Perempuan Cantik Sebagai Bandar Besar Narkoba, Berhasil di lipat Timsus Polres Dompu

- Redaksi

Jumat, 14 Maret 2025 - 13:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dompu, NTB, CNN Indonesia.id – Teka teki sosok perempuan cantik sebagai bandar Narkoba di kampung rawan Narkoba yang bercokol di Kelurahan Bali satu akhirnya terkuak juga.

Konsisten terhadap Komitmenya selama ini Satuan Resnarkoba Polres Dompu berhasil membongkar jaringan Narkotika di kampung rawan Narkoba dengan nyata.

Operasi besar-besaran Satresnarkoba Polres Dompu akhirnya berhasil melibas the Big Quen Narkoba bersama kami tangan nya, yang selama ini licin dan sulit tersentuh karena di duga merasa ada bekingan kuat dari oknum aparat.

Terduga bandar perempuan berinisial AY, sudah lama menjadi target utama dalam peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Dompu, akhirnya tumbang bersama kaki tangannya, ADR, papar Kasat Narkoba dengan bangga.

Kedua pelaku yang selama ini dikenal sebagai pengendali besar di wilayah Kampung Rawan Narkoba Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, tak lagi bisa menghindar dari jeratan timsus Satnarkoba dan bakal di jerat dengan sangsi hukum yang berat pula, jelas Sofyan.

Operasi yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Iptu Muhamad Sofyan Hidayat bersama KBO Resnarkoba Ipda Sumaharto membuktikan ketegasan Polres Dompu dalam menumpas siapapun penjahat narkoba.

“Penangkapan ini bukan sekadar pengungkapan biasa, tetapi menjadi pukulan telak bagi jaringan narkoba yang telah lama menguasai wilayah ini sebagai sentral Peredaran dan market Narkotika yang sohor,” bebernya.

Penggerebekan dilakukan di dua lokasi yang saling terhubung, yaitu rumah ADR dan rumah AY. Tim yang telah menyusun strategi matang bergerak cepat setelah mendapatkan kepastian bahwa target berada di lokasi tersebut.

Kronologis penangkapan terduga pelaku menurut Sofyan, bahwa TKP pertama: Rumah ADR menjadi sasaran awal. Saat tim masuk, ADR yang menyadari kedatangan polisi langsung panik dan mencoba melarikan diri dengan naik ke plafon rumah. Namun, dalam usahanya kabur, ia terjatuh dan masih berusaha membuka jendela untuk melompat ke rumah AY, namun petugas dengan sigap membekuknya sebelum berhasil kabur.

Dari penggeledahan, ditemukan 24 klip sabu-sabu seberat 4,50 gram (netto) yang sempat ia buang ke atas plafon.

Setelah memastikan tidak ada lagi barang bukti tersembunyi di lokasi pertama, tim langsung bergerak ke TKP kedua, yaitu rumah AY. Polisi menduga AY adalah dalang utama dalam peredaran narkoba di wilayah ini. Namun, saat penggerebekan, AY menggunakan taktik lama dengan berpura-pura sakit dan berbaring di tempat tidur.

“Pola terduga AY sudah di baca dengan cermat oleh petugas dan tidak mau terkecoh dengan sandiwaranya,” ujar Kasat Narkoba.

Aksi Penggeledahan tetap dilakukan dengan pengawasan ketat, hingga akhirnya ditemukan bungkusan sabu yang disembunyikan di antara dua kulkas di dapur dan barang bukti yang dapat di temukan BB netto 0.18 gram.

Baca Juga:  Masyarakat Kabupaten Siak Sambut Pemimpin Baru

Meskipun AY mencoba berkelit dan tidak mengakui barang bukti tersebut miliknya, polisi tetap membawanya bersama tiga orang lainnya yang berada di rumah saat penggerebekan.

Aksi penggerebekan ini mendapat atensi besar dari Kapolres Dompu, AKBP Zulkarnain, S.IK, yang turun langsung ke lokasi bersama Wakapolres KOMPOL Heru Windiarto, SH. Kehadiran petinggi Polres Dompu di TKP menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di wilayahnya.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku narkoba di Dompu. Jaringan mereka akan kami kejar hingga ke akar-akarnya. Kami juga meminta masyarakat untuk terus bekerja sama dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan terkait narkotika,” tegas AKBP Zulkarnain.

Dari hasil pengungkapan ini, polisi berhasil menyita barang bukti yang cukup signifikan, yaitu:
– 16,07 gram sabu-sabu (brutto), 4,68 gram (netto)
– Dua dompet berisi puluhan klip sabu
– Uang tunai Rp 2.715.000
– Dua unit handphone iPhone
– Tiga pria yang turut diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut

Jumlah dan cara penyimpanan barang bukti menunjukkan bahwa jaringan ini bukan pemain kecil. Mereka memiliki sistem yang rapi, dengan rumah AY dan ADR memiliki akses pintu tersembunyi yang memungkinkan peredaran narkoba berjalan mulus tanpa terdeteksi.

Jaringan yang Lama Dicari, Akhirnya Jebol!
Menurut penyelidikan awal, ADR berperan sebagai kaki tangan yang bertugas mengedarkan sabu dalam skala lebih kecil, sementara AY adalah bandar besar yang menjadi pengendali utama. Keberadaan pintu rahasia antara rumah mereka memperlihatkan bagaimana mereka telah lama menjalankan bisnis haram ini dengan strategi yang matang. Namun, secerdik apa pun mereka, kepiawaian tim gabungan Satresnarkoba dan Timsus Berantas Narkoba Polres Dompu tetap mampu menumbangkan mereka.

Kini, AY dan ADR telah dibawa ke Polres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga tengah melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar di balik mereka. Apakah mereka hanya bagian dari rantai kecil dalam jaringan narkoba yang lebih luas?
Yang jelas, dengan tertangkapnya dua tokoh kunci ini, peredaran narkoba di Dompu mengalami guncangan besar. Tapi perang belum selesai!

Kasat Narkoba Polres Dompu Iptu Sofyan menegaskan perang terhadap Narkoba belum usai, yang pasti tidak ada tempat bagi penjahat narkoba di Bumi Nggahi Rawi Pahu, pungkas Kasat Narkoba via kasi humas Polres Dompu. Jurnalis, Rdw/ddo.

Berita Terkait

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April
Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG
Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK
Kunker Bupati Tapanuli Utara di Kecamatan Parmonangan, Perkuat Pelayanan dan Pemulihan Pascabencana di Wilayah Terpencil
Warga Aceh Timur Blokade Perkebunan Sawit, Negara Diuji di Lapangan
Idul Fitri1447 H Momentum Memperkuat Iman
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Kamis, 16 April 2026 - 06:09

Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Rabu, 15 April 2026 - 13:41

Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG

Rabu, 15 April 2026 - 03:46

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK

Selasa, 14 April 2026 - 07:29

Warga Aceh Timur Blokade Perkebunan Sawit, Negara Diuji di Lapangan

Senin, 13 April 2026 - 08:34

Idul Fitri1447 H Momentum Memperkuat Iman

Senin, 13 April 2026 - 07:22

Kami Sudah Minta Tolong”: Anak Meninggal, Keluarga Soroti Penanganan di Puskesmas Mesjid Raya Aceh Besar

Berita Terbaru