Reses Anduang Endarmy di Anduriang: Warga Tuntut Keadilan CSR dan Perbaikan Infrastruktur Pasca Galodo

PADANG PARIAMAN, CNN Indonesia id– Ratusan warga Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayutanam memadati Kantor Nagari, Rabu 19 Agustus 2026 pukul 14.00 WIB. Kehadiran Anduang Endarmy,, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem disambut antusias oleh masyarakat yang sudah lama ingin menyampaikan langsung aspirasi dan keluh kesahnya.

Suasana dialog berlangsung hangat namun penuh semangat. Warga tidak hanya datang untuk bersilaturahmi, tetapi juga membawa sederet persoalan yang mendesak untuk segera diselesaikan.

Kegiatan Reses Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Masa Sidang 2026 ini menjadi wadah bagi Anduang Endarmy untuk “turun gunung” mendengar langsung suara konstituen. Tidak ada pidato panjang, yang ada hanya dialog dua arah antara wakil rakyat dengan masyarakat.

Setiap usulan, keluhan, dan harapan warga dicatat satu per satu oleh tim Anduang Endarmy. Semua akan dibawa dan diperjuangkan melalui mekanisme Pokok-Pokok Pikiran di DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Reses dilaksanakan di Kantor Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman. Provinsi Sumbar

Kegiatan berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026 pukul 14.00 WIB. Ini merupakan salah satu rangkaian reses Anduang Endarmy di wilayah Dapilnya pada tanggal 19 Agustus 2026.

Selain Anduang Endarmy, hadir juga perangkat Nagari Anduriang, tokoh masyarakat, bundo kanduang, pemuda, serta warga dari berbagai jorong, termasuk dari Jorong Sampulau Anduriang

Ada dua isu besar yang menjadi sorotan utama warga hari itu.

Pertama, terkait keadilan CSR. Warga Sampulau Anduriang menyuarakan kekecewaan mereka atas minimnya manfaat dari perusahaan-perusahaan besar, termasuk PLTA Singkarak, yang beroperasi di wilayah Kayutanam. Bagi warga, perusahaan tersebut telah berdiri lama, mendapatkan keuntungan besar dari sumber daya di kampung mereka, namun dampaknya belum dirasakan secara nyata oleh masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Semarak HUT RI ke-81 di Kecamatan Matur Berlangsung Sukses, Camat Ajak Generasi Muda Jadi Patriot Penjaga Persatuan

“Perusahaan untung besar di kampung kita. Kami hanya minta jalan kami diperbaiki, irigasi kami dibenahi. Itu bentuk nyata CSR yang kami butuhkan,” ujar salah seorang warga.

Warga menegaskan, CSR bukan sekadar bantuan sembako atau bantuan sesaat. CSR yang diharapkan adalah program jangka panjang yang benar-benar membangun dan memajukan kampung.

Kedua, warga juga menyoroti kondisi infrastruktur pasca bencana galodo. Sawah-sawah kekeringan karena irigasi rusak, jembatan penghubung antar jorong belum pulih, dan saluran pengairan masih tersumbat. Kondisi ini sangat mengancam ketahanan pangan dan perekonomian warga Nagari Anduriang.

Bagaimana komitmen Anduang Endarmy?
Anduang Endarmy tidak memberikan janji-janji manis di depan warganya Ia memilih jujur dan realistis di hadapan warga.

“Anduang tidak ingin berjanji. Tapi Anduang akan berusaha. Semua yang Bapak Ibu sampaikan hari ini adalah amanah. Akan kami bawa, kami kawal, dan kami perjuangkan di DPRD Provinsi,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap kompak dan bersatu. Menurutnya, perjuangan untuk mewujudkan aspirasi ini tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan dukungan, kebersamaan, dan pengawalan dari seluruh elemen masyarakat agar Pokir yang diusulkan benar-benar terealisasi dan memberi manfaat.

“Dari masyarakat, mendengar aspirasi masyarakat, dan bersama-sama berjuang untuk kemajuan nagari. Itulah komitmen kami,” tutup Anduang Endarmy disambut tepuk tangan warga.

Reses di Nagari Anduriang ini diharapkan menjadi awal dari langkah nyata untuk menghadirkan pembangunan yang adil dan merata, sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dan wakilnya di tengah mereka.(Jhrmn)

Related Post

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments