MALALAK SELATAN, AGAM, CNN INDONESIA.ID — Pertemuan dan sosialisasi seluruh kelompok tani se-Nagari Malalak Selatan berlangsung dengan penuh antusias. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Nagari Malalak Selatan, Hendri Dunan, A.Md., bersama unsur Pemerintah Nagari Malalak Selatan.
Turut hadir Wali Nagari Malalak Selatan, Amirkoto, B.Sc., serta perangkat nagari yang membidangi urusan pertanian, Bujang D. Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh pengecer pupuk bersubsidi yang melayani wilayah kerja Nagari Malalak Selatan.
Pertemuan ini diikuti oleh seluruh pengurus kelompok tani yang ada di Nagari Malalak Selatan. Dari sekitar 17 kelompok tani, seluruhnya hadir untuk mengikuti sosialisasi sekaligus mendengarkan berbagai arahan terkait kebutuhan pertanian, khususnya pemenuhan pupuk bersubsidi.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Nagari Malalak Selatan menyampaikan arahan dan dukungan kepada seluruh kelompok tani agar dapat mengikuti proses pendataan kebutuhan pupuk dengan baik.
Pemerintah nagari juga mendorong agar komunikasi antara kelompok tani, PPL, pemerintah nagari, dan pihak pengecer terus terjalin sehingga kebutuhan petani dapat disampaikan secara tepat.
Sementara itu, PPL Nagari Malalak Selatan, Hendri Dunan, A.Md., memberikan penjelasan mengenai tata cara pengisian Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) tahun 2027. RDKK menjadi salah satu bagian penting dalam pendataan kebutuhan sarana produksi pertanian, termasuk pupuk bersubsidi bagi para petani.

Melalui sosialisasi tersebut, para pengurus kelompok tani mendapatkan kesempatan untuk memahami mekanisme pengisian data serta menyampaikan kebutuhan pupuk sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing kelompok.
Kehadiran pengecer pupuk bersubsidi dalam pertemuan itu juga menjadi bagian penting untuk memperkuat koordinasi terkait penyaluran pupuk di wilayah Nagari Malalak Selatan. Dengan komunikasi yang baik antara seluruh pihak, diharapkan kebutuhan pupuk bersubsidi bagi petani dapat terpenuhi secara tepat dan sesuai ketentuan.
Para peserta berharap proses pendataan RDKK tahun 2027 dapat berjalan lancar dan kebutuhan pupuk bersubsidi bagi seluruh kelompok tani di Nagari Malalak Selatan dapat terakomodasi sesuai kebutuhan di lapangan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah nagari, PPL, kelompok tani, dan pihak terkait dalam mendukung produktivitas serta kesejahteraan petani di Nagari Malalak Selatan.
“Semoga kebutuhan pupuk bersubsidi para petani dapat terpenuhi sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku, sehingga dapat mendukung peningkatan hasil pertanian masyarakat. Aamiin.”
(Bs)

