{"id":30532,"date":"2025-12-09T03:07:21","date_gmt":"2025-12-09T03:07:21","guid":{"rendered":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532"},"modified":"2025-12-09T03:07:21","modified_gmt":"2025-12-09T03:07:21","slug":"aktifitas-tong-ancam-nyawa-dan-lingkungan-di-kab-buru-pengusaha-dan-backing-tersenyum-aparat-bungkam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532","title":{"rendered":"Aktifitas Tong Ancam Nyawa dan Lingkungan di Kab Buru Pengusaha dan Backing Tersenyum Aparat Bungkam"},"content":{"rendered":"<p><strong>KAB BURU, Namlea, CNN Indonesia.id\u00a0<\/strong> &#8211; Aktivitas tong untuk pengolahan emas ilegal gunung botak di Kabupaten Buru Dusun Wamsait Desa Dava Kecamatan Waelata semakin merajalela dan mengkhawatirkan , Selasa 09 \/ 12 \/ 2025 .<\/p>\n<p>Dari hasil penelusuran di beberapa tempat di Kecamatan Waelata , deretan tong berdiri tanpa adanya pengawasan dari pihak berwenang .<\/p>\n<p>Dari sejumlah lokasi pengolahan tong emas yang beroperasi secara ilegal beberapa di antaranya berada di kawasan dekat pemukiman penduduk dan di areal pertanian warga.<\/p>\n<p>Selain mencemari lingkungan praktek ilegal ini dikhawatirkan akan merusak lahan pertanian warga dan menimbulkan ancaman kesehatan akibat penggunaan bahan kimia yang mengandung bahan berbahaya .<\/p>\n<p>Akibat maraknya aktifitas tong tersebut warga sekitar mengeluhkan dampak yang ditimbulkan termasuk limbah cair dan asap yang dihasilkan dari proses pengolahan emas .<\/p>\n<p>\u201c Kami khawatir dampaknya terhadap kesehatan dan sudah dipastikan generasi berikutnya yang akan menanggung akibatnya , \u201d ujar seorang warga yang dijumpai media ini di sekitar lokasi tong .<\/p>\n<p>Diketahui , tong pengolahan emas menggunakan bahan kimia berbahaya seperti sianida , soda kaustik , asam sulfat , dan asam nitrat serta bahan kimia lainnya .<\/p>\n<p>Dijelaskan oleh salah satu sumber bahwa , pembuangan limbah yang dihasilkan tong dapat mencemari tanah , air , dan udara serta dipastikan dapat memicu gangguan kesehatan serta mengganggu hasil panen petani yang terdampak.<\/p>\n<p>Salah satu tokoh masyarakat mendesak pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas terhadap aktifitas tong &#8211; tong yang berada di wilayahnya .<\/p>\n<p>\u201c Penertiban harus dilakukan menyeluruh. Jika dibiarkan kerusakan ekosistem dan risiko kesehatan masyarakat akan semakin parah , &#8221; tegasnya .<\/p>\n<p>Menurutnya , penindakan di area Gunung Botak saja tidak akan menyelesaikan masalah selama aktivitas tong dan tromol belum ditata dengan baik .<\/p>\n<p>&#8221; Penertiban tidak boleh berhenti pada setop aktivitas tambang , tetapi juga harus berlanjut pada penataan lokasi pengolahan , &#8221; ungkapnya dengan nada suara yang penuh emosional .<\/p>\n<p>Pemerintah dan aparat keamanan wajib memerintahkan pemilik tong untuk memindahkan seluruh aktivitas pengolahan ke lokasi yang jauh dari permukiman warga .<\/p>\n<p>Negara harus hadir bukan hanya melalui razia yang tampak di permukaan , tetapi melalui kebijakan yang konsisten , transparan , dan berpihak pada keselamatan rakyat.<\/p>\n<p>Penertiban ini harus menjadi momentum besar untuk memperbaiki tata kelola sumber daya alam lingkungan harus pulih ekonomi harus berjalan sehat dan hukum harus ditegakkan .<\/p>\n<p>(*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAB BURU, Namlea, CNN Indonesia.id\u00a0 &#8211; Aktivitas tong untuk pengolahan emas ilegal gunung botak di Kabupaten Buru Dusun Wamsait Desa Dava Kecamatan Waelata semakin merajalela dan mengkhawatirkan , Selasa 09 \/ 12 \/ 2025 . Dari hasil penelusuran di beberapa tempat di Kecamatan Waelata , deretan tong berdiri tanpa adanya pengawasan dari pihak berwenang . [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":30533,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"gallery","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-30532","post","type-post","status-publish","format-gallery","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","post_format-post-format-gallery"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Aktifitas Tong Ancam Nyawa dan Lingkungan di Kab Buru Pengusaha dan Backing Tersenyum Aparat Bungkam -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Aktifitas Tong Ancam Nyawa dan Lingkungan di Kab Buru Pengusaha dan Backing Tersenyum Aparat Bungkam -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"KAB BURU, Namlea, CNN Indonesia.id\u00a0 &#8211; Aktivitas tong untuk pengolahan emas ilegal gunung botak di Kabupaten Buru Dusun Wamsait Desa Dava Kecamatan Waelata semakin merajalela dan mengkhawatirkan , Selasa 09 \/ 12 \/ 2025 . Dari hasil penelusuran di beberapa tempat di Kecamatan Waelata , deretan tong berdiri tanpa adanya pengawasan dari pihak berwenang . [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-09T03:07:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Screenshot_20251209_100448_WhatsApp.