Aceh, CNN Indonesia.id-
Tokoh masyarakat Aceh, Razali alias Nyakli Maop, mendesak Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) untuk meminta Presiden Prabowo Subianto agar memberlakukan hukuman mati bagi koruptor kelas kakap.
Menurut Nyakli, Aceh sebagai daerah istimewa dan dikenal dengan julukan Serambi Mekah, seharusnya menjadi contoh dalam penegakan hukum yang tegas dan tanpa pandang bulu.
> “Korupsi di Aceh sudah sangat mengkhawatirkan. Jika dibiarkan, rakyat yang akan terus menjadi korban. Hukuman mati adalah jalan paling efektif memberi efek jera,” ujar Nyakli dalam keterangan tertulis, Rabu (10/9).
Ia juga meminta Presiden Prabowo mengirimkan tim khusus dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindaklanjuti kasus-kasus korupsi di Aceh, khususnya di wilayah Aceh Timur.
Nyakli menilai, peran masyarakat sipil, media, dan lembaga swadaya masyarakat perlu diperkuat agar pengawasan terhadap praktik korupsi berjalan lebih efektif.
“Restu Presiden kepada Gubernur Aceh akan menjadikan Aceh sebagai daerah percontohan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia,” tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam wawancara dengan sejumlah pemimpin redaksi media nasional pada April 2025 menyatakan keberatan atas wacana hukuman mati bagi koruptor. Menurutnya, hukuman mati bersifat final dan tidak memberi ruang koreksi jika terjadi kekeliruan dalam proses peradilan.
(Rasyidin)
















