Namlea, Maluku, CNN Indonesia.id – Pj Bupati Buru Syarif Hidayat S.E.,M.Si bersama Sekda M Ilias Hamid S.H.,M.H dan Kajari Namlea yang didampingi oleh Kadis Perikanan Kab Buru Ufairah Bin Thahir S.Pi.,M.Si di Desa Waenetat Kecamatan Waeapo Kabupaten Buru pada minggu 04 / 05 / 2025.
Kegiatan panen ikan nila dengan sistem Bioflok yang dilaksanakan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Buru tersebut mendapat dukungan juga dari Kelompok Pembudidaya Ikan ( Pokdakan ) Nila Cipta Mandiri.
Panen ikan nila ini sebagai wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional , dan bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan lokal dan mengurangi angka stunting .
Dalam sambutannya Pj Bupati Syarief Hidayat mengatakan , mengapresiasi inisiatif Pokdakan Nila Cipta Mandiri yang telah berhasil memanfaatkan teknologi bioflok sebagai metode budidaya ikan nila yang efisien dan ramah lingkungan.
Pj Bupati menegaskan , upaya ini sejalan dengan semangat pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal.
“ Ini adalah contoh nyata bahwa masyarakat desa bisa menjadi garda terdepan dalam mendukung kemandirian pangan . Teknologi bioflok tidak hanya meningkatkan hasil produksi tetapi juga efisien dalam penggunaan lahan dan air , ” ungkapnya.
Menurutnya , kegiatan panen ini juga menjadi ajang sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan sektor budidaya perikanan di Kabupaten Buru , khususnya di dataran Waeapo yang dikenal memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya ikan air tawar , sambungya.
” Dengan adanya panen ini , diharapkan semakin banyak kelompok pembudidaya ikan di daerah lain yang termotivasi untuk mengadopsi teknologi bioflok demi meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat , ” tandasnya.
Dikatakannya , kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Kegiatan panen ikan nila yang dilakukan pada 1 unit kolam bioflok merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui aspirasi anggota DPR RI komisi IV Ibu Saadiah Uluputty.
Dari kolam tersebut , diperoleh hasil panen sebanyak 100 kg ikan nila ukuran 3 – 4 ekor / kg dengan harga jual Rp 40.000 / kg menghasilkan nilai ekonomi sebesar Rp 4.000.000,-.
Pokdakan Nila Cipta Mandiri beranggotakan 10 org telah menjalankan usaha budidaya ini dengan didampingi penyuluh KP wilayah kerja Kec. Waeapo.
Pendampingan teknis dilakukan secara berkala guna memastikan optimalisasi penggunaan teknologi bioflok
Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Waeapo , Kepala Desa Savanajaya , Waetele, Waekasar Waenetat dan Wanareja.
Bung Forbes
Bag Forkopimda Setda Kab Buru
















