Aktifitas Tong Ancam Nyawa dan Lingkungan di Kab Buru Pengusaha dan Backing Tersenyum Aparat Bungkam

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025 - 03:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB BURU, Namlea, CNN Indonesia.id  – Aktivitas tong untuk pengolahan emas ilegal gunung botak di Kabupaten Buru Dusun Wamsait Desa Dava Kecamatan Waelata semakin merajalela dan mengkhawatirkan , Selasa 09 / 12 / 2025 .

Dari hasil penelusuran di beberapa tempat di Kecamatan Waelata , deretan tong berdiri tanpa adanya pengawasan dari pihak berwenang .

Dari sejumlah lokasi pengolahan tong emas yang beroperasi secara ilegal beberapa di antaranya berada di kawasan dekat pemukiman penduduk dan di areal pertanian warga.

Selain mencemari lingkungan praktek ilegal ini dikhawatirkan akan merusak lahan pertanian warga dan menimbulkan ancaman kesehatan akibat penggunaan bahan kimia yang mengandung bahan berbahaya .

Akibat maraknya aktifitas tong tersebut warga sekitar mengeluhkan dampak yang ditimbulkan termasuk limbah cair dan asap yang dihasilkan dari proses pengolahan emas .

“ Kami khawatir dampaknya terhadap kesehatan dan sudah dipastikan generasi berikutnya yang akan menanggung akibatnya , ” ujar seorang warga yang dijumpai media ini di sekitar lokasi tong .

Diketahui , tong pengolahan emas menggunakan bahan kimia berbahaya seperti sianida , soda kaustik , asam sulfat , dan asam nitrat serta bahan kimia lainnya .

Dijelaskan oleh salah satu sumber bahwa , pembuangan limbah yang dihasilkan tong dapat mencemari tanah , air , dan udara serta dipastikan dapat memicu gangguan kesehatan serta mengganggu hasil panen petani yang terdampak.

Baca Juga:  Kedapatan Ngamar, 21 Orang Muda Mudi Diamankan Sat Pol PP Kota Padang

Salah satu tokoh masyarakat mendesak pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas terhadap aktifitas tong – tong yang berada di wilayahnya .

“ Penertiban harus dilakukan menyeluruh. Jika dibiarkan kerusakan ekosistem dan risiko kesehatan masyarakat akan semakin parah , ” tegasnya .

Menurutnya , penindakan di area Gunung Botak saja tidak akan menyelesaikan masalah selama aktivitas tong dan tromol belum ditata dengan baik .

” Penertiban tidak boleh berhenti pada setop aktivitas tambang , tetapi juga harus berlanjut pada penataan lokasi pengolahan , ” ungkapnya dengan nada suara yang penuh emosional .

Pemerintah dan aparat keamanan wajib memerintahkan pemilik tong untuk memindahkan seluruh aktivitas pengolahan ke lokasi yang jauh dari permukiman warga .

Negara harus hadir bukan hanya melalui razia yang tampak di permukaan , tetapi melalui kebijakan yang konsisten , transparan , dan berpihak pada keselamatan rakyat.

Penertiban ini harus menjadi momentum besar untuk memperbaiki tata kelola sumber daya alam lingkungan harus pulih ekonomi harus berjalan sehat dan hukum harus ditegakkan .

(*)

Berita Terkait

KNPI Tanimbar Berharap Presiden Prabowo Hadir di Groundbreaking Blok Masela
Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar
Dorong Swasembada Pangan Kadis Pertanian KKT Sebut Harus Kurangi Ketergantungan Impor Beras
Kelompok Tani KWT Makmur Nagari Malalak Selatan Terima Bantuan Bibit Jagung untuk Mendukung Program Nagari Mandiri Pangan 2026
Forkopimda Maluku Tiba di Lermatang: Kawal Proyek Strategis Blok Masela
Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III TPQ Al Hidayah Malalak Selatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru
LMAT Ancam Hentikan Groundbreaking Blok Masela Jika Hak Masyarakat Tak Dipenuhi
SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:57

KNPI Tanimbar Berharap Presiden Prabowo Hadir di Groundbreaking Blok Masela

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:10

Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:06

Dorong Swasembada Pangan Kadis Pertanian KKT Sebut Harus Kurangi Ketergantungan Impor Beras

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:00

Kelompok Tani KWT Makmur Nagari Malalak Selatan Terima Bantuan Bibit Jagung untuk Mendukung Program Nagari Mandiri Pangan 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:29

Forkopimda Maluku Tiba di Lermatang: Kawal Proyek Strategis Blok Masela

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:35

LMAT Ancam Hentikan Groundbreaking Blok Masela Jika Hak Masyarakat Tak Dipenuhi

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:34

SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:57

Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir

Berita Terbaru