Jangan Gadaikan Masa Depan Tanimbar Demi Uang, Ini Pesan Politik dr. Boy Uwuratuw

- Redaksi

Sabtu, 28 September 2024 - 08:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saumlaki, CNN Indonesia.id –
Jelang Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Bakal Calon Bupati, dr Julianus Aboyaman Uwuratuw (dr.Boy) mengajak masyarakat kepulauan Tanimbar untuk menolak money politik, yang dimainkan bakal calon lain untuk merusak politik dan masa depan Tanimbar

Hal ini dikatakannya saat melakukan safari politik di kecamatan Selaru, dimana dirinya sebagai bakal calon Bupati mengajak masyarakat untuk tidak memilih bakal calon yang maju dengan mengandalkan uang

” Siapapun jika datang memberikan 500 ribu atau satu juta rupiah tolak dia!!. Mengapa harus tolak, yang punya uang itu masyarakat namun masyarakat disuguhi praktek politik uang yang nanti buat masyarakat semakin susah,” ungkap Boy saat bersua dengan masyarkat Kepulauan Tanimbar yang berada di Kecamatan Selaru, belum lama ini.

Baca Juga:  Tiba di Kaltim, Menteri AHY Akan Ikuti Sidang Kabinet Paripurna Pertama Bersama Presiden di IKN

Selain itu, Boy juga mengajak masyarakat untuk lebih mengenal siapa calon Bupati tersebut dengan visi misi yang nantinya membangun Tanimbar bukan malah bikin susah Tanimbar.

” Kalau ada yang datang ke bapak ibu tolong cek apa visi dan misinya yang akan di bawah saat memimpin Tanimbar nanti. Jang karena uang kita gadaikan harga diri kita selama 5 tahun kedepan.

Berikutnya, jika dia selama menjadi anggota DPRD, selama dia menjadi ASN bahkan pejabat yang tak pernah turun melihat bapak ibu sekalian maka harus dengan pikiran terbuka menentukan pilihan.

Kita sudah harus belajar dari kemiskinan ekstrem yang kita alami sekarang ini, karena kesalahan kita pada pilkada sebelumnya akhirnya kita yang susah sendiri,”cetusnya.
(AM).

Berita Terkait

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir
Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan
Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang
Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan
Jalan Elak dan Gedung Kantor Bupati Aceh Timur Dilaporkan ke Kejari
Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan
Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir

Senin, 16 Maret 2026 - 09:23

Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan

Senin, 16 Maret 2026 - 03:49

Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang

Senin, 16 Maret 2026 - 02:46

Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:48

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:54

Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:52

Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:51

DPRD Madina Diuji: Berani Bela Tanah Ulayat atau Diam di Balik Meja Kekuasaan

Berita Terbaru