Diduga Kepala Gudang Bulog Setabat Menjual Beras Bulog Tampa RPK

- Redaksi

Sabtu, 14 September 2024 - 13:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat ( Sumut ) CNN Indonesia.id
Kepala gudang Bulog Setabat di duga mengambil ke untung pribadi dengan mengeluarkan beras Bulog tampa ada RPK nya
Ikatan Pedagang Pasar Baru Stabat ( IPPABAS ) Langkat melakukan Audiensi ke Ka.Pincab Bulog Medan terhadap diduga adanya penyimpangan penyimpangan pendistribusian beras SPHP di Gudang Bulog Stabat, IPPABAS menerima laporan dari beberapa RPK yang ada khususnya para pedagang yang memiliki RPK mengatakan kecewa atas perlakuan ka.Gudang Bulog Stabat alias DD, yang tutup mata dengan RPK RPK siluman.

dengan mudah menjual beras sebanyak banyaknya, padahal setiap RPK sesuai dengan ketentuan berlaku hanya mendapatkan beras sebanyak 2Ton, namun yangterjadi dilapangan ditemukan pedagang yang tidak memiliki RPK mendapatkan beras Bulog melebihi dari ketentuan sebagai RPK, ini ada apa, dari mana mereka peroleh beras SPHP sebanyak itu kalau tidak dari RPK RPK siluman itu.

Baca Juga:  Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi

ada apa ini yang dilakukan oleh Ka. Gudang Bulog Stabat alias DD, cetus Ketua IPPABAS H Nardi di sela sela kegiatan nya sehari hari di Pasar Stabat, iya mengatakan untuk apa pedagang mengurus RPK dengan segala persyaratan dan aturan harus dimiliki,akan tetapi mereka yang tidak punya RPK segampang itu mendapat beras SPHP,

Tentunya ini disebabkan ada yang memiliki RPK tapi tidak sanggup menjual berasnya. IPPABAS setabat meminta kepada KepalaPimpinab.Cabang Bulog Medan untuk menindak tegas Kepala Gudang Bulog Stabat yang diduga melakukan penyimpangan, karena beras SPHP ini adalah beras Pemerintah yang di distribusikan melalui RPK RPK yang ditunjuk oleh Pimpinan Bulog Medan
Dalam kesempatan audiensi tersebut IPPABAS juga menyerahkan bukti bukti yang ada.

(Ms.Lim)

Berita Terkait

Polsek Lingga Bayu Intensifkan Himbauan Stop PETI di Eks M3 Tapus, Warga Diminta Patuhi UU Minerba
Madina Jangan Hanya Jadi Penonton”: Publik Soroti Lemahnya Visi Industri dan Arah Ekonomi Daerah
PATHIL FC Menang Tipis 1-0 atas Saroha FC di Turnamen Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat 2026
Kato Nan Ampek dan Pragmatik Inggris: Saat Anak Nagari Belajar Seni Berkomunikasi
Khaidir Nst, SH., A.Ptnh, angkat bicara Terkait Eks BPN Madina
Normalisasi Batang Anai Anduriang Dibahas di Rapat Paripurna, Bunda Endarmy Temui Wagub Vasko Ruseimy
Bertemu Wali Kota Wesly, Pimpinan IPK dan PP Sepakat Jaga Kondusivitas, Dukung Pemerintahan, dan Tingkatkan Toleransi di Pematangsiantar
Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Wilayah Tombang Mulai Menuai Sorotan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:38

Polsek Lingga Bayu Intensifkan Himbauan Stop PETI di Eks M3 Tapus, Warga Diminta Patuhi UU Minerba

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:12

Madina Jangan Hanya Jadi Penonton”: Publik Soroti Lemahnya Visi Industri dan Arah Ekonomi Daerah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:10

PATHIL FC Menang Tipis 1-0 atas Saroha FC di Turnamen Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:14

Kato Nan Ampek dan Pragmatik Inggris: Saat Anak Nagari Belajar Seni Berkomunikasi

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:07

Khaidir Nst, SH., A.Ptnh, angkat bicara Terkait Eks BPN Madina

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:56

Bertemu Wali Kota Wesly, Pimpinan IPK dan PP Sepakat Jaga Kondusivitas, Dukung Pemerintahan, dan Tingkatkan Toleransi di Pematangsiantar

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:02

Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Wilayah Tombang Mulai Menuai Sorotan

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:14

Kantor Imigrasi Agam Proses Deportasi WNA Malaysia Usai Jalani Hukuman Narkotika

Berita Terbaru