{"id":10736,"date":"2025-04-26T15:57:42","date_gmt":"2025-04-26T15:57:42","guid":{"rendered":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736"},"modified":"2025-04-26T15:57:42","modified_gmt":"2025-04-26T15:57:42","slug":"tokoh-masyarakat-desa-debowae-kecamatan-waelata-menolak-psu-ulang-di-desa-mereka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736","title":{"rendered":"Tokoh Masyarakat Desa Debowae Kecamatan Waelata Menolak PSU Ulang di Desa Mereka"},"content":{"rendered":"<p><strong>Buru, Namlea, Maluku, CNN Indonesia.id &#8211;<\/strong> Beberapa Tokoh masyarakat Desa Debowae menyatakan penolakan terhadap wacana Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dilayangkan oleh salah satu calon kandidat bupati Kab Buru ke Mahkamah Konstitusi (MK) .<\/p>\n<p>Para tokoh masyarakat yang tidak mau namanya disebut ini mengatakan , PSU hanya akan menciptakan kegaduhan politik dan mengganggu stabilitas masyarakat.<\/p>\n<p>\u201c Kami menolak dilaksankan lagi PSU di desa kami karena ini hanya akan memperpanjang polemik , rakyat sudah memilih sesuai pilihan mereka dan yang dibutuhkan saat ini adalah ketenangan bukan konflik yang terus diperpanjang , \u201d tegas salah satu tokoh masyarakat , sabtu ( 26 \/ 04 \/ 25 )<\/p>\n<p>Ia menilai upaya pengajuan PSU lebih didasarkan pada kepentingan politik semata , bukan untuk kepentingan rakyat.<\/p>\n<p>\u201cJika ada yang tidak puas , selesaikan melalui jalur hukum yang berlaku bukan dengan cara yang mengganggu kestabilan masyarakat , \u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Saat ini seluruh masyarakat di desa Debowae Kecamatan Waelata yang sebelumnya terpecah sudah mulai kembali bersatu mendukung pemerintah dan menerima hasil Pilkada yang diputuskan , sambung salah satu tokoh lagi.<\/p>\n<p>\u201c Saat ini yang kita utamakan adalah situasi kondusif masyarakat dimana saat ini dari kalangan masyarakat bawah pendukung paslon sudah saling menerima terkait hasil PSU maupun Pilkada kemarin , &#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Menurutnya , apabila benar dilakukan PSU lagi yang kita takutkan akan terjadi kegaduhan dan kondusifitas masyarakat di desa Debowae akan terganggu , terangnya.<\/p>\n<p>Dikatakannya bahwa , proses Pilkada maupun PSU telah berjalan secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku. Ia juga mengimbau semua pihak untuk menghormati hasil PSU demi menjaga kondusivitas di Desa Debowae dan Kecamatan Waelata serta Kabupaten Buru secara keseluruhan.<\/p>\n<p>\u201c Rakyat sudah lelah dengan ketegangan politik sudah saatnya kita fokus membangun daerah ini , bukan malah sibuk dengan agenda yang tidak produktif, biarlah rakyat kita kembali mencari nafkah dengan tenang , &#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Para tokoh masyarakat ini berharap MK dapat menolak dilaksanakannya PSU di desa mereka karena hal tersebut dapat menimbulkan kegaduhan dan mengganggu ketenangan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201c Apabila nantinya PSU tetap dilakukan kami masyarakat desa Debowae tetap mengikuti putusan tersebut tetapi kami berharap tidak ada campur tangan pihak &#8211; pihak terkait , \u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Hingga saat ini hasil terkait gugatan untuk melakukan PSU yang dilayangkan oleh salah satu kandidat Bupati ke MK belum mendapatkan putusan namun sudah banyak penolakan dari beberapa tokoh dan masyarakat desa Debowae yang mengharapkan konflik politik ini segera berakhir dan saling menerima hasil yang telah ditetapkan.<\/p>\n<p>BF<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Buru, Namlea, Maluku, CNN Indonesia.id &#8211; Beberapa Tokoh masyarakat Desa Debowae menyatakan penolakan terhadap wacana Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dilayangkan oleh salah satu calon kandidat bupati Kab Buru ke Mahkamah Konstitusi (MK) . Para tokoh masyarakat yang tidak mau namanya disebut ini mengatakan , PSU hanya akan menciptakan kegaduhan politik dan mengganggu stabilitas masyarakat. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10737,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"gallery","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-10736","post","type-post","status-publish","format-gallery","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","post_format-post-format-gallery"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tokoh Masyarakat Desa Debowae Kecamatan Waelata Menolak PSU Ulang di Desa Mereka -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tokoh Masyarakat Desa Debowae Kecamatan Waelata Menolak PSU Ulang di Desa Mereka -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Buru, Namlea, Maluku, CNN Indonesia.id &#8211; Beberapa Tokoh masyarakat Desa Debowae menyatakan penolakan terhadap wacana Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dilayangkan oleh salah satu calon kandidat bupati Kab Buru ke Mahkamah Konstitusi (MK) . Para tokoh masyarakat yang tidak mau namanya disebut ini mengatakan , PSU hanya akan menciptakan kegaduhan politik dan mengganggu stabilitas masyarakat. [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-26T15:57:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Screenshot_20250426_191046_WhatsApp.