Dorong Transformasi Project Desa Digital, Matakus Dan Kelaan Jadi Desa Percontohan di Tanimbar

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanimbar, Maluku, CNN Indonesia.id
Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar terus menunjukkan komitmennya dalam membangun wilayah berbasis teknologi digital, seiring dengan langkah inovatif yang diambil pada 100 hari kerja pertama Bupati Ricky Jauwerissa dan Wakil Bupati dr. Juliana Ch. Ratuanak. Dua desa, yakni Desa Matakus dan Desa Kelan, resmi ditetapkan sebagai Payung Project Desa Digital yang menjadi pilot program digitalisasi desa di Bumi Duan Lolat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Julius F. Batlayery, mengungkapkan bahwa langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam regulasi tersebut, inovasi menjadi pilar utama dalam peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, termasuk melalui pendekatan pembangunan berkelanjutan yang berbasis teknologi.

“Digitalisasi desa bukan sekadar program, tapi sebuah lompatan besar menuju tata kelola pemerintahan desa yang transparan, responsif, dan berbasis data,” tegas Batlayery dari ruang kerjanya, pada Rabu (18/6/2025).

Ia menjelaskan, melalui Payung Project Desa Digital, pemerintah berharap terciptanya tata kelola yang lebih akuntabel, akses informasi publik yang lebih cepat dan luas, peningkatan kapasitas ekonomi desa, promosi potensi lokal, serta penguatan literasi digital masyarakat.

Baca Juga:  Pj. Bupati Langkat: Lulusan Akbid Harus Berikan Pelayanan Kesehatan Prima kepada Masyarakat

Program ini, lanjut Batlayery, juga membuka peluang partisipasi aktif masyarakat desa dalam pembangunan. Kehadiran infrastruktur digital diharapkan mampu menjembatani kesenjangan informasi antara wilayah pusat dan daerah, sekaligus menciptakan ekosistem digital yang sehat dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa program ini tidak berhenti hanya di dua desa awal. Desa-desa lainnya akan mengikuti proses bertahap, dengan memantau perkembangan dan keberhasilan dari Matakus dan Kelan sebagai titik awal. Pemerintah akan terus mendorong kesiapan desa-desa lain untuk menjadi bagian dari transformasi digital di masa mendatang.

Sebagai bentuk komitmen, Kepala Divisi Badan Usaha Bakti dari Kementerian Komunikasi dan Informatika dijadwalkan akan mengunjungi Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada 23 Juni 2025. Kunjungan ini akan difokuskan pada peninjauan langsung ke Desa Matakus dan Desa Kelan, sebagai bahan presentasi kepada kementerian guna memastikan kelayakan dan kesiapan desa sebagai pusat proyek digital nasional.
(AM).

Berita Terkait

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir
Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan
Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang
Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan
Jalan Elak dan Gedung Kantor Bupati Aceh Timur Dilaporkan ke Kejari
Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan
Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 09:27

Penghujung Ramadan 1447 H: Pemudik Diminta Waspada Melintasi Jalinsum Jembatan Merah – Simpang Gambir

Senin, 16 Maret 2026 - 09:23

Dituding Salah Gunakan Keuangan, Dirut PDAM Paparkan Kondisi Keuangan Perusahaan

Senin, 16 Maret 2026 - 03:49

Bupati Tapanuli Utara Pimpin Apel Gabungan, Tekankan Integritas dan Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Panjang

Senin, 16 Maret 2026 - 02:46

Emak-emak di Takengon Lempari Kantor Leasing, JWI Aceh Timur Desak Teguran Pemerintah

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:48

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Tuha Peut dalam Dokumen Dana Desa di Banda Alam Dipersoalkan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:54

Jangan Coba-coba Menekan Pers: Wartawan Bukan Boneka Kekuasaan

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:52

Tokoh Mandailing Desak DPRD Madina Jangan Lagi Abaikan Perda Tanah Ulayat: “Ini Hak Adat, Bukan Sekadar Wacana”

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:51

DPRD Madina Diuji: Berani Bela Tanah Ulayat atau Diam di Balik Meja Kekuasaan

Berita Terbaru