MALALAK SELATAN, AGAM, CNN INDONESIA.ID — Kepedulian terhadap sarana ibadah kembali ditunjukkan oleh Erdinal, S.Sos., Dt. Marajo, tokoh masyarakat Malalak Selatan sekaligus anggota DPRD Kabupaten Agam. Melalui dana pokok-pokok pikiran (Pokir), Erdinal turut mendukung rehabilitasi Masjid Nurul Huda yang berada di Balai Satu Paladangan, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam.
Program rehabilitasi tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan ibadah sekaligus upaya meningkatkan kualitas sarana keagamaan di tengah masyarakat.
Sejumlah pembenahan dilakukan untuk memperindah lingkungan masjid, mulai dari bagian dalam bangunan hingga pekarangan. Di bagian dalam, masjid kini dilengkapi karpet beludru yang lebih nyaman bagi jemaah serta sistem pengeras suara (sound system) yang memadai guna menunjang pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan.
Sementara itu, bagian pekarangan masjid juga mendapatkan sentuhan renovasi dengan pemasangan ubin. Penataan tersebut membuat lingkungan masjid terlihat lebih rapi, bersih, dan asri sehingga diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi jemaah yang datang untuk beribadah.
Pada Senin (26/10/2026), dilakukan monitoring langsung terhadap pelaksanaan pembangunan dan pembenahan Masjid Nurul Huda. Kegiatan tersebut dihadiri Erdinal, S.Sos., Dt. Marajo, bersama Wali Nagari Malalak Selatan, Amir Koto, B.Sc., serta sejumlah pihak lainnya, termasuk Umarlam, yang turut mendampingi kunjungan ke lokasi.
Monitoring tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung hasil pekerjaan rehabilitasi sekaligus memastikan pembenahan sarana ibadah tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Sinergi Dana Pokir dan Swadaya Masyarakat
Rehabilitasi Masjid Nurul Huda tidak hanya didukung melalui dana Pokir Erdinal, tetapi juga diperkuat oleh partisipasi dan kepedulian masyarakat setempat.
Semangat kebersamaan itu terlihat dari pengumpulan sumbangan secara sukarela melalui tradisi badoncek yang dilaksanakan saat kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW beberapa minggu sebelumnya.
Melalui tradisi tersebut, masyarakat secara sukarela memberikan sumbangan sesuai kemampuan masing-masing demi mendukung pembangunan dan pembenahan rumah ibadah yang menjadi kebanggaan bersama.
Kolaborasi antara dukungan dana Pokir dan swadaya masyarakat ini menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan sarana keagamaan dapat berjalan dengan baik ketika didukung semangat gotong royong dan kepedulian bersama.
Keberadaan Masjid Nurul Huda yang semakin tertata diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan jemaah dalam menunaikan ibadah, tetapi juga memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan, pembinaan umat, serta mempererat silaturahmi masyarakat di Nagari Malalak Selatan.
Harapan untuk Kemakmuran Masjid
Dengan selesainya pembenahan berbagai fasilitas tersebut, masyarakat diharapkan dapat semakin bersemangat memakmurkan Masjid Nurul Huda melalui pelaksanaan salat berjemaah, pengajian, kegiatan keagamaan, serta aktivitas positif lainnya.
Kepedulian Erdinal selaku wakil rakyat, yang didukung partisipasi masyarakat melalui tradisi badoncek, menjadi contoh pentingnya sinergi antara pemerintah, wakil rakyat, dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bersama, khususnya dalam meningkatkan kualitas sarana ibadah.
Semangat kebersamaan tersebut diharapkan terus terpelihara sehingga pembangunan di Nagari Malalak Selatan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Masyarakat juga berharap perhatian terhadap pembangunan rumah ibadah dan fasilitas umum lainnya dapat terus berlanjut demi meningkatkan kesejahteraan serta kehidupan sosial dan keagamaan di daerah tersebut.
Semoga segala bentuk bantuan, dukungan, tenaga, dan sumbangan yang telah diberikan oleh Erdinal, S.Sos., Dt. Marajo, serta seluruh donatur dan masyarakat mendapat balasan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.
(Ak)

