Pemdes Lermatang Siap Lepas 662 Hektar Kawasan Hutan Untuk Kepentingan Blok Masela

- Redaksi

Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanimbar, Maluku, CNN Indonesia.id –
Pemerintah Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) sepakat melepas sekitar 662 hektar kawasan hutan untuk pembangunan Blok Masela Ltd.

Tim terpadu (Timdu) yang diketuai Budi Hadi Hanefra melakukan penelitian terhadap kelayakan lahan.
“Kita sudah dua hari melakukan penelitian pada lahan seluas 662 hektar yang letaknya di kawasan hutan produksi petuanan adat desa Lermatang yang dapat dikonfeksi,’’ kata Budi kepada wartawan, Kamis (21/8/2025) di Saumlaki.

Budi menyebut para investor melalui SKK Migas mengajukan permohonan untuk membangun kilang. ‘’Nah status lahan harus di bebaskan dulu dari kawasan hutan. Bahkan hasil penelitian selanjutnya akan mendapat rekomendasi dari Menteri Kehutanan sebagai pengambil keputusan akhir,
Apakah akan melepas sebagian atau seluruh kawasan untuk kepentingan proyek kilang abadi ini Blok Masela itu.

Dikatakan bahwa, ada empat sub tim yang fokus penelitian yakni bidang teknis, ekologi, sosial ekonomi dan hukum. Bahkan, Bidang sosial ekonomi lebih berfokus pada kegiatan masyarakat, seperti pendapatan masyarakat dan ekonomi masyarakat.

“Bidang hukum lebih kepada aspek legal. Apakah semua sudah memenuhi syarat, kemudian tidak ada pertentangan dan lainnya, sedangkan untuk bidang ekologis melakukan pengkajian vegetasinya.

Baca Juga:  40 Orang Siswa Kelas 12 SMAN 1 Bukittinggi Menerima Beasiswa dari Yayasan Beasiswa IASMA 1 Landbouw

‘’Bagaimana area yang di mohonkan itu untuk pelepasan, apakah masih banyak tutupan hutan primer dan kawasan Mangrove, ataukah ada tumbuhan langkah yang terancam punah, begitu juga satwa yang dilindungi dan langka.

Ia mengaku akan berada di Tanimbar selama seminggu. Sejauh ini dua titik yang sudah selesai yakni hutan sekunder dan kebun campuran milik masyarakat. Sementara untuk hutan sekunder, kata dia kondisinya tidak begitu rapat.

Selain kegiatan penelitian kawasan hutan, Timdu juga melakukan kegiatan sosial ekonomi yakni dengan memberikan kuesioner di Desa Lermatang. Sedangkan tim fisik juga sementara melakukan survei untuk melihat batas-batas, mengecek tutupan hutan yang di-mohonkan SKK Migas.

Timdu yang beranggotakan BRIN, Unpatti, Kementrian Perindustrian, Kementrian Koordinator Bidang Perokonomian, Planologi Kehutanan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas terkait dari Provinsi Maluku bahkan Pemda KKT.

Sementara itu, Vice President Corporate Services Inpex Masela, Ltd, Henry Banjarnahor menegaskan, pada prinsipnya Inpex berkomitmen untuk ikuti semua aturan dalam proyek ini.
Selain menjaga keselamatan kerja, pengembangkan SDM telah banyak berlangsung seperti pemberian beasiswa serta program pemberdayaan masyarakat.
(AM).

Berita Terkait

Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III TPQ Al Hidayah Malalak Selatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru
LMAT Ancam Hentikan Groundbreaking Blok Masela Jika Hak Masyarakat Tak Dipenuhi
SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim
Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir
Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh
Blok Masela: Ibarat Raksasa yang Dibangunkan, Apakah Rakyat Sudah Siap?
Pelepasan dan Perpisahan TK/PAUD Se-Nagari Malalak Selatan Berlangsung Meriah, Dukung Generasi Emas Masa Depan
Digenjot Kejar Target! Proyek Rp950 Juta Irigasi D.I Sicaung Sicincin Jadi Harapan Baru Warga Bebas Banjir Langganan
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:22

Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III TPQ Al Hidayah Malalak Selatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:35

LMAT Ancam Hentikan Groundbreaking Blok Masela Jika Hak Masyarakat Tak Dipenuhi

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:34

SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:57

Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:12

Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:27

Pelepasan dan Perpisahan TK/PAUD Se-Nagari Malalak Selatan Berlangsung Meriah, Dukung Generasi Emas Masa Depan

Senin, 22 Juni 2026 - 14:07

Digenjot Kejar Target! Proyek Rp950 Juta Irigasi D.I Sicaung Sicincin Jadi Harapan Baru Warga Bebas Banjir Langganan

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:57

Progres 75%! Bendungan Irigasi Banda Pisang Korong Padang Lapai Ditarget Rampung Pekan Depan

Berita Terbaru