Ketua Tim Koalisi Nabire Maju Tepis Klaim Lawan Politik itu adalah penipuan Publik

- Redaksi

Selasa, 5 November 2024 - 05:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, CNN Indonesia,id
Rencana pengambilalihan Pelabuhan Nabire oleh Pelindo mengguncang masyarakat yang mengandalkan pelabuhan sebagai sumber utama mata pencaharian mereka. Ribuan warga, termasuk para lulusan lokal yang hidup dari pekerjaan pelabuhan, terancam kehilangan pekerjaan jika kebijakan ini terlaksana. Di tengah situasi genting ini, Anggota DPRD terpilih Dapil 1 Nabire, Imanuel Rumbewas, dengan tegas membantah klaim lawan politiknya yang menyebut bahwa pejabat lokal lainlah yang menolak Pelindo.

Dalam kampanye tertutup di Kampung Samabusa, kaka Manu menyampaikan klarifikasi penting di hadapan ratusan warga dan buruh TKBM, mengungkapkan bahwa ia sendiri yang membawa berkas penolakan Pelindo langsung ke Jakarta pada Agustus lalu, bukan pejabat yang disebut dalam rumor. “Kalau ada yang bilang lawan politik saya yang menandatangani dan membawa surat itu, itu bohong besar. Saya yang berjuang langsung ke kementerian, dan surat itu sudah dikembalikan ke pihak terkait,” ujar kaka manu di hadapan massa yang memadati pertemuan tersebut.

Ketegangan meningkat ketika kaka Manu mengungkapkan kekhawatirannya akan dampak besar jika Pelindo mengambil alih, yang menurutnya akan memangkas ribuan pekerjaan. “Saya besar dari pelabuhan ini, hidup saya dari sini. Ribuan orang akan kehilangan penghasilan jika Pelindo masuk. Ini bukan sekadar soal bisnis, ini menyangkut kehidupan masyarakat kita!” serunya, yang disambut dengan tepuk tangan dan sorak dukungan dari warga.

Baca Juga:  Menyamar Sebagai Pembeli, Sat Narkoba Polres Payakumbuh Ringkus Kurir Sabu Saat Antarkan Barang

kaka Manu mendesak masyarakat agar tidak tinggal diam. “Jika kita diam, pemerintah pusat akan berpikir tidak ada masalah. Jangan sampai kita kehilangan pelabuhan ini tanpa memperjuangkannya!” serunya dengan nada tegas. Kaka Manu juga menegaskan kepada Bupati dan Wakil Bupati bahwa masyarakat khususnya mereka yang bekerja di pelabuhan, sangat berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah untuk mempertahankan mata pencaharian mereka.

Para buruh TKBM yang hadir mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap rencana tersebut, sepenuhnya mendukung sikap tegas Imanuel yang berdiri bersama mereka dalam menolak kebijakan ini. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera bertindak demi melindungi pelabuhan yang telah menjadi tulang punggung ekonomi bagi keluarga-keluarga mereka selama bertahun-tahun.

Apakah ada komitmen yang kuat dari PT. Pelindo Terhadap Sekian Ribu Tenaga Kejra Bongkar Muat di Pelabuhan Nabire. Sebenarnya sederhana saja KSOP sebagai anak Papua harus bisa menjembatani dan memediasi pertemuan antara Perwakilan TKBM dan Perwakilan PBM dan Pihak rekanan. Agar tidak ada keributan seperti begini.

Banyak Doa dan Harapan Para Buruh TKBM dan Keluarganya Menaruh dan mengais sesuap Nasi dari Jasa Buruh Merka.
Perlu ada komunikasi antara Pemprov Papua Tengah, OPD Teknis Terkait, Pemda Nabire dan OPD Teknis Terkait bersma INKOP TKBM, PBM agar proses bongkar muat dan arus logistik dapat berjalan lancar di 8 kabupaten di provinsi Papua tengah

Dn-vp

Berita Terkait

SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim
Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir
Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh
Blok Masela: Ibarat Raksasa yang Dibangunkan, Apakah Rakyat Sudah Siap?
Pelepasan dan Perpisahan TK/PAUD Se-Nagari Malalak Selatan Berlangsung Meriah, Dukung Generasi Emas Masa Depan
Digenjot Kejar Target! Proyek Rp950 Juta Irigasi D.I Sicaung Sicincin Jadi Harapan Baru Warga Bebas Banjir Langganan
Progres 75%! Bendungan Irigasi Banda Pisang Korong Padang Lapai Ditarget Rampung Pekan Depan
Tinggal 20 Hari Lagi! Jembatan Gantung Sipisang-Sipinang 80% Rampung, Warga Korong Sipinang Sambut Harapan Baru
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:34

SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:57

Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:12

Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:33

Blok Masela: Ibarat Raksasa yang Dibangunkan, Apakah Rakyat Sudah Siap?

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:27

Pelepasan dan Perpisahan TK/PAUD Se-Nagari Malalak Selatan Berlangsung Meriah, Dukung Generasi Emas Masa Depan

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:57

Progres 75%! Bendungan Irigasi Banda Pisang Korong Padang Lapai Ditarget Rampung Pekan Depan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:08

Tinggal 20 Hari Lagi! Jembatan Gantung Sipisang-Sipinang 80% Rampung, Warga Korong Sipinang Sambut Harapan Baru

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:56

Seminar Edukasi Publik, Perkuat Kesadaran Hukum dan Integritas Peradilan, Mahasiswa Hukum UPN Menjadi Generasi Hukum Berintegritas

Berita Terbaru