Padang Pariaman, CNN Indonesia.id – Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Sicaung Lanjut (TKD) di Nagari Sicincin, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, terus dikebut pengerjaannya. Hingga Rabu (30/9/2025), progres pekerjaan terlihat sangat rapi dan sesuai spesifikasi teknis.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, para pekerja di lapangan bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan kerja. Seluruh pekerja terlihat menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dan terlindungi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Kegiatan Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Irigasi Primer dan Skunder, pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Sicaung.
Dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air & Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat, dengan kontraktor pelaksana CV. Queensha Karya dan konsultan pengawas PT. Andalas Raya Consultindo.
Lokasi proyek di Nagari Sicincin, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Provinsi Sumbar
Mulai dikerjakan 24 Agustus 2026 dengan waktu pelaksanaan 139 hari kalender, Tahun Anggaran 2026. Pantauan dilakukan Rabu, 30 September 2025.
Untuk meningkatkan fungsi jaringan irigasi seluas 1.000 – 3.000 Ha lintas Kabupaten/Kota, guna menunjang produktivitas pertanian masyarakat. Proyek ini terselenggara dari pajak yang anda bayarkan dengan nilai kontrak Rp 1.342.355.894.
Dari hasil pantauan langsung, material yang digunakan seperti batu dan pasir sesuai dengan SOP dan spek. Susunan batu untuk pasangan drainase terlihat kokoh dan rapi, tidak asal tumpuk. Pengerjaan drainase dan saluran air dilakukan dengan metode yang tertata, sehingga aliran air tetap terjaga meski proyek masih berlangsung.
Salah seorang warga sekitar mengapresiasi kerapian pekerjaan ini. Dengan rehabilitasi ini diharapkan sawah warga tidak lagi kekurangan air saat musim kemarau dan tidak jebol saat hujan deras.
Proyek ini menjadi contoh bahwa pembangunan infrastruktur dengan anggaran tidak besar sekalipun, jika dikerjakan sesuai SOP akan menghasilkan kualitas yang baik.(Jhrmn)

