Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026 - 02:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tengah, CNN Indonesia.id-
Sejumlah ibu rumah tangga di Kabupaten Aceh Tengah mendatangi kantor perusahaan pembiayaan FIF Finance di Kecamatan Kebayakan, Jumat (13/3/2026). Aksi tersebut bahkan berujung pada pelemparan batu hingga menyebabkan kaca kantor perusahaan leasing itu pecah.

Peristiwa tersebut diduga dipicu kekecewaan para nasabah yang terdampak bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor, namun belum mendapatkan kepastian mengenai relaksasi pembayaran angsuran dari pihak perusahaan pembiayaan.

Informasi yang beredar menyebutkan, pada hari yang sama DPRK Aceh Tengah memfasilitasi rapat dengar pendapat dengan sejumlah perusahaan leasing yang beroperasi di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, dua perusahaan pembiayaan yakni MCF Finance dan SMS Finance disebut menyatakan kesediaan memberikan perpanjangan relaksasi pembayaran kepada masyarakat selama tiga bulan.

Namun berbeda dengan dua perusahaan tersebut, FIF Finance disebut belum dapat menandatangani kesepakatan relaksasi karena masih menunggu koordinasi dengan pihak kantor pusat.

Situasi tersebut diduga memicu kemarahan sejumlah ibu rumah tangga yang merasa kesulitan memenuhi kewajiban pembayaran angsuran di tengah kondisi ekonomi yang terdampak bencana.

Baca Juga:  Marhaban Ya Ramadhan Setetes Takjil, Sejuta Betkah, Forum Anak Kabupaten Bireuen Berbagi Kebahagiaan

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah warga mendatangi kantor perusahaan pembiayaan sambil menyuarakan keluhan terkait penagihan angsuran di tengah situasi bencana.

Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Kabupaten Aceh Timur, Hendrika Saputra A.Md, meminta perusahaan pembiayaan menunjukkan empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Menurut Hendrika, perusahaan leasing seharusnya memberikan keringanan pembayaran kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana alam.
“Ketika masyarakat sedang tertimpa musibah banjir dan longsor, perusahaan pembiayaan seharusnya hadir memberi solusi, bukan justru menambah beban masyarakat,” kata Hendrika kepada wartawan.

Ia juga meminta pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk memperhatikan persoalan tersebut dan mengambil langkah yang diperlukan.

“Pemerintah perlu memastikan perusahaan pembiayaan memiliki kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan pembiayaan agar lebih mengedepankan pendekatan kemanusiaan dalam menjalankan usahanya, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi situasi bencana.

Rasyidin

Berita Terkait

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara monitoring langsung harga pupuk bersubsidi ke pasar Tarutung
Partai Golkar Resmi Buka Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD II Tanimbar
TNI–Porkopincam Lingga Bayu Bergerak Cepat, Timbun Jalan Rusak di Simpang Gambir Demi Keselamatan Warga
Percepat Penanganan Banjir dan Konektivitas Antar-Kabupaten, Bupati Taput Temui Kepala BBPJN Sumut
Lembaga Permasyarakatan Narkotika Raya Gelar Razia Gabungan Bersama TNI, Polri, dan BNNK Simalungun
Aktivis Soroti Pemangkasan Durasi BLT Dana Desa di Aceh Timur
“War Will Not Solve Problems”
Temuan Alat Hisap Sabu di Sekolah Madina: Alarm Keras bagi Penegakan Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 00:33

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara monitoring langsung harga pupuk bersubsidi ke pasar Tarutung

Rabu, 8 April 2026 - 12:42

Partai Golkar Resmi Buka Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD II Tanimbar

Rabu, 8 April 2026 - 12:39

TNI–Porkopincam Lingga Bayu Bergerak Cepat, Timbun Jalan Rusak di Simpang Gambir Demi Keselamatan Warga

Selasa, 7 April 2026 - 15:03

Percepat Penanganan Banjir dan Konektivitas Antar-Kabupaten, Bupati Taput Temui Kepala BBPJN Sumut

Selasa, 7 April 2026 - 05:48

Aktivis Soroti Pemangkasan Durasi BLT Dana Desa di Aceh Timur

Minggu, 5 April 2026 - 14:13

“War Will Not Solve Problems”

Sabtu, 4 April 2026 - 06:43

Temuan Alat Hisap Sabu di Sekolah Madina: Alarm Keras bagi Penegakan Hukum

Jumat, 3 April 2026 - 12:20

Refleksi Jumat Agung, Bupati Taput Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat Hadiri Visualisasi Jalan Salib di Siatas Barita

Berita Terbaru