Kisah Nyata Perjalanan Kehidupan Anak Anak Yatim Yang Di angkat Dalam Film “Jerit”

- Redaksi

Senin, 22 September 2025 - 23:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, CNN Indonesia.id – Film “Jerit” yang terinspirasi dari buku Yatim Love Unlimited karya Zulfamiadi, pendiri sekaligus pembina Yayasan Ashpen Bukittinggi, resmi diluncurkan di Almaz Fried Chicken Jambu Air, Sabtu (20/9) malam. Film garapan sutradara Om Ivan Sibro ini hadir sebagai episode perdana dan disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis.

Peluncuran film Jerit juga dirangkai dengan diskusi film yang dipantik oleh dosen KPI UIN Bukittinggi, Fauzi Eka Putra. Acara semakin hangat dengan kehadiran Tim Ashpen Bukittinggi, para pemain film, orang tua anak-anak Sanggar Seni Sibro, serta sutradara kondang Yudha Wibisono yang turut memberikan apresiasi atas lahirnya film lokal sarat makna tersebut.

Dalam sambutannya, penulis buku Yatim Love Unlimited, Zulfamiadi, menjelaskan bahwa lahirnya buku tersebut berangkat dari kisah nyata kehidupan anak-anak yatim. Buku ini ditulis sebagai bentuk kepedulian sekaligus pesan moral agar masyarakat lebih peduli terhadap anak yatim.

“Sebagai penulis, tentu saya sangat bangga karena buku ini bisa diadaptasi menjadi sebuah film oleh sutradara Om Sibro. Goresan-goresan tentang anak yatim berhasil diterjemahkan dalam karya visual berjudul Jerit. Episode pertama yang diluncurkan malam ini menjadi langkah awal. Buku ini juga menegaskan, jika kita cinta kepada Rasulullah SAW, maka kita juga harus peduli kepada anak yatim,” ujar Zulfamiadi.

Sutradara Jerit, Om Ivan Sibro, mengungkapkan bahwa proses produksi film dilakukan dengan keterbatasan peralatan, namun tetap mampu menghasilkan karya yang layak diapresiasi.

Baca Juga:  Diduga Mencuri HP,  AS Diringkus Polres Solok

“Alhamdulillah, akhirnya film Jerit episode 1 bisa terealisasi dan dirampungkan. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung produksi ini, mulai dari para pemain anak-anak Sanggar Seni Sibro, Tim Ashpen, jurnalis, pekerja seni, hingga masyarakat. Harapannya, produksi episode selanjutnya bisa lebih baik dan lebih berkualitas lagi,” jelas Om Sibro.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyambut baik peluncuran film ini. Menurutnya, Jerit bukan sekadar tontonan, tetapi juga dapat menjadi tuntunan bagi masyarakat dalam memahami nilai-nilai kemanusiaan, khususnya terkait kepedulian terhadap anak yatim.

“Ini sesuatu yang sangat spesial, karena film ini lahir dari kisah nyata dan melibatkan banyak unsur masyarakat. Ke depan, film ini bukan hanya hiburan, tetapi juga menjadi media edukasi tentang bagaimana cara kita memuliakan anak yatim dan menghargai sesama manusia. Di mata Allah SWT, semua manusia sama. Nilai seorang manusia akan terlihat dari karyanya yang bermanfaat bagi orang lain,” ungkap Ibnu.

Ia juga menyampaikan rencana Pemko Bukittinggi untuk memfasilitasi penayangan film ini di sekolah-sekolah.

“Kami ingin film ini bisa diputar di seluruh SD, SMP, dan TK di Bukittinggi, bahkan gratis untuk semua pelajar. Selain itu, kru film dan tim bisa berkolaborasi dengan Baznas Bukittinggi agar pesan kebaikan ini semakin meluas. Selamat atas peluncuran film ini, semoga sukses untuk produksi berikutnya,” pungkasnya

(*)

Berita Terkait

Forkopimcam Lingga Bayu Tinjau Langsung Lokasi Cafe Joring, Pastikan Pengosongan Tempat yang Diduga Jadi Lokalisasi Penyakit Masyarakat
Kondisi Puskesmas Saumlaki Parah, Polres Tanimbar Pasang Police Line
Hujan Deras Guyur Kawasan Pasar Tugumulyo, Warga Sambut Baik Setelah Dua Pekan dilanda Ekstrem
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
Irigasi Banda Guci Nagar Guguak Resmi Selesai Dan Diserahterimakan
Dikebut Habis! Pengecoran Kaki Tiang Jembatan Gantung Sipisang–Sipinang Hampir Selesai
Forkopimcam Lingga Bayu Sambut Hangat Kepulangan Jemaah Haji 2026 di Simpang Gambir
Pokir Bunda Endarmy Hidupkan Jiwa Wirausaha Anak Muda Kayutanam, Bimtek Enterpreneur Angkatan II di Fave Hotel Padang
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:11

Forkopimcam Lingga Bayu Tinjau Langsung Lokasi Cafe Joring, Pastikan Pengosongan Tempat yang Diduga Jadi Lokalisasi Penyakit Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:10

Kondisi Puskesmas Saumlaki Parah, Polres Tanimbar Pasang Police Line

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:06

Hujan Deras Guyur Kawasan Pasar Tugumulyo, Warga Sambut Baik Setelah Dua Pekan dilanda Ekstrem

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:34

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:40

Irigasi Banda Guci Nagar Guguak Resmi Selesai Dan Diserahterimakan

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:27

Forkopimcam Lingga Bayu Sambut Hangat Kepulangan Jemaah Haji 2026 di Simpang Gambir

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:45

Pokir Bunda Endarmy Hidupkan Jiwa Wirausaha Anak Muda Kayutanam, Bimtek Enterpreneur Angkatan II di Fave Hotel Padang

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:09

Bunda Endarmy Usulkan Pelaksanaan di Stadion Sikabu Untuk Kenalkan Padang Pariaman

Berita Terbaru