menampung aspirasi masyarakat dari masing-masing jorong. Setiap jorong menyampaikan sejumlah usulan dan prioritas pembangunan, baik yang akan dimasukkan dalam RKP Tahun 2027 maupun usulan yang dipersiapkan untuk DU-RKP Tahun 2028.

Baca Juga:  Lapas Dompu Melaksanakan Pelatihan Keterampilan Pengelasan Bagi Warga Binaan

Berbagai usulan tersebut selanjutnya akan disusun berdasarkan skala prioritas dan diarahkan untuk mendapatkan sumber pembiayaan sesuai dengan peruntukannya. Apabila tidak dapat dibiayai melalui anggaran nagari, usulan akan diperjuangkan melalui pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.

Kehadiran para kepala sekolah SD dan SMP serta unsur pendidikan lainnya juga memberikan warna tersendiri dalam Musrenbang tersebut. Mereka turut menyampaikan dukungan dan aspirasi terkait kebutuhan pembangunan di bidang pendidikan.

Camat Malalak Ulya Satar dalam membuka kegiatan menekankan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi seluruh unsur dalam merencanakan pembangunan.

Perencanaan pembangunan, kata dia, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah nagari, tetapi membutuhkan dukungan seluruh unsur masyarakat dan pemangku kepentingan agar program yang dihasilkan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Melalui Musrenbang tersebut, Pemerintah Nagari Malalak Selatan berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat dituangkan ke dalam dokumen perencanaan pembangunan secara objektif, transparan dan berdasarkan skala prioritas.

Dokumen hasil Musrenbang nantinya diharapkan menjadi bahan untuk diteruskan kepada pemerintah Kabupaten Agam dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, bahkan apabila diperlukan dapat menjadi bahan usulan kepada pemerintah pusat.

“Semangatnya adalah bagaimana seluruh pengambil kebijakan dapat berkolaborasi dalam membangun Nagari Malalak Selatan, sehingga pembangunan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” menjadi harapan bersama dalam Musrenbang tersebut.

Dengan terlaksananya Musrenbang RKP 2027 dan DU-RKP 2028 ini, Pemerintah Nagari Malalak Selatan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perencanaan pembangunan yang partisipatif dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.

Alhamdulillah, seluruh rangkaian Musrenbang berjalan dengan baik dan lancar, dengan semangat kebersamaan untuk mewujudkan pembangunan Nagari Malalak Selatan yang lebih maju dan sejahtera.

(Ak)

Related Post

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments