BUKITTINGGI, CNN Indonesia.id – Direktur Teknologi Informasi (IT) BPJS Kesehatan, Setiadji, bersama Deputi Direksi Wilayah II BPJS Kesehatan, Novi Hidayat, memanfaatkan momentum kegiatan Jam Gadang Fun Run untuk menyosialisasikan program PROLANIS (Program Pengelolaan Penyakit Kronis kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung meriah di kawasan ikon Kota Bukittinggi tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan dan usia, Minggu, 07/06/26
Dalam kesempatan itu, Setiadji menjelaskan bahwa Prolanis merupakan salah satu upaya BPJS Kesehatan dalam memperkuat pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat sejak dini hingga usia lanjut. Program ini dirancang agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan sepanjang siklus kehidupan.
Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan tidak hanya dimulai ketika seseorang sakit, tetapi harus ditanamkan sejak lahir. Dengan pemahaman yang baik mengenai pola hidup sehat dan pemanfaatan layanan kesehatan secara tepat, masyarakat dapat menikmati kualitas hidup yang lebih baik hingga usia dewasa dan lanjut usia.
“Kesehatan adalah investasi jangka panjang. Melalui sosialisasi Prolanis, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan sejak usia dini hingga dewasa,” ujar Setiadji di sela-sela kegiatan.
Deputi Direksi Wilayah II BPJS Kesehatan, Novi Hidayat, menambahkan bahwa kegiatan olahraga massal seperti Jam Gadang Fun Run menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Selain mendorong gaya hidup aktif, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara BPJS Kesehatan dengan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Novi menjelaskan, program Prolanis menitikberatkan pada pentingnya pencegahan penyakit, deteksi dini risiko kesehatan, serta pemanfaatan layanan kesehatan secara optimal. Dengan pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sebelum muncul gangguan atau penyakit.

Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Selain mengikuti fun run, masyarakat juga memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh informasi langsung mengenai berbagai program dan layanan yang disediakan BPJS Kesehatan, termasuk manfaat dan kemudahan akses layanan JKN.
Kegiatan sosialisasi tersebut juga diisi dengan dialog interaktif antara peserta dan jajaran BPJS Kesehatan. Berbagai pertanyaan terkait pelayanan kesehatan, penggunaan aplikasi digital, hingga prosedur pemanfaatan layanan JKN mendapat penjelasan secara langsung dari para narasumber.
Setiadji menegaskan bahwa transformasi digital yang dilakukan BPJS Kesehatan bertujuan untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi peserta. Melalui berbagai inovasi teknologi, masyarakat kini dapat mengakses informasi dan layanan kesehatan dengan lebih mudah.
Sementara itu, pelaksanaan Jam Gadang Fun Run sendiri menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang berlangsung di Kota Bukittinggi. Event tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga media edukasi yang efektif dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya hidup sehat.
Pemerintah daerah dan berbagai pihak yang terlibat memberikan apresiasi terhadap partisipasi BPJS Kesehatan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran para pimpinan BPJS Kesehatan dinilai menunjukkan komitmen kuat dalam mendekatkan layanan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Melalui sosialisasi Prolanis dalam Jam Gadang Fun Run, BPJS Kesehatan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan terus meningkat.
Dengan pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan secara berkala, dan pemanfaatan layanan kesehatan yang tepat, masyarakat dapat menikmati kehidupan yang lebih produktif dan berkualitas sejak lahir hingga usia dewasa dan lanjut usia.
(Basa)
















