Tim Polda Sumatera Utara dan Brimob C Sipirok Tertibkan 12 Excavator PETI di Perbatasan Madina – Tapsel , Sempat Diwarnai Perlawanan

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 07:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal, CNN Indonesia.Id– Tim gabungan dari Polda Sumatera Utara bersama personel Brimob Kompi C Sipirok melakukan penindakan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah daerah Perbatasan Madna – Tapsel , Kabupaten Mandailing Natal, Selasa (3/3/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sedikitnya 12 unit alat berat jenis excavator yang diduga digunakan untuk aktivitas pertambangan ilegal. Rombongan aparat kepolisian terlihat memasuki lokasi tambang dengan pengawalan ketat, menyusul maraknya laporan masyarakat terkait kerusakan lingkungan akibat aktivitas PETI.

Sumber di lapangan menyebutkan, proses penertiban sempat diwarnai ketegangan. Sejumlah pihak yang berada di lokasi diduga mencoba melakukan perlawanan dan menghalangi petugas. Namun aparat tetap menjalankan tindakan sesuai prosedur hingga seluruh alat berat berhasil diamankan.

Informasi yang beredar menyebutkan aktivitas PETI tersebut diduga memiliki jaringan backing tertentu. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan keterlibatan oknum maupun pihak yang disebut-sebut memberikan perlindungan terhadap aktivitas ilegal tersebut.

Baca Juga:  FK UNAND RS Dr M Djamil Padang Gelar Pelatihan skrining dan deteksi dini Kanker Paru

Operasi ini disebut sebagai bagian dari langkah tegas kepolisian dalam menekan praktik pertambangan ilegal yang selama ini menjadi persoalan serius di wilayah Mandailing Natal, termasuk di kawasan Muara Sipongi, Kotanopan, Batang Natal hingga Pantai Barat.

Aktivitas PETI di sejumlah kecamatan tersebut telah lama menuai sorotan karena dampaknya terhadap kerusakan hutan, pencemaran sungai, serta potensi konflik sosial di tengah masyarakat.

Pihak kepolisian diharapkan segera memberikan keterangan resmi terkait hasil operasi, status hukum alat berat yang diamankan, serta tindak lanjut terhadap pemilik dan operator tambang ilegal tersebut.

(M.SN)

Berita Terkait

Kondisi Puskesmas Saumlaki Parah, Polres Tanimbar Pasang Police Line
Hujan Deras Guyur Kawasan Pasar Tugumulyo, Warga Sambut Baik Setelah Dua Pekan dilanda Ekstrem
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
Irigasi Banda Guci Nagar Guguak Resmi Selesai Dan Diserahterimakan
Dikebut Habis! Pengecoran Kaki Tiang Jembatan Gantung Sipisang–Sipinang Hampir Selesai
Forkopimcam Lingga Bayu Sambut Hangat Kepulangan Jemaah Haji 2026 di Simpang Gambir
Pokir Bunda Endarmy Hidupkan Jiwa Wirausaha Anak Muda Kayutanam, Bimtek Enterpreneur Angkatan II di Fave Hotel Padang
Bunda Endarmy Usulkan Pelaksanaan di Stadion Sikabu Untuk Kenalkan Padang Pariaman
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:10

Kondisi Puskesmas Saumlaki Parah, Polres Tanimbar Pasang Police Line

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:06

Hujan Deras Guyur Kawasan Pasar Tugumulyo, Warga Sambut Baik Setelah Dua Pekan dilanda Ekstrem

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:34

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:40

Irigasi Banda Guci Nagar Guguak Resmi Selesai Dan Diserahterimakan

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:45

Dikebut Habis! Pengecoran Kaki Tiang Jembatan Gantung Sipisang–Sipinang Hampir Selesai

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:45

Pokir Bunda Endarmy Hidupkan Jiwa Wirausaha Anak Muda Kayutanam, Bimtek Enterpreneur Angkatan II di Fave Hotel Padang

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:09

Bunda Endarmy Usulkan Pelaksanaan di Stadion Sikabu Untuk Kenalkan Padang Pariaman

Senin, 8 Juni 2026 - 11:18

Antisipasi Aksi 3C, Polsek Tanimbar Selatan Intensifkan Patroli Malam Hari

Berita Terbaru