Lebih Baik Diam, Dari pada Menonjolkan Diri dan Terjatuh

Minggu, 8 Juni 2025 - 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CNN Indonesia.id

Oleh: Redaksi

Di tengah era media sosial dan arus informasi yang sangat cepat seperti saat ini, banyak orang terdorong untuk menampilkan diri sedemikian rupa agar terlihat lebih unggul, lebih berhasil, dan lebih “wah” di mata publik. Kita hidup dalam zaman di mana pencitraan terkadang lebih diprioritaskan daripada substansi. Sayangnya, dorongan untuk terus menonjolkan diri justru sering kali membawa bumerang: jatuh karena beban ekspektasi yang diciptakan sendiri.

Pepatah bijak mengatakan, “lebih baik diam, daripada menonjolkan diri dan terjatuh.” Ungkapan ini bukan sekadar nasihat agar kita menjadi pribadi yang pasif atau takut untuk tampil. Sebaliknya, ini adalah seruan untuk rendah hati, membumi, dan berhati-hati dalam menempatkan diri di tengah masyarakat yang penuh penilaian.

Diam bukan berarti tidak mampu. Diam bisa menjadi bentuk kontrol diri yang kuat. Orang yang tahu kemampuan dan batas dirinya sering kali lebih memilih untuk bekerja dalam senyap, membiarkan hasil yang berbicara, bukan kata-kata atau pencitraan yang menggelegar. Dalam banyak kasus, pribadi yang rendah hati justru lebih dihargai karena keotentikannya dan sikapnya yang tidak banyak bicara namun penuh aksi.

Sebaliknya, menonjolkan diri secara berlebihan bisa mengarah pada kesombongan. Ketika seseorang terlalu sibuk membangun citra diri, ia cenderung lupa pada pijakan realitas. Ia mungkin menjual mimpi yang tidak sejalan dengan kenyataan. Ketika akhirnya tidak mampu memenuhi ekspektasi publik yang telah ia bangun sendiri, kejatuhan yang terjadi bisa sangat menyakitkan—tidak hanya secara personal, tetapi juga reputasi dan kredibilitas yang telah ia bangun.

Baca Juga:  Angin kencang di jembatan Suramadu

Kita bisa belajar dari banyak tokoh besar yang tetap rendah hati meskipun memiliki pencapaian luar biasa. Mereka sadar bahwa popularitas dan pengakuan bukan tujuan utama, melainkan hasil samping dari kerja keras dan dedikasi yang konsisten. Justru mereka yang tenang dan tidak banyak bicara sering menjadi inspirasi bagi banyak orang, karena apa yang mereka lakukan nyata, bukan sekadar tampilan.

Dalam konteks sosial dan profesional, penting untuk menanamkan sikap mawas diri dan tidak tergesa-gesa ingin diakui. Tidak semua hal harus diumbar ke publik. Tidak semua pencapaian harus diceritakan. Dalam diam, seseorang bisa terus berkembang tanpa tekanan ekspektasi eksternal. Dalam diam pula, seseorang bisa membangun fondasi yang kuat sebelum benar-benar tampil di hadapan dunia.

Akhirnya, bijaklah dalam bersikap. Dunia tidak butuh orang yang sekadar pandai bicara atau tampak hebat di permukaan. Dunia butuh orang yang mampu membuktikan kualitasnya melalui tindakan nyata. Maka, jika belum saatnya bicara, lebih baik diam. Jika belum kuat menopang perhatian, lebih baik tetap merendah. Sebab lebih baik diam dalam kemajuan, daripada menonjol lalu jatuh karena ilusi yang diciptakan sendiri.

(*)

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, Kantor Camat Malalak Gelar Beragam Lomba dan Jalan Santai
Satgas TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam Bangun Tugu TMMD di Jorong Simauang Hilia
Pengobatan Mata Gratis Warnai Pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam di Nagari Nan Tujuah
Bakti Sosial TMMD ke-129, Persit KCK dan RST Bukittinggi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Tim Wasev TNI AD Tinjau TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam
Serah Terima Lapangan Jembatan Siniair Balai Satu Malalak Selatan, Pembangunan Penghubung Dua Nagari Segera Dimulai
Mubes ke-6 HASEMPE Tetapkan Ir. Refnil Dodi, MBA sebagai Ketua Umum Alumni SMPN 1 Tilatang Kamang Periode 2026–2029
Komitmen “Ganti Untung” Menteri ESDM di Blok Masela Dipertanyakan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:39 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Kantor Camat Malalak Gelar Beragam Lomba dan Jalan Santai

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:38 WIB

Satgas TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam Bangun Tugu TMMD di Jorong Simauang Hilia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:35 WIB

Pengobatan Mata Gratis Warnai Pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam di Nagari Nan Tujuah

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:30 WIB

Bakti Sosial TMMD ke-129, Persit KCK dan RST Bukittinggi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:27 WIB

Tim Wasev TNI AD Tinjau TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:47 WIB

Mubes ke-6 HASEMPE Tetapkan Ir. Refnil Dodi, MBA sebagai Ketua Umum Alumni SMPN 1 Tilatang Kamang Periode 2026–2029

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Komitmen “Ganti Untung” Menteri ESDM di Blok Masela Dipertanyakan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Kasat Lantas Polresta Bukittinggi Turut Amankan Jalur Car Free Day HUT Kodam

Berita Terbaru

Nasional

Tim Wasev TNI AD Tinjau TMMD ke-129 Kodim 0304/Agam

Senin, 10 Agu 2026 - 06:27 WIB