Pemda Kab Buru Lakukan Koordinasi Pencegahan Korupsi 2025 – 2026 Dengan KPK RI

KAB BURU , Namlea, Maluku, CNN Indonesia.id – Bupati Kab Buru Ikram Umasugi S.E terus membenahi dan tingkatkan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkhusus berkaitan dengan Anggaran Daerah , Tata Kelola Pemerintahan yang terintegrasi dengan pelayanan publik yang maksimal serta terhindar dari praktik korupsi .

Menurut Bupati , praktik korupsi sangat berpengaruh terhadap pelayanan publik , merugikan rakyat , serta merusak struktur pemerintahan dan menghambat tercapainya tujuan kebijakan pemerintah .

Maka untuk mengatasi terjadinya korupsi , Pemda Kab Buru melakukan Evaluasi terkait Monitoring Center for Prevention (MCP) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V di Jakarta pada Kamis ( 22 / 01 / 2025 ) .

Dikatakan Bupati Ikram Umasugi , Pemerintah Daerah selalu berkomitmen mencegah dan memberantas praktik korupsi di Kab Buru . Hal itu diupayakan melalui perbaikan kinerja sesuai dengan pedoman dalam capaian aksi pencegahan korupsi.

“ MCP merupakan monitoring capaian kinerja program pencegahan korupsi dalam upaya perbaikan tatakelola pemerintahan yang dilakasanakan oleh pemerintah daerah diseluruh Indonesia , ” ucap Bupati .

Dijelaskan oleh Bupati , ada delapan cakupan intervensi MCP yang meliputi perencanaan , penganggaran , pengadaan barang dan jasa , pelayanan publik , pengawasan APIP , Manajemen ASN , Pengelolaan BUMD dan Optimalisasi Pajak Daerah .

Baca Juga:  Langkat Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik, Pj. Bupati Tegaskan Komitmen Transparansi

Hal senada juga disampaikan oleh Inspektur Kab Buru Sugeng Widodo yang selalu komit terhadap administrasi dan perencanaan yang sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

“ Alhamdulillah Kabupaten Buru meraih berbagai prestasi dalam hal pengelolaan administrasi keuangan daerah , sehingga langkah yang diambil untuk melakukan Koordinasi Pencegahan Korupsi Pemerintah Daerah untuk bagaimana Kabupaten Buru terbebas dari aroma-aroma penyalahgunaan kewenangan yang berujung pada kesalahan dalam administrasi , ” ungakapnya .

Sementara itu Imam Turmudi Plt Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V Indonesia Timur KPK RI mengatakan , KPK sebagai mitra bagi pemerintah apalagi itu di daerah juga sebagai pendampingan tata kelola pemerintahan , mengapresiasi langkah koordinasi yang dilakukan oleh Pemda Kab Buru .

Pada kesempatan tersebut , Imam juga sampaikan capaian yang diraih dan upaya pencegahan praktik korupsi oleh Pemda Kab Buru .

Imam sebut KPK dalam perbaikan tata kelola itu ada tiga strategi pencegahan dan penindakan , sehingga MCP bisa sebagai upaya dalam mencegah tindakan korupsi tidak semata mencari nilai baik.

Turut mendampingi Bupati ke KPK RI , Sektetaris Daerah , Inspektur , Kepala BAPPEDA dan jajaran OPD serta beberapa Kabag Setda Kab Buru .

(*)

Related Post

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments