Remaja Pengangguran Gantung Diri di Rumah Warga

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 00:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dompu, NTB. CNN Indonesia.id – Kepolisian Sektor Manggelewa Polres Dompu segera turun ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi seorang remaja laki-laki yang ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung di rumah warga setempat, tepatnya di Dusun Jana Mawar, Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Rabu (5/11/2025) sekitar pukul 04.00 Wita.

Korban berinisial Yn usia (17) tahun diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap dan berdomisili di dusun jana mawar desa Teka sire Kecamatan Manggelewa. Ia pertama kali ditemukan oleh Yuliana seorang pedagang pasar yang merupakan kerabat dekat korban.

Menurut keterangan saksi, malam sebelumnya korban masih terlihat bermain gawai hingga larut malam. Sekitar pukul 04.00 Wita, saksi memanggil korban berkali-kali namun tidak mendapat respons. Saat memasuki area dapur, saksi mendapati korban sudah dalam posisi tergantung menggunakan tali dan tidak bernyawa.

Sontak, saksi berteriak meminta pertolongan hingga warga sekitar berdatangan ke lokasi. Sekitar pukul 04.30 Wita, Kapolsek Manggelewa IPDA Yadhulul Muslihin memerintahkan personel piket jaga untuk segera menuju lokasi kejadian dan melakukan pengamanan awal.

Setibanya di tempat kejadian perkara, personel Polsek langsung memasang police line dan menunggu kedatangan Unit Inafis Sat Reskrim Polres Dompu. Pukul 05.00 Wita, tim Inafis tiba dan melakukan olah TKP serta visum luar terhadap korban.

Baca Juga:  Proyek Pelebaran Jalan Nasional Pantai Barat Disorot: Tanpa Plang Proyek, Dugaan Material Tanpa Izin dan Spilit Dipertanyakan

Dari hasil pemeriksaan medis sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Pihak keluarga menyatakan tidak keberatan dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi kepada pihak kepolisian.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga mengalami depresi akibat tekanan batin, mengingat sejak kecil tidak tinggal bersama kedua orang tuanya. Meski demikian, aparat kepolisian masih mendalami kemungkinan lain, termasuk dugaan korban sebelumnya mengonsumsi obat-obatan terlarang, sebagaimana informasi dari sejumlah warga.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Manggelewa IPDA Yadhulul Muslihin melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan keprihatinan mendalam serta mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis remaja di lingkungan masing-masing.

“Kami turut berduka cita atas peristiwa ini. Mari kita tingkatkan kepedulian terhadap anak-anak dan remaja, terutama yang menunjukkan tanda-tanda tekanan mental atau penyimpangan perilaku. Peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam mencegah hal-hal seperti ini,” ujar IPTU I Nyoman Suardika.

Korban kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Tekasire pada pagi hari itu juga. Situasi di lokasi kejadian terpantau aman, tertib, dan kondusif, pungkas Kapolsek Manggelewa via kasi humas Polres Dompu Iptu Nyoman Suardika. (Rdw)

Berita Terkait

RSUD Magretty Lauran Resmi Beroperasi, Era Baru Layanan Kesehatan Tanimbar
Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi
Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil
Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI
Pemkab Tapanuli Utara Ajak Lulusan IAKN Bersinergi Bangun Daerah
Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”
Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:48

RSUD Magretty Lauran Resmi Beroperasi, Era Baru Layanan Kesehatan Tanimbar

Minggu, 19 April 2026 - 07:15

Tinjau Meluapnya Aek Haidupan Siwaluompu, Pemkab Tapanuli Utara Tetap Upayakan Percepatan Penanganan Normalisasi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:05

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil

Sabtu, 18 April 2026 - 13:00

Ketua DPD IPK Kota Siantar Diminta Kader PAC Siantar Timur Jaga Nama Baik Organisasil

Jumat, 17 April 2026 - 14:36

Bupati Tapanuli Utara Tekankan Inovasi Pembiayaan dan Stimulus Pariwisata dalam Pertemuan PPID APKASI

Jumat, 17 April 2026 - 08:20

Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”

Jumat, 17 April 2026 - 01:03

Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Berita Terbaru