JAKARTA, CNN Indonesia.id — Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko mengimbau seluruh jajaran
Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi untuk melaksanakan langkah konkret (action plan) dalam
rangka meningkatkan integritas pelayanan publik.
Hal tersebut disampaikan melalui pengarahan kepada seluruh petugas Imigrasi di seluruh Indonesia dan Atase Imigrasi di Perwakilan RI, yang dilaksanakan secara hybrid di Aula Ditjen Imigrasi, Selasa (09/06/2026).
“Kita serahkan sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan kepada aparat penegak
hukum (APH). Mulai minggu ini, saya minta semua jajaran kembali fokus pada tugas, fungsi,
dan program-program yang sudah dicanangkan. Pelayanan kepada masyarakat harus berjalan
optimal,” ujarnya.
Hendarsam mengakui krisis kali ini menjadi salah satu pukulan terbesar bagi organisasi.
Kendati demikian, ia meminta momentum ini dijadikan ruang refleksi total untuk menghapus
praktik dan budaya kerja masa lalu yang tidak sesuai.
“Zaman sudah berubah, dan tuntutan masyarakat saat ini telah berubah. Tidak ada hak
istimewa (privilege) bagi siapapun untuk melakukan pelanggaran,” tegas Hendarsam.
Ia menekankan, fungsi pelayan publik bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga
sangat rentan terhadap komplain dan kritik.
Kerentanan tersebut harus dijawab dengan
penguatan mental aparatur untuk merespons setiap keluhan dengan cepat dan transparan.
Menurutnya, Ditjen Imigrasi memiliki sumber daya manusia yang unggul, namun kapasitas
tersebut harus dibarengi dengan integritas yang kuat agar organisasi dapat kembali berdiri
tegak.
Hendarsam menggarisbawahi bahwa orientasi utama Imigrasi adalah memangkas jarak dengan
masyarakat. Segala bentuk kecemburuan sosial atau persepsi negatif publik harus dijawab
dengan perubahan sikap dan komitmen pelayanan yang nyata.
“Gagasan ‘Imigrasi untuk Rakyat’ lahir karena kita harus mendekatkan diri dan menghilangkan
jarak dengan masyarakat. Fokus kita sekarang adalah membuktikan komitmen itu, merebutkembali kepercayaan publik, dan memastikan bahwa setiap kerja Imigrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” pungkas Dirjen Imigrasi.
(Basa)
















