Tim Nagari dan Wali Jorong Monitoring Pembangunan Jembatan Tanatak

Agam, CNN INDONESIA.ID — Tim dari perangkat Nagari Malalak Selatan bersama wali jorong melakukan monitoring ke lokasi pembangunan Jembatan Tanatak yang menghubungkan Nagari Malalak Selatan dengan Nagari Malalak Barat, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sabtu (26/9/2026).

Monitoring tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan pembangunan jembatan yang sangat dinantikan masyarakat. Saat ini, proses pembangunan masih berada pada tahap awal, yakni pengerjaan pengecoran pondasi jembatan.

Jembatan Tanatak tersebut memiliki panjang kurang lebih 60 meter dan menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan jalur penghubung antara Malalak Selatan dan Malalak Barat.

Tim monitoring dikoordinasikan oleh Kasi Pelayanan Nagari Malalak Selatan, Bujang D, bersama staf Adrian Eko Putra. Sementara itu, unsur wali jorong turut diwakili Adrisusanto dan Basir Dt. Bandaro.

Dalam monitoring tersebut, tim berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar serta terus mengalami perkembangan sesuai dengan harapan masyarakat. Mengingat keberadaan jembatan ini sangat dibutuhkan, warga berharap pengerjaannya dapat dipercepat sehingga segera bisa dimanfaatkan sebagai akses transportasi yang aman dan layak.

Selama ini, masyarakat masih menggunakan jembatan darurat yang konstruksinya terbuat dari kayu. Kondisi jembatan darurat tersebut mulai mengalami kerusakan akibat digunakan dalam waktu yang cukup lama, sehingga masyarakat berharap pembangunan jembatan permanen segera dapat diselesaikan.

Baca Juga:  300 Umat Buddha Rayakan Waisak di Tualang, Polsek Pastikan Keamanan Kondusif

Tim monitoring juga menyampaikan harapan agar pelaksanaan pembangunan Jembatan Tanatak tidak menemui kendala berarti hingga tahap akhir. Dengan demikian, jembatan yang selama ini dinantikan masyarakat tersebut dapat segera digunakan untuk menunjang aktivitas warga.

Meski saat ini pekerjaan baru memasuki tahap pengecoran pondasi dan belum terlihat perkembangan yang signifikan, masyarakat tetap berharap progres pembangunan ke depan semakin terlihat dan berjalan sesuai tahapan pekerjaan yang telah direncanakan.

“Semoga pengerjaan jembatan ini dapat lebih dipercepat sesuai harapan masyarakat. Jembatan darurat yang selama ini digunakan sudah mulai rusak karena terbuat dari kayu. Kami berharap jembatan permanen ini segera selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat,” harap tim monitoring.

Masyarakat Malalak Selatan dan Malalak Barat tentunya menaruh harapan besar terhadap pembangunan Jembatan Tanatak tersebut. Selain menjadi akses penghubung antarwilayah, keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial warga.

Tim perangkat nagari dan wali jorong berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan aman, lancar dan sesuai ketentuan, sehingga jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat tersebut nantinya benar-benar dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

(Ak

Related Post

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments