{"id":29784,"date":"2025-10-22T05:30:02","date_gmt":"2025-10-22T05:30:02","guid":{"rendered":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784"},"modified":"2025-10-22T05:30:02","modified_gmt":"2025-10-22T05:30:02","slug":"tanggapi-aksi-demo-pppk-bupati-tegaskan-proses-hukum-bukan-bentuk-upaya-bungkam-rakyat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784","title":{"rendered":"Tanggapi Aksi Demo PPPK Bupati Tegaskan, Proses Hukum Bukan Bentuk Upaya Bungkam Rakyat"},"content":{"rendered":"<p><strong>Tanimbar, Maluku, CNN Indonesia.id-<\/strong><br \/>\nDalam rangka menanggapi bahkan mengklarifikasi maraknya tudingan yang menilai langkahnya terlalu represif dalam menyikapi tuntutan PPPK Paru Waktu, Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa secara terus terang menyampaikan bahwa terkait laporan ke kepolisian bukan merupakan bentuk tekanan terhadap rakyat, melainkan konsekuensi hukum dari aksi demonstrasi yang berujung anarkis.<\/p>\n<p>Jauwerissa menegaskan, langkah hukum yang ditempuh pemerintah bukan bentuk kriminalisasi rakyat, melainkan tanggung jawab konstitusional untuk menjaga wibawa pemerintahan dan ketertiban umum.<\/p>\n<p>\u201cTidak ada satu pun warga yang diproses karena menyampaikan aspirasi. Tapi ketika aksi berubah menjadi anarkis dan merusak fasilitas negara, itu sudah masuk wilayah hukum. Pemerintah tidak boleh tinggal diam,\u201dujarnya di Saumlaki, Rabu (22\/10\/2025).<\/p>\n<p>Menurutnya, sejak awal dirinya sangat menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Bahkan saat aksi 1 Oktober lalu, ia turun langsung menemui para demonstran dan mendengarkan keluhan mereka baik di Kantor Bupati maupun di halaman kantor DPRD Kewarbotan.<\/p>\n<p>\u201cSaya tahu betul perasaan mereka. Banyak yang sudah mengabdi belasan tahun. Tapi penyampaian aspirasi harus tetap dalam koridor hukum,\u201d kata Bupati.<\/p>\n<p>Dikatakan, demokrasi tidak bisa dijalankan dengan cara-cara destruktif. Aksi yang berubah menjadi anarkis justru merusak semangat perjuangan dan merugikan masyarakat luas.<\/p>\n<p>Bupati juga membantah keras tudingan bahwa laporan polisi terhadap peserta aksi merupakan perintah langsung dirinya. Menurutnya, laporan tersebut didasarkan pada hasil koordinasi antara bagian hukum dan sejumlah instansi pemerintah daerah, setelah ditemukan adanya kerusakan fasilitas negara.<\/p>\n<p>\u201cJangan salah paham. Saya tidak memerintah siapa pun untuk menahan atau menakut-nakuti rakyat. Tapi kalau ada bukti pelanggaran, proses hukum harus tetap berjalan. Itu bagian dari tata kelola pemerintahan yang benar,\u201dtegasnya.<\/p>\n<p>Bupati juga mengungkapkan adanya indikasi pihak-pihak tertentu yang menunggangi aksi damai PPPK hingga berubah menjadi ricuh. Ia menyayangkan tindakan provokasi tersebut karena justru mencederai niat tulus para tenaga honorer yang ingin memperjuangkan nasib mereka.<\/p>\n<p>\u201cSaya sangat menghargai tenaga P3K kita. Tapi ketika aksi dimanfaatkan oleh pihak lain, maka itu bukan lagi soal hak berpendapat, melainkan upaya mengacaukan ketertiban,\u201dujarnya.<\/p>\n<p>Meski demikian, Jauwerissa menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog. Pemerintah, kata dia, siap mengevaluasi sistem rekrutmen PPPK sepanjang disampaikan dengan cara yang santun dan konstitusional.<\/p>\n<p>\u201cPemerintah ini rumah bersama. Kalau ada masalah, datanglah bicara baik-baik. Saya dan Ibu Wakil tidak anti kritik. Tapi marilah kita jaga agar cara menyampaikan pendapat tidak melukai kepentingan orang banyak,\u201dtandasnya.<\/p>\n<p>Bupati Jauwerissa mengaku peristiwa aksi PPPK paruh waktu menjadi pelajaran penting di awal masa kepemimpinannya. Ia menyebut kejadian itu sebagai pengingat bahwa kekuasaan harus berpijak pada rasa kemanusiaan dan keadilan.<\/p>\n<p>\u201cKepemimpinan bukan soal siapa yang berkuasa, tapi bagaimana kita melayani dengan hati, sekaligus menegakkan aturan dengan tegas,\u201dtutupnya.<\/p>\n<p>(AM).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanimbar, Maluku, CNN Indonesia.id- Dalam rangka menanggapi bahkan mengklarifikasi maraknya tudingan yang menilai langkahnya terlalu represif dalam menyikapi tuntutan PPPK Paru Waktu, Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa secara terus terang menyampaikan bahwa terkait laporan ke kepolisian bukan merupakan bentuk tekanan terhadap rakyat, melainkan konsekuensi hukum dari aksi demonstrasi yang berujung anarkis. Jauwerissa menegaskan, langkah hukum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":29785,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"gallery","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-29784","post","type-post","status-publish","format-gallery","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","post_format-post-format-gallery"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tanggapi Aksi Demo PPPK Bupati Tegaskan, Proses Hukum Bukan Bentuk Upaya Bungkam Rakyat -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tanggapi Aksi Demo PPPK Bupati Tegaskan, Proses Hukum Bukan Bentuk Upaya Bungkam Rakyat -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tanimbar, Maluku, CNN Indonesia.id- Dalam rangka menanggapi bahkan mengklarifikasi maraknya tudingan yang menilai langkahnya terlalu represif dalam menyikapi tuntutan PPPK Paru Waktu, Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa secara terus terang menyampaikan bahwa terkait laporan ke kepolisian bukan merupakan bentuk tekanan terhadap rakyat, melainkan konsekuensi hukum dari aksi demonstrasi yang berujung anarkis. Jauwerissa menegaskan, langkah hukum [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-22T05:30:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Screenshot_20251022_122748_WhatsApp.