AGAM, CNN INDONESIA.ID — Jembatan Perintis Garuda yang berada di Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, mendapat kunjungan kerja sekaligus monitoring dari jajaran Kodam XX/TIB, Rabu (23/9/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin IRUTUM ITDAM Kolonel Arh. Yoyo Karyo, S.I.P., M.Tr., bersama Dandim 0304 Agam Letkol Inf. Viko Hendrika, S.I.P., M.Si., beserta rombongan. Kedatangan rombongan bertujuan melihat secara langsung kondisi jembatan yang dibangun oleh TNI dan telah diresmikan beberapa bulan lalu.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, rombongan melakukan peninjauan terhadap kondisi fisik Jembatan Perintis Garuda sekaligus memastikan keberadaan jembatan masih dalam kondisi sebagaimana yang diharapkan setelah dimanfaatkan masyarakat.
“Kita berharap kondisi jembatan ini tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang. Karena itu, pemeliharaan dan penggunaan sesuai kapasitas menjadi hal yang sangat penting,” ujar pihak rombongan saat melakukan pemantauan.
Kunjungan tersebut turut didampingi Babinsa Nagari Malalak Selatan, Serma Zainil Afri, serta staf Nagari Malalak Selatan, Adrian Eko Putra.
Dari hasil pemantauan, rombongan menyampaikan harapan agar Jembatan Perintis Garuda dapat terus dijaga secara bersama-sama, baik oleh masyarakat maupun Pemerintah Nagari. Pemeliharaan secara berkelanjutan dinilai penting agar konstruksi jembatan tetap memiliki daya tahan dan dapat digunakan dalam waktu yang lebih lama.
Selain pemeliharaan, masyarakat juga diingatkan untuk tidak menggunakan jembatan melebihi kapasitas yang telah ditentukan. Penggunaan kendaraan maupun beban yang tidak sesuai standar dapat berpengaruh terhadap kondisi dan usia konstruksi jembatan.
“Kepada masyarakat dan pemerintah nagari, kami mengimbau agar jembatan ini tidak digunakan melebihi kapasitas yang telah ditentukan. Harus sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku,” demikian imbauan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Pihak rombongan juga berharap Pemerintah Nagari Malalak Selatan dapat terus menyampaikan imbauan tersebut kepada masyarakat, sehingga seluruh pengguna jembatan memiliki kesadaran untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun melalui program TNI tersebut.
Jembatan Perintis Garuda sendiri menjadi salah satu sarana penting bagi masyarakat Nagari Malalak Selatan dalam mendukung aktivitas dan mobilitas warga. Karena itu, keberadaannya diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi fasilitas yang dijaga secara bersama-sama.
Monitoring ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara optimal serta tetap terpelihara. Dengan adanya kepatuhan masyarakat terhadap batas kapasitas dan ketentuan penggunaan, diharapkan Jembatan Perintis Garuda dapat bertahan lebih lama dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat Malalak.
(Ak)

