Bupati Madina Saipullah Nasution Di Persilakan Mengolak Sela / Angkat Kaki Sebagai Pejabat Publik : 3 x 24. Jam

Mandailing Natal, CNN Indonesia.Id
Dengan bergejolaknya beberapa persoalan besar di Mandailing Natal dalam Minggu ini salah seorang tokoh putra asli Batang Natal Wakil Ketua Hikma Sumut angkat bicara H. Syahrir Nasution SE, MM Gelar Sutan Kumala Bulan.

Ada pun penyampaian nya kepada awak media pada Kamis (6/11/2025) begini isi nya.

Suara Rakyat disebutkannya sudah tahu ada yang mendalanginya. Ucapan beliau seolah olah menunjukkan “ Ketidak Mampuannya “ sebagai Pejabat Publik ( Bupati Madina) . Sebab sebagai Pejabat Publik ia nya harus Siap Mengemban Tugas nya maupun menerima Kritik dari Masyarakat.

Selaku wakil – wakil rakyat di DPRD MADINA juga harus menyikapi nya secara tegas dan bijaksana melihat dan mencermati keadaan akhir akhir ini di Madina.

Baca Juga:  Wujudkan Langkat Ramah Disabilitas, Pj Bupati Dorong Kolaborasi Lintas Sektor dalam Apel Gabungan ASN

Ucapan Bupati Saipullah Nasution , mencederai “ PERASAAN MADINA” sekaligus MEMBUNGKAM ATAS KRITIK YANG WAJAR DARI MASYARAKAT . Justeru itu di era keterbukaan PUBLIK ( Dijamin UU atas KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK ) . Dari ucapan dan sikap Bupati Madina tersebut dapatlah masyarakat mengatakan bahwa BUPATI SAIPULLAH NASUTIO ( Bupati MADINA – Sumut ) “ ANTI TERHADAP KRITIK” . Sedangkan yang dikritik itu adalah : Kebijakannya Selaku Pejabat Publik . Wajar saja rakyat mengkritik Pejabat Publik , bukan secara Personalitasnya selaku Bupati.

Jika dia tidak mampu akan hal itu, sebaiknya “ DIA MENGOLAK SELA” alias MUNDUR selaku Bupati Mandailing Natal ataupun pejabat publik , diberi kesempatan 3 x 24 jam. Sejak tanggal dimulai.

(M.SN)

Related Post

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments