Diduga Dana Desa Menguap ke Kantong Kades, Warga Kabyarat Swery Kantor Desa

Senin, 13 April 2026 - 07:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanimbar, Maluku, CNN Indonesia.id-
Warga Desa Kabiarat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, melakukan aksi Swery (pemalangan) kantor desa pada Senin (13/4/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes masyarakat terhadap dana desa yang disebut belum dicairkan sejak tahun lalu hingga April 2026.

Warga juga menyoroti sejumlah program desa yang tidak berjalan, sementara dana desa diduga telah habis digunakan, termasuk untuk membayar utang.

Permasalahan ini sebelumnya telah dilaporkan dan bahkan sempat dimediasi oleh pemerintah daerah serta DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Namun hingga saat ini, belum ada penyelesaian yang jelas, sehingga memicu kekecewaan masyarakat.

Salah satu warga, Jen Tarore dari RT 01 yang mewakili kaum ibu, mengungkapkan bahwa dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD beberapa waktu lalu, bendahara desa mengakui telah menggunakan dana tersebut. Bendahara juga berjanji akan mengganti dana dengan menjual tanah miliknya, namun hingga kini janji tersebut belum direalisasikan.

Baca Juga:  Aliansi Anak Nagari Kurai limo Jorong Bukittinggi, konsisten Perjuangkan Pendidikan Anak kemenakan

Warga juga menyoroti sikap aparat desa, termasuk pernyataan dari sekretaris desa yang dinilai tidak memberikan kejelasan terkait penyelesaian masalah.

Sementara itu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabiarat menyatakan telah berulang kali menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah desa untuk dibahas bersama.

Namun, permintaan itu tidak direspons bahkan BPD pun menyatakan mendukung langkah masyarakat, mengingat persoalan ini telah berlangsung sejak tahun 2023 tanpa penyelesaian.

Masyarakat mendesak pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk segera mengambil tindakan tegas. Mereka bahkan mengancam akan terus menutup kantor desa hingga hak-hak masyarakat dipenuhi.

Sementara itu Kepala Desa Kabyarat Wilelmus Nusatjasi yang hendak dikonfirmasi media ini tidak berada ditempat bahkan sebagian masyarakat mengatakan Kades sengaja menghindar dari tanggungjawab sebagai orang nomor satu didesa tersebut.
(AM).

Berita Terkait

Komitmen “Ganti Untung” Menteri ESDM di Blok Masela Dipertanyakan
Kasat Lantas Polresta Bukittinggi Turut Amankan Jalur Car Free Day HUT Kodam
Satgas TMMD ke-129 Terus Kebut Pengecoran di Simauang Hilia
Satgas TMMD ke-129 Percepat Penyelesaian RTLH Nan Tujuah
Pengerasan Jalan Kelok Kandih Patamuan Dikebut Tahun Ini
BTN dan GARPU NasDem Sumbar Sinergi, Dukung UMKM Lewat Sosialisasi Program Unggulan
Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Kecamatan Lingga Bayu: Respon Tegas Aduan Masyarakat Terkait Kafe Joring
Respon Cepat Forkopimda Atas Keresahan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran Norma Agama dan Hukum

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:09

Komitmen “Ganti Untung” Menteri ESDM di Blok Masela Dipertanyakan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:33

Kasat Lantas Polresta Bukittinggi Turut Amankan Jalur Car Free Day HUT Kodam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:49

Satgas TMMD ke-129 Terus Kebut Pengecoran di Simauang Hilia

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:43

Satgas TMMD ke-129 Percepat Penyelesaian RTLH Nan Tujuah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:35

Pengerasan Jalan Kelok Kandih Patamuan Dikebut Tahun Ini

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:59

Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Kecamatan Lingga Bayu: Respon Tegas Aduan Masyarakat Terkait Kafe Joring

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:56

Respon Cepat Forkopimda Atas Keresahan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran Norma Agama dan Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:17

Penyelenggaraan infrastruktur jalan Padang Mungka – Padang Jopang Hampir Rampung

Berita Terbaru