Ketua Kosgoro 1957 Tanimbar Minta Gubernur Maluku Segera Tertibkan Pelabuhan PPI Ukurlaran Saumlaki

- Redaksi

Selasa, 24 Juni 2025 - 01:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanimbar, Maluku, CNN Indonesia.id –
Pelabuhan PPI ukurlaran Saumlaki mulai di fungsikan kurang lebih sembilan bulan. Sejak diresmikan langsung oleh Mentri kelautan Sakti Wahyu Trenggono, pada Kamis (5/9/2024). pelabuhan tersebut hingga saat ini masih dalam status pemeliharaan selama satu tahun.

Sesuai data yang di rampung media ini di duga kuat pelabuhan PPI sudah sering di fungsikan sebagai tempat tambatan kapal pengangkut material, barang maupun kendaraan yang telah di komersialkan oleh kepala perwakilan PPI Saumlaki alias (Resmi).

Saat dilakuku investigasi secara langsung melihat muatan pada kapal Tongkang tersebut terdapat Tiga mobil diantaranya Satu mobil Pic Up, Dua mobil angkot, dua mobil tronton, dan mesin PLN UP3 Saumlaki. Dan disaat itu juga ada tronton yang muat 1 eksavator parkir dipelabuhan

Kepala perwakilan PPI Saumlaki (Resmi) saat di datangi Tim Media dan di mintai keterangannya dengan raut wajah panik hendak membenarkan aktivitas bongkar muat tertanggal 6 Juni itu atas ijinnya

“Pemanfaatan Pelabuhan PPI bukan hanya di khususkan sesuai peruntukannya saja, seperti tempat penyandaraan kapal ikan atau bongkar muat ikan namun pelabuhan ini juga bisa di fungsikan bongkar muat jenis barang lainnya (non perikanan) berhubung ada tarif biayanya bagi pengguna pelabuhan yang hasilnya dari biaya itu di kirimkan langsung secara online ke negara” ujarnya

Ia pun menambahkan, “berhubung status pelabuhan masih dalam pemeliharaan sehingga saat berkordinasi dengan pihak kontraktor yang menangani pekerjaan pelabuhan di maksud menguatkan niat kalau barangnya dengan berat 20 ton bisa di tampung di pelabuhan.” tandas Resmi

Adapun informasi tambahan dari sumber terpercaya yang tak mau namanya di sebut diduga kuat kepala perwakilan PPI ukurlaran Resmi
terlibat langsung bersama oknum berwenang dalam konspirasi kejahatan terstruktur selain bongkar muat barang di luar perikanan pelabuhan di maksud juga di fungsikan sebagai tempat bongkar muat BBM ilegal

Baca Juga:  Tuai Apresiasi, Disertasi Dirjen PPTR Menambah Kekuatan Kementerian ATR/BPN dalam Praktik dan Akademik

Rasa kepedulian pun muncul dari salah satu tokoh muda Tanimbar Fransiskus Rangkore saat di temui media ini di Caffe Nass, Sabtu 23/6/25. menuturkan, pihak pemerintah provinsi sesuai kewenangannya diminta segera melakukan pengawasan secara khusus, serta penertiban pelabuhan PPI ukurlaran menghindari konspirasi terstruktur yang memanfaatkan kondisi demi kepentingan pribadinya saja. Tutur Rangkore

Fransiskus yang juga menjabat sebagai Ketua Kosgoro 1957 Kepulauan Tanimbar menilai, Penertiban tersebut merupakan kewajiban hukum yang harus di laksanakan oleh pihak Pemerintah provinsi sesuai dengan amanat perundang – undangan yang berlaku

“Secara normatif Saya melihat ada sanksi hukum menanti pihak pemerintah provinsi maluku jika tidak melaksanakan penertiban PPI Ukurlaran, yakni sanksi administratif maupun sanksi pidana, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa
harus tegas. jika di biarkan, tentu akan berdampak negatif pada kewajiban gubernur” tegas Rangkore

Ia menjelaskan kewajiban tersebut merujuk pada UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah, yang mengatur tentang pembagian kewenangan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota

Selain itu, dasar hukum lainnya adalah UU nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan, serta peraturan pemerintah nomor 27 tahun 2021 yang mengatur tentang penyelenggaraan pelabuhan perikanan, termasuk pelabuhan pendaratan ikan (PPI)

“Dengan dasar hukum itulah Saya meminta kepada Gubernur Maluku segera melakukan pengawasan serta penertiban di PPI ukurlaran saumlaki bila terdapat keganjalan sesuai temuan media perlu di tindak tegas secara hukum agar ada efek jerah bagi mereka yang sengaja melakukan kegiatan di luar dari perundang – undangan yang berlaku” pungkas Fransiskus

Terkait hal tersebut perlu ada perhatian serius, selaku anak Tanimbar dalam waktu dekat saya akan bertemu langsung melaporkan kondisi yang terjadi pada PPI ukurlaran Saumlaki itu ke pihak kementerian kelautan dan perikanan (KKP) di Jakarta. Tutupnya
(Bayu)

Berita Terkait

Kapolsek Lingga Bayu Salurkan Santunan Sembako kepada Lansia di Desa Bonca Bayuon
Wabup Tanimbar Resmi Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026
Publik Minta Dugaan Pungli di Puskesmas Peureulak Segera Diusut
“Hanya Orang yang berani gagal, dapat Meraih Keberhasilan Besar”
Masyarakat Mendukung Penindakan Gakkum Lalu lintas Polresta Bukittinggi, Tidak Ada Pungli
Membangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Kawasan Timur Indonesia
Fathil FC Patiluban Hilir Tampil Perkasa! Taklukkan Baringin Jaya 2-0 dan Sabet Gelar Juara Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Forkopimcam dan Pelajar Lingga Bayu Teguhkan Semangat Persatuan Bangsa
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:11

Kapolsek Lingga Bayu Salurkan Santunan Sembako kepada Lansia di Desa Bonca Bayuon

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:13

Wabup Tanimbar Resmi Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:07

Publik Minta Dugaan Pungli di Puskesmas Peureulak Segera Diusut

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:59

“Hanya Orang yang berani gagal, dapat Meraih Keberhasilan Besar”

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:43

Masyarakat Mendukung Penindakan Gakkum Lalu lintas Polresta Bukittinggi, Tidak Ada Pungli

Senin, 1 Juni 2026 - 07:07

Fathil FC Patiluban Hilir Tampil Perkasa! Taklukkan Baringin Jaya 2-0 dan Sabet Gelar Juara Mahasiswa CUP I Se-Pantai Barat

Senin, 1 Juni 2026 - 04:12

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Forkopimcam dan Pelajar Lingga Bayu Teguhkan Semangat Persatuan Bangsa

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:39

Anak Sikolah Radjo Baralek Gadang, Alumni SMAN 2 Bukittinggi Peringati 170 Tahun Sekolah

Berita Terbaru