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1046\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"740\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin CI\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin CI\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784\",\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784\",\"name\":\"Tanggapi Aksi Demo PPPK Bupati Tegaskan, Proses Hukum Bukan Bentuk Upaya Bungkam Rakyat -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Screenshot_20251022_122748_WhatsApp.jpg\",\"datePublished\":\"2025-10-22T05:30:02+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/93bca830baf73861baaf701b014babef\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Screenshot_20251022_122748_WhatsApp.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Screenshot_20251022_122748_WhatsApp.jpg\",\"width\":1046,\"height\":740},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tanggapi Aksi Demo PPPK Bupati Tegaskan, Proses Hukum Bukan Bentuk Upaya Bungkam Rakyat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/\",\"name\":\"\",\"description\":\"SUARAKAN INDONESIA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/93bca830baf73861baaf701b014babef\",\"name\":\"Admin CI\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a39c91e64ef1492d80fa0f050ce91866b8f509ba0582e087c460e4807df55470?s=96&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a39c91e64ef1492d80fa0f050ce91866b8f509ba0582e087c460e4807df55470?s=96&r=g\",\"caption\":\"Admin CI\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/cnnindonesia.id\"],\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tanggapi Aksi Demo PPPK Bupati Tegaskan, Proses Hukum Bukan Bentuk Upaya Bungkam Rakyat -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tanggapi Aksi Demo PPPK Bupati Tegaskan, Proses Hukum Bukan Bentuk Upaya Bungkam Rakyat -","og_description":"Tanimbar, Maluku, CNN Indonesia.id- Dalam rangka menanggapi bahkan mengklarifikasi maraknya tudingan yang menilai langkahnya terlalu represif dalam menyikapi tuntutan PPPK Paru Waktu, Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa secara terus terang menyampaikan bahwa terkait laporan ke kepolisian bukan merupakan bentuk tekanan terhadap rakyat, melainkan konsekuensi hukum dari aksi demonstrasi yang berujung anarkis. Jauwerissa menegaskan, langkah hukum [&hellip;]","og_url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784","article_published_time":"2025-10-22T05:30:02+00:00","og_image":[{"width":1046,"height":740,"url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Screenshot_20251022_122748_WhatsApp.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin CI","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin CI","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784","url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784","name":"Tanggapi Aksi Demo PPPK Bupati Tegaskan, Proses Hukum Bukan Bentuk Upaya Bungkam Rakyat -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Screenshot_20251022_122748_WhatsApp.jpg","datePublished":"2025-10-22T05:30:02+00:00","author":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/93bca830baf73861baaf701b014babef"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784#primaryimage","url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Screenshot_20251022_122748_WhatsApp.jpg","contentUrl":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Screenshot_20251022_122748_WhatsApp.jpg","width":1046,"height":740},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=29784#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/cnnindonesia.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tanggapi Aksi Demo PPPK Bupati Tegaskan, Proses Hukum Bukan Bentuk Upaya Bungkam Rakyat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#website","url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/","name":"","description":"SUARAKAN INDONESIA","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/93bca830baf73861baaf701b014babef","name":"Admin CI","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a39c91e64ef1492d80fa0f050ce91866b8f509ba0582e087c460e4807df55470?s=96&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a39c91e64ef1492d80fa0f050ce91866b8f509ba0582e087c460e4807df55470?s=96&r=g","caption":"Admin CI"},"sameAs":["https:\/\/cnnindonesia.id"],"url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29784","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=29784"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29784\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29787,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/29784\/revisions\/29787"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/29785"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=29784"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=29784"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=29784"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}