Toba, CNN Indonesia.id-
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba menggelar Sidang Paripurna dengan agenda Penyampaian Hasil Reses Kedua Tahun 2025 di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Toba.
Reses yang dilaksanakan pada 31 Oktober hingga 1 November 2025 di masing-masing Daerah Pemilihan (Dapil) menghasilkan berbagai aspirasi masyarakat. Melalui juru bicara dari setiap Dapil, para Anggota DPRD menyampaikan laporan penjaringan aspirasi yang didominasi oleh usulan pembangunan dan perbaikan infrastruktur, penyediaan bibit pertanian dan bibit ternak, serta sejumlah kebutuhan lainnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Toba menyampaikan bahwa seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan penting dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Toba tahun 2026, serta disampaikan kepada pihak eksekutif sebagai bahan pertimbangan perencanaan daerah.
Bupati Toba, Effendi S.P Napitupulu, S.E, melalui Wakil Bupati Toba Drs. Audi Murphy O. Sitorus, S.H., M.Si, memberikan apresiasi atas kerja anggota dewan dalam menjaring aspirasi masyarakat.
“Hasil reses ini merupakan dokumen strategis yang memuat suara dan kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Toba akan mencermati dan mensinergikannya dengan Program Prioritas Pembangunan Daerah,” ujar Wakil Bupati saat membacakan sambutan Bupati Toba.
Bupati juga menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara Pemerintah Daerah dan DPRD sebagai mitra strategis untuk mewujudkan Visi Toba Mantap 2029.
Setelah penyampaian hasil reses, sidang paripurna dilanjutkan dengan agenda Penyampaian Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Toba Tahun 2026.
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan sinergi legislatif dan eksekutif semakin memperkuat pembangunan yang partisipatif, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Toba.
(J/Ndk)#















