{"id":31658,"date":"2026-03-15T12:48:15","date_gmt":"2026-03-15T12:48:15","guid":{"rendered":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658"},"modified":"2026-03-15T12:48:15","modified_gmt":"2026-03-15T12:48:15","slug":"dugaan-pemalsuan-tanda-tangan-tuha-peut-dalam-dokumen-dana-desa-di-banda-alam-dipersoalkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658","title":{"rendered":"Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Aceh Timur, CNN Indonesia.id-<\/strong><br \/>\nDugaan pemalsuan tanda tangan anggota Tuha Peut dalam dokumen pertanggungjawaban Dana Desa Tahun Anggaran 2025 di Gampong Seuneubok Benteng, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, mencuat ke publik dan menimbulkan sorotan terhadap tata kelola administrasi pemerintahan desa.<\/p>\n<p>Informasi mengenai dugaan tersebut sebelumnya diberitakan oleh JMNpost.com, yang menyebut adanya tanda tangan anggota Tuha Peut dalam dokumen administrasi desa terkait persetujuan serta pertanggungjawaban Dana Desa tahun 2025.<\/p>\n<p>Namun, sejumlah anggota Tuha Peut yang dilantik pada pertengahan tahun 2025 disebut mengaku tidak pernah menandatangani maupun memberikan persetujuan terhadap dokumen yang berkaitan dengan laporan pertanggungjawaban anggaran tersebut.<\/p>\n<p>Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme penyusunan dokumen administrasi desa, khususnya terkait peran Tuha Peut yang secara aturan memiliki fungsi pengawasan serta persetujuan dalam kebijakan pemerintahan gampong.<\/p>\n<p>Selain itu, proses penyusunan hingga penyelesaian dokumen pertanggungjawaban Dana Desa tahun 2025 juga disebut tidak melalui mekanisme musyawarah gampong secara resmi sebagaimana prosedur pengambilan keputusan dalam tata kelola pemerintahan desa.<\/p>\n<p>Apabila dugaan penggunaan tanda tangan tanpa persetujuan tersebut terbukti benar, tindakan tersebut berpotensi melanggar ketentuan hukum pidana terkait pemalsuan dokumen sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta dapat berdampak pada keabsahan dokumen administrasi desa dan akuntabilitas pengelolaan keuangan gampong.<\/p>\n<p>Menanggapi tudingan tersebut, Sekretaris Desa (Sekdes) Gampong Seuneubok Benteng, Fajri, membantah adanya pemalsuan tanda tangan dalam dokumen administrasi desa.<\/p>\n<p>\u201cTidak ada pemalsuan tanda tangan. RPJ sendiri bahkan belum selesai saya print. Proses pencetakan dokumen itu saja bisa memakan waktu sampai satu minggu,\u201d kata Fajri sebagaimana dikutip dari pemberitaan JMNpost.com.<\/p>\n<p>Ia juga menjelaskan bahwa pencairan anggaran Dana Desa tahun ini tetap dapat dilakukan karena adanya kebijakan pengecualian pasca bencana.<\/p>\n<p>\u201cKenapa anggaran bisa dicairkan karena ada pengecualian pasca bencana. Tanpa pertanggungjawaban pun bisa dicairkan dulu. Kalau berpatokan pada aturan sebelumnya memang harus selesai RPJ baru bisa dicairkan, tetapi untuk kondisi sekarang RPJ bisa diselesaikan belakangan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Penjabat (Pj) Keuchik Gampong Seuneubok Benteng, Muhammad Nur, juga membantah keras adanya pemalsuan tanda tangan sebagaimana yang dituduhkan.<\/p>\n<p>\u201cHana pernah kamoe tapalsu tanda tangan. Pengurusan berkas administrasi gampong nyan melalui Sekdes,\u201d ujarnya dalam pesan singkat.<\/p>\n<p>Munculnya dugaan tersebut mendorong sejumlah pihak meminta adanya klarifikasi serta penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwenang, seperti pemerintah daerah, inspektorat kabupaten, maupun aparat penegak hukum, guna memastikan proses administrasi dan pengelolaan Dana Desa di Gampong Seuneubok Benteng berjalan sesuai ketentuan serta prinsip transparansi.<\/p>\n<p>Rasyidin<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Timur, CNN Indonesia.id- Dugaan pemalsuan tanda tangan anggota Tuha Peut dalam dokumen pertanggungjawaban Dana Desa Tahun Anggaran 2025 di Gampong Seuneubok Benteng, Kecamatan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":31659,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"gallery","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-31658","post","type-post","status-publish","format-gallery","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","post_format-post-format-gallery"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan - CNN INDONESIA.ID<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan - CNN INDONESIA.ID\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Aceh Timur, CNN Indonesia.id- Dugaan pemalsuan tanda tangan anggota Tuha Peut dalam dokumen pertanggungjawaban Dana Desa Tahun Anggaran 2025 di Gampong Seuneubok Benteng, Kecamatan...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"CNN INDONESIA.ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-15T12:48:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Screenshot_20260315_194636_WhatsApp.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin CI\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin CI\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658\"},\"author\":{\"name\":\"Admin CI\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/93bca830baf73861baaf701b014babef\"},\"headline\":\"Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan\",\"datePublished\":\"2026-03-15T12:48:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658\"},\"wordCount\":393,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Screenshot_20260315_194636_WhatsApp.jpg\",\"articleSection\":[\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658\",\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658\",\"name\":\"Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan - CNN INDONESIA.ID\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Screenshot_20260315_194636_WhatsApp.jpg\",\"datePublished\":\"2026-03-15T12:48:15+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Screenshot_20260315_194636_WhatsApp.