Progres 40 Persen, Irigasi D.I Sicaung Selamatkan Rumah dan Kedai Warga Sicincin dari Banjir Langganan

- Redaksi

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG PARIAMAN, CNN Indonesia.id– Jalan Lintas Padang-Bukittinggi di Nagari Sicincin, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung kini berubah. Tempat yang dulu tiap hujan deras pasti jadi kolam dadakan, kini airnya lancar mengalir. Warga tak lagi kalang kabut menyelamatkan barang dagangan dan perabot rumah.

Perubahan itu datang setelah Pemprov Sumbar lewat Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi memulai proyek rehabilitasi irigasi D.I Sicaung. Saat awak media turun ke lapangan, pelaksana proyek CV. Trigrata Aritama Konstruksi Persada memastikan pekerjaan sudah berjalan 40 persen dari target 120 hari kalender.

Proyek ini adalah rehabilitasi jaringan irigasi primer dan skunder D.I Sicaung. Fungsinya mengatur aliran air untuk daerah irigasi 1.000 sampai 3.000 Ha yang melintasi beberapa kabupaten/kota. Di titik Sicincin, fokus utama pembenahan adalah saluran pembuangan yang selama ini mampet dan tidak mampu menampung debit air hujan.

Pemilik pekerjaan adalah Pemprov Sumbar. CV. Trigrata Aritama Konstruksi Persada dipercaya sebagai pelaksana. Pengawasan lapangan dilakukan CV. Arkaan Nusantara Consultant. Pihak yang paling merasakan manfaat adalah masyarakat, pemilik rumah, dan pemilik kedai yang selama ini letaknya tepat di tepi Jalan Lintas Padang-Bukittinggi.

Kontrak kerja dimulai tanggal 30 April 2026 dengan anggaran APBD Sumbar 2026. Nilai kontraknya Rp950.574.000. Angka itu terpampang jelas di papan proyek lengkap dengan tulisan Proyek ini terselenggara dari pajak yang Anda bayarkan. Transparansi ini yang bikin warga merasa dihargai.

Lokasi persisnya di Nagari Sicincin, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman. Ini jalur utama penghubung Padang-Bukittinggi. Dulu, tiap kali hujan deras mengguyur, air meluap dari irigasi lama dan langsung masuk ke rumah warga serta kedai-kedai yang berjejer di tepi jalan. Kerugian material tidak bisa dihindari.

Baca Juga:  Stor Hafalan Al-Quran, Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren Khoirur Rabbani

Sebelum ada rehabilitasi, banjir sudah jadi “langganan” warga Sicincin. Hujan satu jam saja cukup untuk membuat lantai rumah basah dan barang dagangan di kedai terendam. Banyak pedagang kecil yang rugi karena dagangan rusak. Aktivitas ekonomi lumpuh setiap musim hujan datang.

Sekarang situasinya berbeda. Sejak pengerjaan irigasi dimulai dan progres masuk 40 persen, warga kompak bilang Alhamdulillah banjir nggak ada lagi. Irigasi yang selama ini ditunggu-tunggu akhirnya hadir dengan lisensi dan desain yang lebih baik. Harapan puluhan tahun warga terjawab.

Cek lapangan awak media membuktikan pengerjaan dilakukan rapi dan sesuai RAB. Saluran dibenahi dengan material yang bagus, tidak asal jadi. Yang bikin warga makin puas adalah sikap para pekerja di lapangan.

Mulai dari pengawas, tukang, sampai pekerja harian, semuanya ramah tamah saat berinteraksi dengan warga. Tidak ada kesan arogan. Warga merasa dilibatkan dan dihargai. Komunikasi lancar membuat proses kerja jadi lebih tenang.

_”Kami pedagang di sini paling merasakan bang. Dulu kalau mendung saja sudah was-was. Kedai pasti kebanjiran, dagangan basah semua. Sekarang Alhamdulillah sejak irigasi ini dibenahi, air langsung masuk saluran dan nggak meluap lagi. Rumah juga aman. Pengerjaannya rapi, orang-orangnya baik-baik. Kami masyarakat Sicincin sangat bersyukur dan puas,”_ kata salah satu pemilik kedai saat dikonfirmasi awak media.

Proyek irigasi ini bukti nyata bahwa pajak rakyat kembali ke rakyat. Progres 40 persen saja dampaknya sudah terasa. Warga 2×11 Enam Lingkung kini bisa beraktivitas tanpa rasa takut banjir lagi.(Jhrm)

Berita Terkait

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam Pasang Gorong-Gorong di Nagari Nan Tujuah
Satgas TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam Mulai Pengerjaan Pondasi Jembatan Aramco di Palupuh
PSN Blok Masela Dimulai, Bahlil Tekankan, Utamakan Tenaga Kerja Lokal dan Ganti Untung Warga
Covid Berlalu, BPPKAD Cuci Tangan
Satgas TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam Lanjutkan Rehabilitasi RTLH Milik Ibu Samsimar
Satgas TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam Kebut Rehabilitasi RTLH Milik Bapak Pendri
TMMD Ke-129 Resmi Dibuka di Agam, Bangun Akses Jalan dan Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat
Erum Najoul Tekankan Pemahaman Filosofis Remaja di Genre Bukittinggi 2026

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:31 WIB

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam Pasang Gorong-Gorong di Nagari Nan Tujuah

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:28 WIB

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam Mulai Pengerjaan Pondasi Jembatan Aramco di Palupuh

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:26 WIB

PSN Blok Masela Dimulai, Bahlil Tekankan, Utamakan Tenaga Kerja Lokal dan Ganti Untung Warga

Jumat, 17 Juli 2026 - 04:19 WIB

Covid Berlalu, BPPKAD Cuci Tangan

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:06 WIB

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam Lanjutkan Rehabilitasi RTLH Milik Ibu Samsimar

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:49 WIB

TMMD Ke-129 Resmi Dibuka di Agam, Bangun Akses Jalan dan Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:54 WIB

Erum Najoul Tekankan Pemahaman Filosofis Remaja di Genre Bukittinggi 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:32 WIB

Rp.142 Juta Lenyap 10 Hari: Rehab Saluran Irigasi Pati Kayu di Nagari Anduriang Diduga “Asal Jadi”

Berita Terbaru

Nasional

Covid Berlalu, BPPKAD Cuci Tangan

Jumat, 17 Jul 2026 - 04:19 WIB