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"993\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"669\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin CI\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin CI\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532\",\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532\",\"name\":\"Aktifitas Tong Ancam Nyawa dan Lingkungan di Kab Buru Pengusaha dan Backing Tersenyum Aparat Bungkam -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Screenshot_20251209_100448_WhatsApp.jpg\",\"datePublished\":\"2025-12-09T03:07:21+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/93bca830baf73861baaf701b014babef\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Screenshot_20251209_100448_WhatsApp.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Screenshot_20251209_100448_WhatsApp.jpg\",\"width\":993,\"height\":669},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Aktifitas Tong Ancam Nyawa dan Lingkungan di Kab Buru Pengusaha dan Backing Tersenyum Aparat Bungkam\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/\",\"name\":\"\",\"description\":\"SUARAKAN INDONESIA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/93bca830baf73861baaf701b014babef\",\"name\":\"Admin CI\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a39c91e64ef1492d80fa0f050ce91866b8f509ba0582e087c460e4807df55470?s=96&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a39c91e64ef1492d80fa0f050ce91866b8f509ba0582e087c460e4807df55470?s=96&r=g\",\"caption\":\"Admin CI\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/cnnindonesia.id\"],\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Aktifitas Tong Ancam Nyawa dan Lingkungan di Kab Buru Pengusaha dan Backing Tersenyum Aparat Bungkam -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Aktifitas Tong Ancam Nyawa dan Lingkungan di Kab Buru Pengusaha dan Backing Tersenyum Aparat Bungkam -","og_description":"KAB BURU, Namlea, CNN Indonesia.id\u00a0 &#8211; Aktivitas tong untuk pengolahan emas ilegal gunung botak di Kabupaten Buru Dusun Wamsait Desa Dava Kecamatan Waelata semakin merajalela dan mengkhawatirkan , Selasa 09 \/ 12 \/ 2025 . Dari hasil penelusuran di beberapa tempat di Kecamatan Waelata , deretan tong berdiri tanpa adanya pengawasan dari pihak berwenang . [&hellip;]","og_url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532","article_published_time":"2025-12-09T03:07:21+00:00","og_image":[{"width":993,"height":669,"url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Screenshot_20251209_100448_WhatsApp.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin CI","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin CI","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532","url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532","name":"Aktifitas Tong Ancam Nyawa dan Lingkungan di Kab Buru Pengusaha dan Backing Tersenyum Aparat Bungkam -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Screenshot_20251209_100448_WhatsApp.jpg","datePublished":"2025-12-09T03:07:21+00:00","author":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/93bca830baf73861baaf701b014babef"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532#primaryimage","url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Screenshot_20251209_100448_WhatsApp.jpg","contentUrl":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Screenshot_20251209_100448_WhatsApp.jpg","width":993,"height":669},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=30532#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/cnnindonesia.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Aktifitas Tong Ancam Nyawa dan Lingkungan di Kab Buru Pengusaha dan Backing Tersenyum Aparat Bungkam"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#website","url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/","name":"","description":"SUARAKAN INDONESIA","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/93bca830baf73861baaf701b014babef","name":"Admin CI","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a39c91e64ef1492d80fa0f050ce91866b8f509ba0582e087c460e4807df55470?s=96&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a39c91e64ef1492d80fa0f050ce91866b8f509ba0582e087c460e4807df55470?s=96&r=g","caption":"Admin CI"},"sameAs":["https:\/\/cnnindonesia.id"],"url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30532","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=30532"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30532\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30535,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/30532\/revisions\/30535"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/30533"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=30532"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=30532"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=30532"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}