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"641\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin CI\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin CI\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736\",\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736\",\"name\":\"Tokoh Masyarakat Desa Debowae Kecamatan Waelata Menolak PSU Ulang di Desa Mereka -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Screenshot_20250426_191046_WhatsApp.jpg\",\"datePublished\":\"2025-04-26T15:57:42+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/93bca830baf73861baaf701b014babef\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Screenshot_20250426_191046_WhatsApp.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Screenshot_20250426_191046_WhatsApp.jpg\",\"width\":1080,\"height\":641},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tokoh Masyarakat Desa Debowae Kecamatan Waelata Menolak PSU Ulang di Desa Mereka\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/\",\"name\":\"\",\"description\":\"SUARAKAN INDONESIA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/93bca830baf73861baaf701b014babef\",\"name\":\"Admin CI\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a39c91e64ef1492d80fa0f050ce91866b8f509ba0582e087c460e4807df55470?s=96&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a39c91e64ef1492d80fa0f050ce91866b8f509ba0582e087c460e4807df55470?s=96&r=g\",\"caption\":\"Admin CI\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/cnnindonesia.id\"],\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tokoh Masyarakat Desa Debowae Kecamatan Waelata Menolak PSU Ulang di Desa Mereka -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tokoh Masyarakat Desa Debowae Kecamatan Waelata Menolak PSU Ulang di Desa Mereka -","og_description":"Buru, Namlea, Maluku, CNN Indonesia.id &#8211; Beberapa Tokoh masyarakat Desa Debowae menyatakan penolakan terhadap wacana Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dilayangkan oleh salah satu calon kandidat bupati Kab Buru ke Mahkamah Konstitusi (MK) . Para tokoh masyarakat yang tidak mau namanya disebut ini mengatakan , PSU hanya akan menciptakan kegaduhan politik dan mengganggu stabilitas masyarakat. [&hellip;]","og_url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736","article_published_time":"2025-04-26T15:57:42+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":641,"url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Screenshot_20250426_191046_WhatsApp.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin CI","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin CI","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736","url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736","name":"Tokoh Masyarakat Desa Debowae Kecamatan Waelata Menolak PSU Ulang di Desa Mereka -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Screenshot_20250426_191046_WhatsApp.jpg","datePublished":"2025-04-26T15:57:42+00:00","author":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/93bca830baf73861baaf701b014babef"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736#primaryimage","url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Screenshot_20250426_191046_WhatsApp.jpg","contentUrl":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Screenshot_20250426_191046_WhatsApp.jpg","width":1080,"height":641},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=10736#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/cnnindonesia.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tokoh Masyarakat Desa Debowae Kecamatan Waelata Menolak PSU Ulang di Desa Mereka"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#website","url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/","name":"","description":"SUARAKAN INDONESIA","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/93bca830baf73861baaf701b014babef","name":"Admin CI","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a39c91e64ef1492d80fa0f050ce91866b8f509ba0582e087c460e4807df55470?s=96&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a39c91e64ef1492d80fa0f050ce91866b8f509ba0582e087c460e4807df55470?s=96&r=g","caption":"Admin CI"},"sameAs":["https:\/\/cnnindonesia.id"],"url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10736","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=10736"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10736\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10739,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/10736\/revisions\/10739"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/10737"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=10736"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=10736"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=10736"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}