Soal Lahan Belum Tuntas Kadis ESDM Maluku Ancam Cabut Ijin 10 Koperasi Tambang Gunung Botak

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 11:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB BURU,  Namlea, CNN Indonesia.id – Kepala Dinas ESDM Provinsi Maluku Abdul Haris menegaskan , ijin operasional 10 koperasi yang akan mengelola kawasan tambang emas gunung botak di Dusun Wamsait Desa Dava Kecamatan Waelata Kab Buru terancam dicabut jika persyaratan administrasi tidak dilengkapi . Senin 08 / 12 / 2025

Pernyataan ini mencerminkan sikap tegas pemerintah Pemprov Maluku , untuk menertibkan sektor pertambangan di Maluku termasuk yang dijalankan oleh koperasi di wilayah gunung botak agar sesuai regulasi.

” Syarat Administrasi serta dokumen RKAB sebagian besar belum dirampungkan oleh koperasi , selain itu sengketa lahan dengan pemilik wilayah pun belum menemukan titik temu , ” ungkapnya .

Hal ini menyebabkan areal tambang Emas Gunung Botak di Kabupaten Buru yang merupakan simbol kekayaan mineral Maluku , kini berada di persimpangan kritis .

Baca Juga:  Lebih Baik Diam, Dari pada Menonjolkan Diri dan Terjatuh

Dikhawatirkan , setelah penarikan pasukan TNI / Polri dari pengamanan di gunung botak penambang ilegal akan kembali beraktifitas di areal tersebut .

Mengingat aparat yang ditempatkan oleh pemerintah hanya berlangsung hingga tanggal 14 Desember 2025 .

Diingatkan bahwa 14 Desember bukan sekedar tenggat adminstratif , tetapi juga merupakan batas akhir kesiapan pihak koperasi untuk membuktikan kesanggupan mereka mengelola tambang emas di gunung botak .

Pemprov Maluku telah bersikap tegas , namun keputusan ini juga harus diimbangi oleh kesiapan para pemegang ijin untuk menegakan tata kelola tambang yang sah .

(*)

Berita Terkait

Ketika Jalan Provinsi Rusak Diperbaiki Secara Swadaya
Putri Sion Tak Lagi Suci Telah Bersundal Dengan Bangsa-Bangsa: Dulu Bersenggama Dengan China, Kini Dengan AS, Dimana Nasib Rakyatnya
RSUD Magretty Lauran Resmi Beroperasi, Era Baru Layanan Kesehatan Tanimbar
Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi
Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI
Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 15:08

Ketika Jalan Provinsi Rusak Diperbaiki Secara Swadaya

Kamis, 23 April 2026 - 10:49

Putri Sion Tak Lagi Suci Telah Bersundal Dengan Bangsa-Bangsa: Dulu Bersenggama Dengan China, Kini Dengan AS, Dimana Nasib Rakyatnya

Senin, 20 April 2026 - 13:48

RSUD Magretty Lauran Resmi Beroperasi, Era Baru Layanan Kesehatan Tanimbar

Minggu, 19 April 2026 - 07:15

Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:05

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil

Jumat, 17 April 2026 - 14:36

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

Jumat, 17 April 2026 - 14:14

Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 08:20

Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”

Berita Terbaru

Nasional

Ketika Jalan Provinsi Rusak Diperbaiki Secara Swadaya

Kamis, 23 Apr 2026 - 15:08