Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Cot Asan, Aceh Timur: Diduga Akibat Kompor Gas

- Redaksi

Rabu, 29 Oktober 2025 - 00:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur, CNN Indonesia.id-
Satu unit rumah milik pasangan Ridwan dan Dahlia, warga Desa Cot Asan, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, hangus dilalap api pada Minggu (26/10/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, api pertama kali muncul dari dapur rumah korban dan diduga berasal dari kompor gas yang lupa dimatikan. Kobaran api dengan cepat merembet ke seluruh bagian rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu.

Petugas pemadam kebakaran Aceh Timur, dibantu aparat kepolisian dan warga setempat, tiba di lokasi beberapa menit setelah laporan diterima. Upaya pemadaman berlangsung sekitar 30 menit sebelum api berhasil dikendalikan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh isi rumah ludes terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 50 juta.

Baca Juga:  Kejari KKT Gelar Kerja Sama Dengan Dishub Soal Tata Kelola Program Strategis

Pemerintah gampong dan pihak kecamatan telah menyalurkan bantuan darurat kepada korban berupa kebutuhan pokok dan pakaian.

Sementara itu, Anggota DPP Badan Advokasi Indonesia (BAI), Agus Naini, mengimbau pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya kebakaran rumah tangga.

> “Kami mendorong agar pemerintah segera menyalurkan bantuan dan melakukan sosialisasi tentang keamanan penggunaan peralatan rumah tangga, terutama kompor gas,” ujar Agus dalam keterangannya.

 

Peristiwa ini menambah daftar kejadian kebakaran rumah tangga di wilayah Aceh Timur sepanjang tahun ini. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

(Rasyidin)

Berita Terkait

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI
Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah
Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”
Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot
PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April
Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:36

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

Jumat, 17 April 2026 - 14:14

Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 08:20

Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”

Jumat, 17 April 2026 - 01:03

Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Rabu, 15 April 2026 - 13:41

Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG

Rabu, 15 April 2026 - 03:46

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK

Berita Terbaru