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Screenshot_20260315_194636_WhatsApp.jpg\",\"width\":1080,\"height\":675},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/\",\"name\":\"CNN INDONESIA.ID\",\"description\":\"&quot; Media Cinta Negeri Nusantara Indonesia&quot;\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#organization\",\"name\":\"CNN INDONESIA.ID\",\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/cropped-Screenshot_20260810_015826_Logo-Designer.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/cropped-Screenshot_20260810_015826_Logo-Designer.jpg\",\"width\":400,\"height\":77,\"caption\":\"CNN INDONESIA.ID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/93bca830baf73861baaf701b014babef\",\"name\":\"Admin CI\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a39c91e64ef1492d80fa0f050ce91866b8f509ba0582e087c460e4807df55470?s=96&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a39c91e64ef1492d80fa0f050ce91866b8f509ba0582e087c460e4807df55470?s=96&r=g\",\"caption\":\"Admin CI\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/cnnindonesia.id\"],\"url\":\"https:\/\/cnnindonesia.id\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan - CNN INDONESIA.ID","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan - CNN INDONESIA.ID","og_description":"Aceh Timur, CNN Indonesia.id- Dugaan pemalsuan tanda tangan anggota Tuha Peut dalam dokumen pertanggungjawaban Dana Desa Tahun Anggaran 2025 di Gampong Seuneubok Benteng, Kecamatan...","og_url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658","og_site_name":"CNN INDONESIA.ID","article_published_time":"2026-03-15T12:48:15+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":675,"url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Screenshot_20260315_194636_WhatsApp.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin CI","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin CI","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658"},"author":{"name":"Admin CI","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/93bca830baf73861baaf701b014babef"},"headline":"Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan","datePublished":"2026-03-15T12:48:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658"},"wordCount":393,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Screenshot_20260315_194636_WhatsApp.jpg","articleSection":["Nasional"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658","url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658","name":"Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan - CNN INDONESIA.ID","isPartOf":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Screenshot_20260315_194636_WhatsApp.jpg","datePublished":"2026-03-15T12:48:15+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658#primaryimage","url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Screenshot_20260315_194636_WhatsApp.jpg","contentUrl":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Screenshot_20260315_194636_WhatsApp.jpg","width":1080,"height":675},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?p=31658#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/cnnindonesia.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#website","url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/","name":"CNN INDONESIA.ID","description":"&quot; Media Cinta Negeri Nusantara Indonesia&quot;","publisher":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#organization","name":"CNN INDONESIA.ID","url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/cropped-Screenshot_20260810_015826_Logo-Designer.jpg","contentUrl":"https:\/\/cnnindonesia.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/cropped-Screenshot_20260810_015826_Logo-Designer.jpg","width":400,"height":77,"caption":"CNN INDONESIA.ID"},"image":{"@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/93bca830baf73861baaf701b014babef","name":"Admin CI","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/cnnindonesia.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a39c91e64ef1492d80fa0f050ce91866b8f509ba0582e087c460e4807df55470?s=96&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a39c91e64ef1492d80fa0f050ce91866b8f509ba0582e087c460e4807df55470?s=96&r=g","caption":"Admin CI"},"sameAs":["https:\/\/cnnindonesia.id"],"url":"https:\/\/cnnindonesia.id\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31658","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=31658"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31658\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31661,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/31658\/revisions\/31661"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/31659"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=31658"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=31658"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cnnindonesia.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=31658"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}