Kunjungi Kabupaten Aceh Utara, Peserta Pelatihan Kepemimpinan II Angkatan XXIV Tahun 2025 LAN Aceh Berikan Rekomendasi

- Redaksi

Kamis, 18 September 2025 - 03:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhoksukon, CNN Indonesia.id  – Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIV Tahun 2025 yang diselenggarakan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Aceh melakukan visitasi ke Kabupaten Aceh Utara pada tanggal 19 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai kondisi riil pembangunan desa sekaligus merumuskan rekomendasi strategis guna mendukung percepatan pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi lokal.

Peserta PKN II berasal dari berbagai instansi pemerintah, baik kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah, sehingga kunjungan ini membawa beragam perspektif dan pengalaman birokrasi. Visitasi dilakukan secara daring dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara bersama para Asisten serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah dan perwakilan BPS Aceh Utara.

Dalam diskusi yang berlangsung penuh kehangatan, terdapat informasi adanya kendala mendasar yang masih dihadapi Aceh Utara. Salah satu kendala adalah tingkat Angka kemiskinan tercatat 16,11% atau setara 104.490 jiwa, sehingga menjadikan Aceh Utara sebagai salah satu daerah yang tinggi angka kemiskinan. Keterlibatan tenaga kerja lokal pada industri besar seperti PT Pupuk Iskandar Muda dan PT Arun LNG juga masih rendah, sementara program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dinilai belum sepenuhnya terintegrasi dengan prioritas pembangunan daerah.

Selain itu, keterbatasan infrastruktur, seperti jalan produksi, irigasi, serta akses desa yang kerap terisolir akibat banjir, turut menghambat produktivitas dan distribusi hasil pertanian. Dana desa yang seharusnya diarahkan untuk pemberdayaan ekonomi sebagian besar masih terserap untuk pembangunan fisik semata.

Baca Juga:  Aceh Kaya Sumber Daya Alam, Tapi Lapangan Kerja Masih Terbatas

Meski demikian, Aceh Utara juga memiliki modal besar dalam sektor perkebunan (sawit, pinang, kakao, karet, kelapa), perikanan, hingga wisata alam dan religi. Jika dikelola melalui pendekatan hilirisasi, digitalisasi, dan penguatan kelembagaan ekonomi desa seperti Badan Usaha Milik Gampong (BUMG), sektor-sektor tersebut berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Peserta PKN II LAN Aceh kemudian memberikan sejumlah rekomendasi prioritas. Pertama, pembangunan infrastruktur yang adaptif untuk mendukung aksesibilitas dan mitigasi bencana. Kedua, penguatan kelembagaan ekonomi desa seperti BUMG dan koperasi agar mampu berperan sebagai offtaker produk lokal. Ketiga, pengembangan sektor unggulan cepat tumbuh seperti perikanan tambak, industri hilir pinang, serta wisata berbasis masyarakat. Keempat, percepatan digitalisasi ekonomi desa melalui literasi digital, pemasaran online, dan perluasan jaringan internet. Kelima, diversifikasi sumber daya alam secara berkelanjutan, termasuk pemanfaatan hutan non-kayu dan pengelolaan migas berbasis regulasi yang berpihak pada masyarakat.

Selain itu, rekomendasi juga menekankan pentingnya sinergi lintas OPD dalam melaksanakan program pemberdayaan, kemitraan pentahelix yang melibatkan pemerintah, swasta, perguruan tinggi, dayah, media, serta komunitas digital, serta penguatan kapasitas SDM lokal melalui program vokasi dan pendampingan UMKM.

Melalui kegiatan visitasi, peserta berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dapat memanfaatkan rekomendasi tersebut sebagai masukan konstruktif dalam penyusunan kebijakan. Dengan kepemimpinan yang visioner, tata kelola yang transparan, dan kolaborasi multipihak, Aceh Utara diyakini mampu mempercepat transformasi ekonomi sekaligus menurunkan angka kemiskinan secara berkelanjutan.

(Hms)

Berita Terkait

DPRD Kabupaten OKI Gelar Rapat Paripurna Perubahan
KNPI Tanimbar Berharap Presiden Prabowo Hadir di Groundbreaking Blok Masela
Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar
Dorong Swasembada Pangan Kadis Pertanian KKT Sebut Harus Kurangi Ketergantungan Impor Beras
Kelompok Tani KWT Makmur Nagari Malalak Selatan Terima Bantuan Bibit Jagung untuk Mendukung Program Nagari Mandiri Pangan 2026
Forkopimda Maluku Tiba di Lermatang: Kawal Proyek Strategis Blok Masela
Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III TPQ Al Hidayah Malalak Selatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru
LMAT Ancam Hentikan Groundbreaking Blok Masela Jika Hak Masyarakat Tak Dipenuhi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:00

DPRD Kabupaten OKI Gelar Rapat Paripurna Perubahan

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:57

KNPI Tanimbar Berharap Presiden Prabowo Hadir di Groundbreaking Blok Masela

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:10

Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:06

Dorong Swasembada Pangan Kadis Pertanian KKT Sebut Harus Kurangi Ketergantungan Impor Beras

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:00

Kelompok Tani KWT Makmur Nagari Malalak Selatan Terima Bantuan Bibit Jagung untuk Mendukung Program Nagari Mandiri Pangan 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:22

Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III TPQ Al Hidayah Malalak Selatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:35

LMAT Ancam Hentikan Groundbreaking Blok Masela Jika Hak Masyarakat Tak Dipenuhi

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:34

SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim

Berita Terbaru

Nasional

DPRD Kabupaten OKI Gelar Rapat Paripurna Perubahan

Jumat, 3 Jul 2026 - 13:00