Mandailing Natal, CNN Indonesia.Id–
Kepedulian terhadap keselamatan masyarakat kembali ditunjukkan oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Lingga Bayu. Camat Lingga Bayu, Adi Melferi Lubis, S.H., M.M, bersama Danramil 16/Batang Natal dan berbagai elemen masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong penimbunan jalan lintas provinsi yang mengalami kerusakan parah di wilayah Kelurahan Simpang Gambir, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, Selasa (23/06/2026).
Kegiatan penimbunan dilakukan di sejumlah titik jalan yang berlubang mulai dari perbatasan Kecamatan Lingga Bayu dengan Kecamatan Batang Natal hingga kawasan Kasik Lumek, Kelurahan Simpang Gambir. Ruas jalan tersebut selama ini menjadi salah satu jalur utama yang digunakan masyarakat untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas antarwilayah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lingga Bayu Adi Melferi Lubis, Kasi Trantib Kecamatan Lingga Bayu Amrin Lubis, Koordinator Kecamatan Rahmat Rajuddin Nasution, Lurah Simpang Gambir Amal Alamsyah, S.Sos., Danramil 16/Batang Natal Kapten Inf. Zamril beserta Babinsa Serka Kholis Nasution dan Serda Adi Sucipto. Dari unsur kepolisian hadir Briptu Ikhlazul Laa Tahzan Hasibuan yang mewakili Kapolsek Lingga Bayu. Selain itu, tampak pula Humas PT BMI Saibi, Korwil XII Dinas Pendidikan Lingga Bayu Zainuddin Rangkuti, S.Pd.I., Anak DKR Anggota Pramuka,serta masyarakat yang secara sukarela turut membantu proses penimbunan jalan.

Dalam keterangannya kepada awak media, Camat Lingga Bayu Adi Melferi Lubis mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian bersama terhadap keselamatan masyarakat yang setiap hari melintasi ruas jalan provinsi tersebut.
“Kegiatan gotong royong ini kami lakukan karena kondisi jalan provinsi yang berada di wilayah Simpang Gambir sudah sangat memprihatinkan. Banyak titik jalan yang berlubang dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Terlebih saat musim hujan, lubang-lubang jalan tertutup genangan air sehingga sangat membahayakan pengguna jalan,” ujar Adi Melferi Lubis.
Menurutnya, penimbunan menggunakan material pasir dan batu merupakan langkah darurat yang dilakukan Forkopimcam untuk mengurangi risiko kecelakaan sambil menunggu adanya perbaikan permanen dari instansi yang berwenang.
“Kami tidak ingin hanya menunggu. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Karena itu, bersama unsur Forkopimcam, TNI, Polri, pemerintah kelurahan, perusahaan, dan masyarakat, kami berinisiatif melakukan penimbunan pada titik-titik yang mengalami kerusakan cukup parah,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Camat Lingga Bayu juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan gotong royong tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, khususnya kepada PT BMI yang telah membantu menyediakan alat berat loader, mobil, truk pengangkut material, serta mengerahkan sejumlah karyawannya untuk ikut bergotong royong. Terima kasih juga kepada PT. Akibat dan CV Putra Lingga Bayu yang turut memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Danramil 16/Batang Natal Kapten Inf. Zamril menegaskan bahwa TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat dan siap mendukung berbagai kegiatan yang bertujuan untuk kepentingan umum.
“Kami melihat secara langsung kondisi jalan provinsi ini memang mengalami kerusakan yang cukup parah dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Oleh karena itu, TNI bersama Forkopimcam dan masyarakat turun langsung melakukan penimbunan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga,” katanya.
Danramil juga menyebutkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilanjutkan pada ruas jalan lain yang mengalami kerusakan, termasuk di wilayah Kecamatan Batang Natal.
“Kami berharap langkah ini dapat mengurangi risiko kecelakaan bagi masyarakat. Ke depan, kegiatan penimbunan akan berlanjut ke beberapa titik jalan rusak lainnya di wilayah Kecamatan Batang Natal. TNI akan selalu siap hadir dan bekerja sama dengan pemerintah serta masyarakat demi kepentingan bersama,” tegas Kapten Inf. Zamril.
Masyarakat yang melintas di lokasi kegiatan menyambut baik langkah cepat yang dilakukan oleh Forkopimcam Lingga Bayu bersama Koramil 16/Batang Natal. Mereka berharap pemerintah provinsi segera melakukan perbaikan permanen terhadap ruas jalan tersebut agar aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih aman, nyaman, dan lancar.
Kegiatan gotong royong penimbunan jalan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah kecamatan, TNI, Polri, dunia usaha, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi perekonomian dan mobilitas warga di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal.
(M.SN)
















