AGAM, CNN INDONESIA.ID — Harapan para petani di Damar Bancah, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, untuk kembali mendapatkan jaringan irigasi yang layak mulai menemukan titik terang.
Hal tersebut ditandai dengan dilaksanakannya serah terima lapangan pekerjaan rehabilitasi dan pemeliharaan jaringan irigasi usaha tani Tahun Anggaran 2026 oleh Dinas Pertanian Kabupaten Agam kepada rekanan pelaksana pekerjaan.
Serah terima lapangan tersebut diwakili oleh Ari Pratama bersama tim, dan selanjutnya pekerjaan akan dilaksanakan oleh CV. Fantastis Konstruksi. Kegiatan tersebut turut didampingi PPL Pertanian Nagari Malalak, Hendri Dunan, A.Md, Sekretaris Nagari Malalak Selatan Yetti Maza, serta pengurus kelompok tani setempat.
Serah terima lapangan ini menjadi sinyal bahwa pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi tersebut segera dimulai. Para petani berharap pekerjaan dapat dilaksanakan dengan baik, tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Rehabilitasi ini dinilai sangat penting, mengingat kondisi tali bandar dan jaringan irigasi di kawasan Damar Bancah mengalami kerusakan akibat bencana banjir bandang yang terjadi beberapa bulan lalu. Bencana tersebut tidak hanya berdampak terhadap jaringan irigasi, tetapi juga merusak sebagian lahan persawahan masyarakat.
Dengan dilaksanakannya rehabilitasi, petani berharap tali bandar yang runtuh dapat kembali berfungsi secara normal sehingga aliran air menuju areal persawahan menjadi lebih lancar.
Ketersediaan air merupakan salah satu faktor penting bagi keberlangsungan aktivitas pertanian. Karena itu, para petani sangat berharap jaringan irigasi yang diperbaiki nantinya mampu memberikan kepastian dan kelancaran distribusi air bagi sawah mereka.
Dengan kondisi irigasi yang kembali normal, petani pengguna air diharapkan dapat lebih leluasa dalam mengelola kebutuhan pengairan sawah, terutama dalam menghadapi musim tanam dan pemeliharaan tanaman.
Program rehabilitasi ini juga menjadi bagian dari upaya untuk membantu para petani Damar Bancah bangkit kembali setelah terdampak bencana banjir bandang.
Masyarakat berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Pemerintah Kecamatan Malalak, Pemerintah Nagari Malalak Selatan, serta PPL Pertanian dapat terus berlanjut dalam mendampingi dan membina kelompok-kelompok tani.
Selama ini, PPL Pertanian bersama pemerintah nagari dan kelompok tani telah berperan dalam memberikan arahan serta pembinaan kepada para petani, termasuk dalam menyampaikan berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan pertanian dan pengelolaan air.
Kerja sama antara pemerintah, petugas pertanian, kelompok tani dan masyarakat menjadi salah satu kunci agar pembangunan jaringan irigasi dapat memberikan manfaat maksimal.
Para petani pun berharap pelaksanaan pekerjaan berjalan lancar, kualitas pembangunan sesuai harapan, serta dapat diselesaikan tepat waktu sehingga jaringan irigasi segera dapat dimanfaatkan kembali.
Dengan pulihnya jaringan irigasi, diharapkan aktivitas pertanian di Damar Bancah kembali normal, produktivitas sawah meningkat, dan kehidupan para petani secara bertahap dapat bangkit setelah diterpa bencana.
“Semoga pembangunan berjalan lancar, tali bandar kembali normal, air mengalir dengan baik dan kebutuhan air bagi seluruh petani dapat terpenuhi serta terjamin. Semoga para petani Damar Bancah kembali bangkit dan dapat beraktivitas seperti sediakala.
(Ak)

