Wamenag RI Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i S.H M.Hum Hadiri Peluncuran Buku “Reformasi Kepagian”

Kamis, 20 Februari 2025 - 02:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Sumut, CNN Indonesia.Id
Wakil Kementerian agama (Wamenag RI), hadiri acara peluncuran Buku yang berjudul , “Reformasi Kepagian” yang di selenggarakan di Fakultas Ilmu Budaya dan Sejarah (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU) Medan pada Rabu (19/02/2025) yang dimulai sekitar jam 14.00 wib.

Pada kesempatan itu Wamenag RI Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i S.H M.Hum menerima sertifikat yang diserahkan oleh penulis dr. Khairulsyah Nasution, Sp PD Aktivitas Mahasiswa dan juga Dewan Mahasiswa USU di era tahun 77/78.sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nya dalam mendukung kajian akademik dan kebudayaan di Indonesia.

Acara peluncuran Buku ini juga dihadiri para tokoh akademisi, pejabat pemerintah dan mahasiswa, serta masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap sejarah dan budaya Indonesia.

Dalam sambutan nya Dr. KH Romo R.Muhamad Syafi’i S.H.M.Hum mengatakan apresiasi yang tinggi terhadap Dr. Khaerulsyah Nasution Sp.P.D yang dinilai memberikan prespektif kritis dinamika sosial dan politik Indonesia.

” Buku ini sangat penting dalam memahami bagaimana revolusi di Indonesia berjalan dan bagaimana dampak terhadap masyarakat, saya berharap buku ini dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, peneliti serta masyarakat luas dalam melihat proses perubahan sosial yang terjadi di negeri ini”, ujar Romo Raden Muhammad Syafi’i.

Isi buku ” Reformasi Kepagian
Buku Reformasi Kepagian berisi analisis mendalam mengenai berbagai aspek perubahan sosial, politik dan budaya Indonesia pasca reformasi.Dr.Khairulsyah sebagai penulis, menguraikan berbagai tantangan yang muncul akibat reformasi yang dianggap terlalu dini atau matang secara sistemik.

Muncul nya, perubahan yang terjadi setelah reformasi membawa dampak besar terhadap struktur sosial dan pemerintahan, namun belum diiringi dengan kesiapan yang matang dari berbagai elemen masyarakat.Hal inilah yang menjadi salah fokus utama dalam buku nya dimana ia berusaha memberikan refleksi dan kritik konstruktif terhadap perjalanan reformasi di Indonesia.

” Reformasi memang membawa banyak perubahan positif, tetapi ada banyak tantangan yang muncul karena tidak kesiapan kita dalam menghadapi nya.Buku ini mencoba mengajak kita semua untuk melihat reformasi secara lebih objektif, bukan hanya sebagai sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga sebagai proses yang masih berlangsung hingga saat ini,” jelas Dr Khahaerulsyah dalam sesi pemaparan buku tersebut.

Baca Juga:  Dihadapan Gubernur Sumbar YTPK IASMA 1 Landbouw Nyatakan Terus Bergerak

Dukungan terhadap Kajian Akademik

Peluncuran buku ini juga menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya kajian akademik dalam memahami sejarah dan kebudayaan.Fakultas Ilmu Budaya dan Sejarah USU sebagai tuan rumah acara ini menyatakan komitmen nya dalam terus mendorong penelitian dan diskusi ilmiah yang dapat memberikan wawasan baru masyarakat.

Selain itu Wamenag RI juga menekankan bahwa kajian sejarah dan budaya memiliki peran penting dalam membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang identitas bangsa.Ia berharap lebih banyak akademisi dan penulis yang berani mengangkat topik – topik kritis seperti yang dilakukan oleh Dr Khaerulsyah.

“Sejarah dan budaya adalah akar dari peradaban kita Tanpa pemahaman yang baik kita bisa kehilangan arah dalam membangun masa depan.Oleh karena itu, saya saya sangat mendukung inisiatif seperti ini dan berharap lebih banyak karya akademik yang lahir dari perguruan tinggi di Indonesia,” tambahnya.

Antusiasme Peserta dan Harapan ke Depan

Acara peluncuran buku ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan penulis, akademisi, serta tamu undangan.Banyak peserta yang antusias mengajukan pertanyaan dan memberikan tanggapan terhadap isi buku, menunjukkan bahwa tema yang di angkat memiliki relevansi yang kuat dengan kondisi saat ini.

Diharapkan, buku Referensi Kepagian dapat menjadi bahan kajian yang bermanfaat bagi berbagai kalangan, terutama mahasiswa, peneliti, serta pengambil kebijakan. Selain itu, peluncuran buku ini juga diharapkan dapat memicu diskusi lebih luas mengenai perjalanan reformasi di Indonesia dan bagaimana arah perubahan yang sebaiknya diambil ke depan.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk Wamenag RI, kajian akademik seperti ini diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam memahami serta membangun bangsa yang lebih baik.

(M.SN)

Berita Terkait

Komitmen “Ganti Untung” Menteri ESDM di Blok Masela Dipertanyakan
Kasat Lantas Polresta Bukittinggi Turut Amankan Jalur Car Free Day HUT Kodam
Satgas TMMD ke-129 Terus Kebut Pengecoran di Simauang Hilia
Satgas TMMD ke-129 Percepat Penyelesaian RTLH Nan Tujuah
Pengerasan Jalan Kelok Kandih Patamuan Dikebut Tahun Ini
BTN dan GARPU NasDem Sumbar Sinergi, Dukung UMKM Lewat Sosialisasi Program Unggulan
Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Kecamatan Lingga Bayu: Respon Tegas Aduan Masyarakat Terkait Kafe Joring
Respon Cepat Forkopimda Atas Keresahan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran Norma Agama dan Hukum

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:09

Komitmen “Ganti Untung” Menteri ESDM di Blok Masela Dipertanyakan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:33

Kasat Lantas Polresta Bukittinggi Turut Amankan Jalur Car Free Day HUT Kodam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:49

Satgas TMMD ke-129 Terus Kebut Pengecoran di Simauang Hilia

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:43

Satgas TMMD ke-129 Percepat Penyelesaian RTLH Nan Tujuah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:35

Pengerasan Jalan Kelok Kandih Patamuan Dikebut Tahun Ini

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:59

Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Kecamatan Lingga Bayu: Respon Tegas Aduan Masyarakat Terkait Kafe Joring

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:56

Respon Cepat Forkopimda Atas Keresahan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran Norma Agama dan Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:17

Penyelenggaraan infrastruktur jalan Padang Mungka – Padang Jopang Hampir Rampung

Berita Terbaru