Masyarakat Siniair Gelar Syukuran dan Doa Bersama, Irigasi Kepala Bandar Gadang Kembali Mengalir

MALALAK SELATAN, AGAM,CNN INDONESIA.ID – Suasana penuh rasa syukur menyelimuti masyarakat Siniair, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Masyarakat menggelar acara syukuran dan doa bersama atas selesainya pembangunan kembali saluran irigasi Kepala Bandar Gadang Siniair yang sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat bencana banjir bandang beberapa bulan lalu.

Kegiatan ini dimotori oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sepakat, yang baru saja dikukuhkan dengan Dedi Salma sebagai ketua.

Syukuran tersebut menjadi ungkapan rasa terima kasih masyarakat, khususnya para petani, karena saluran irigasi yang menjadi sumber pengairan lahan pertanian mereka kini telah selesai dibangun kembali dan air sudah kembali mengalir.

Bagi masyarakat setempat, selesainya pembangunan irigasi ini merupakan kabar menggembirakan. Pasalnya, kerusakan saluran irigasi akibat banjir bandang sebelumnya sempat menimbulkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan aktivitas pertanian warga.

Doa Bersama, Wujud Rasa Syukur Masyarakat
Dalam kegiatan tersebut, hadir Wali Jorong Siniair, Adri Susanto, bersama sejumlah tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat, khususnya para petani pemakai air dari Jorong Siniair dan Jorong Damar Bancah, Nagari Malalak Selatan.

Acara diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat dan diamini oleh seluruh warga yang hadir. Melalui doa tersebut, masyarakat berharap agar keberadaan irigasi yang telah dibangun kembali dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rasa syukur ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga serta memelihara fasilitas irigasi yang telah dibangun oleh pemerintah.

Mengairi Sekitar 50 Hektare Sawah Petani
Pembangunan kembali irigasi Kepala Bandar Gadang Siniair memiliki arti penting bagi masyarakat karena saluran tersebut mendukung pengairan lahan pertanian di dua jorong, yakni Siniair dan Damar Bancah.

Diperkirakan sekitar 50 hektare sawah masyarakat bergantung pada ketersediaan air dari jaringan irigasi tersebut. Dengan kembali mengalirnya air, para petani diharapkan dapat melanjutkan aktivitas pertanian mereka secara lebih baik.

Baca Juga:  Apresiasi Pemudik untuk Polresta Pati: Pelayanan Pospam Alun-alun Juwana Sangat Membantu

Ketersediaan air yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses pengolahan lahan, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman padi. Karena itu, pulihnya fungsi irigasi diharapkan mampu membantu petani kembali menggarap sawah mereka dan meningkatkan hasil produksi pertanian.

Selain mendukung perekonomian masyarakat, keberadaan irigasi ini juga diharapkan berkontribusi terhadap upaya menjaga ketahanan pangan di wilayah Nagari Malalak Selatan.

Wali Nagari Apresiasi Kerja Sama Semua Pihak
Wali Nagari Malalak Selatan, Amir Koto, B.Sc., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan kembali irigasi Kepala Bandar Gadang Siniair.

Menurutnya, keberhasilan penyelesaian pembangunan irigasi tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya para petani yang selama ini mengandalkan saluran tersebut untuk mengairi sawah mereka.

Ia berharap, dengan selesainya pembangunan dan kembali mengalirnya air irigasi, aktivitas pertanian masyarakat dapat berjalan kembali sehingga kebutuhan pangan dan perekonomian keluarga petani dapat lebih terjamin.
Amir Koto juga mengharapkan agar masyarakat

bersama-sama menjaga dan merawat saluran irigasi tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Harapan Baru bagi Petani Malalak Selatan
Selesainya pembangunan irigasi Kepala Bandar Gadang Siniair menjadi harapan baru bagi para petani setelah sebelumnya menghadapi dampak kerusakan akibat banjir bandang.

Dengan pulihnya aliran air yang mengairi sekitar 50 hektare sawah, masyarakat berharap lahan pertanian dapat kembali produktif dan kegiatan bercocok tanam berlangsung sebagaimana mestinya.

Masyarakat juga berharap pembangunan infrastruktur pertanian yang telah dilakukan pemerintah dapat terus memberikan manfaat nyata, terutama dalam membantu pemulihan kehidupan warga pascabencana.

Acara syukuran dan doa bersama tersebut ditutup dengan harapan agar seluruh upaya yang telah dilakukan membawa berkah bagi masyarakat, hasil pertanian semakin meningkat, serta hubungan kebersamaan antara pemerintah nagari, kelompok petani, tokoh masyarakat, dan seluruh warga semakin erat.

(Ar)

Related Post

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments