Kayu Tanam, CNN Indonesia.id— Jalan rusak, warga resah. di Simpang Gerbang Jalan Simsur, Korong Pasar Usang, Nagari Kayu Tanam. Saat warga swadaya nimbun jalan, Anggota DPRD Sumbar Bu Endarmy turun langsung dan meluruskan soal kewenangan.
Ruas Jalan Simsur di Korong Pasar Usang, Nagari Kayu Tanam rusak parah. Badan jalan berlumpur, berbatu, dan berlubang besar tepat di depan mushola dan ruko warga. Kondisi ini memaksa warga turun tangan menimbun jalan secara swadaya agar tetap bisa dilalui motor dan pejalan kaki.
*Bu Endarmy, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat. turun langsung ke lokasi dan bicara tegas ke warga. Ia meluruskan simpang siur soal siapa yang wajib perbaiki jalan ini. jelas: Dinas PUPR Kabupaten Padang Pariaman, Bidang Bina Marga. Sebab sesuai aturan, status Jalan Simsur ini adalah jalan kabupaten.
Penegasan itu disampaikan Bu Endarmy seketika di lokasi jalan rusak, Sabtu 25 April 2026 Tempatnya di Simpang/Gerbang Jalan Simsur, Korong Pasar Usang, Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman
Mengapa perbaikan belum tuntas? Bu Endarmy bongkar alasannya:
1. Bagi Tugas Sudah Jelas _”Jalan ini kewenangan Kabupaten Padang Pariaman. Untuk pengaspalan badan jalan, itu tugas PUPR Bidang Bina Marga Kabupaten,”_ tegas Bu Endarmy di hadapan warga.
2. Drainase Sudah Dikerjakan Provinsi: Bu Endarmy meluruskan bahwa bagian Pemprov sudah dikerjakan. “Untuk grenase atau saluran drainase di sisi jalan ini, alhamdulillah sudah kita kerjakan lewat dana Pokir DPRD Provinsi Sumbar, lanjutnya.
3. Giliran Kabupaten Bertindak: Artinya, PR drainase sudah beres lewat dana provinsi. Kini bola panas ada di PUPR Padang Pariaman untuk menuntaskan pengaspalan jalannya.
Bagaimana respon warga dan langkah selanjutnya?*
Warga Korong Pasar Usang mengapresiasi drainase dari Pokir DPRD Sumbar yang sudah terbangun. Namun mereka kini menagih janji Pemkab Padang Pariaman.
Kami minta Dinas PUPR Bidang Bina Marga Padang Pariaman segera masuk. Kasihan anak sekolah, kasihan jemaah masjid. Jalan becek, licin, rawan jatuh,”_ kata salah seorang warga di lokasi.
untuk PUPR Padang Pariaman:
1. Segera Survei: Turunkan tim Bina Marga cek Jalan Simsur Pasar Usang.
2. Masuk APBD-P 2026: Jika belum dianggarkan, masukkan di APBD Perubahan tahun ini karena sifatnya darurat.
3. Transparan ke Publik: Sampaikan ke warga kapan jalan ini mulai dikerjakan. Jangan sampai warga menduga-duga.
Sinergi itu penting. Dana Provinsi sudah turun untuk drainase, sekarang warga menunggu realisasi dana Kabupaten untuk aspal. Jangan sampai program jadi setengah-setengah.(Jhrmn)
















