AGAM, CNN INDONESIA.ID — Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Agam melaksanakan serah terima lapangan untuk pekerjaan pembangunan kembali Jembatan Siniair, Balai Satu, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Senin (10/8/2026).
Kegiatan serah terima lapangan tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum dimulainya pekerjaan pembangunan jembatan yang nantinya berfungsi sebagai akses penghubung antara Nagari Malalak Selatan dengan Nagari Malalak Barat.
Agenda tersebut turut dihadiri Camat Malalak yang diwakili Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Edwar, S.Pd., bersama Wali Nagari Malalak Selatan Amir Koto, B.Sc., Babinsa Serma H. Zainil A., Sekretaris Nagari (Sekna) Yetti Maza, serta Wali Jorong Siniair Adrisusanto.
Dari pihak Dinas PUTR Kabupaten Agam hadir Kabid Widodo Budiyanto, S.T., M.T., bersama tim teknis dan konsultan. Sementara itu, pihak pelaksana pekerjaan dari CV. Taman Karya Manggala hadir langsung bersama pimpinan perusahaan, Junaidi, beserta tim pelaksana lainnya.
Kehadiran seluruh unsur teknis dan pihak terkait tersebut menandai akan segera dimulainya pekerjaan pembangunan Jembatan Siniair yang selama ini dinantikan masyarakat.

Jembatan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana banjir yang terjadi beberapa bulan lalu. Kondisi itu berdampak terhadap kelancaran akses masyarakat, terutama dalam mobilitas dan transportasi antara wilayah Malalak Selatan menuju Malalak Barat.
Dengan dimulainya pembangunan kembali jembatan tersebut, masyarakat berharap akses penghubung dua nagari dapat segera kembali normal sehingga aktivitas warga, distribusi barang, serta mobilitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar.
Pemerintah Nagari Malalak Selatan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Agam serta Pemerintah Pusat yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat melalui penganggaran yang bersumber dari Transfer ke Daerah (TKD).
“Alhamdulillah, dengan hadirnya seluruh tim teknis, ini menjadi pertanda akan dimulainya pembangunan jembatan penghubung dua nagari, dari Malalak Selatan menuju Malalak Barat. Jembatan ini sangat dinantikan masyarakat karena sebelumnya rusak akibat banjir,” ujar pihak Pemerintah Nagari Malalak Selatan.
Pemerintah nagari berharap proses pengerjaan dapat berjalan dengan lancar, tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan teknis yang telah ditetapkan, sehingga jembatan tersebut nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan kembali memperlancar hubungan transportasi antarwilayah.
“Atas nama Pemerintah Nagari Malalak Selatan, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat yang telah menganggarkan pembangunan ini. Semoga pembangunan dapat berjalan lancar dan hasilnya benar-benar memberikan manfaat serta sesuai dengan harapan kita bersama. Aamiin,” ungkapnya.
Pembangunan Jembatan Siniair ini diharapkan tidak hanya memulihkan akses transportasi yang terdampak bencana, tetapi juga mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah Malalak Selatan dan Malalak Barat.
Masyarakat kini menantikan realisasi pembangunan tersebut agar akses yang selama ini terganggu dapat kembali normal dan memberikan rasa aman serta kenyamanan dalam beraktivitas.
(Ak)






