Mandailing Natal, Sumut, CNN Indonesia.Id— 15 Februari 2026 — AR Learning Center kembali menggelar Pelatihan Sertifikasi “Professional Writer” sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme penulis di era digital.
Sebanyak 30 peserta resmi menyandang gelar non – akademik Certified Indonesian Journalist (CIJ) dan Certified Professional Writer (CPW) setelah mengikuti Diklat Jurnalistikdan Kepenulisan nasional yang di laksanakan secara daring pada Minggu (15/02/2026).
Program ini menjadi langkah konkrit dalam meningkatkan standar insan Pres sekaligus penolakan terhadap stigma “wartawan Bodrek,” kegiatan ini di ikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari jurnalis pemula, mahasiswa, hingga pegiat literasi.
Pelatihan ini merupakan program sertifikasi penulisan profesional yang dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam tentang teknik menulis berita, feature, opini, hingga konten digital berbasis kaidah jurnalistik dan etika media.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh AR Learning Center dengan menghadirkan pemateri berpengalaman di bidang jurnalistik dan kepenulisan profesional. Peserta berasal dari berbagai daerah yang memiliki minat dalam pengembangan kemampuan menulis secara profesional dan bertanggung jawab.
Pelatihan dilaksanakan pada Februari 2026 dan berlangsung selama beberapa sesi pembelajaran intensif, baik secara teori maupun praktik.
Kegiatan ini digelar secara terstruktur melalui sistem pembelajaran terpadu, yang memungkinkan peserta mengikuti materi secara efektif dan interaktif.
Ketua panitia pelaksana menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang literasi dan media.
Di tengah pesatnya arus informasi digital, kemampuan menulis yang profesional dan beretika menjadi kebutuhan penting guna mencegah penyebaran informasi yang keliru atau melanggar hukum.
“Penulis tidak hanya dituntut kreatif, tetapi juga harus memahami Kode Etik Jurnalistik serta regulasi yang berlaku, termasuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), agar karya yang dihasilkan akurat, berimbang, dan tidak merugikan pihak mana pun,” ujarnya.
Pelatihan dilakukan melalui metode pemaparan materi, diskusi interaktif, studi kasus, serta praktik langsung penulisan karya jurnalistik. Peserta juga mendapatkan evaluasi hasil tulisan sebelum dinyatakan memenuhi standar sertifikasi.
Materi yang diberikan mencakup teknik 5W+1H dalam penulisan berita, verifikasi data, cek fakta, prinsip cover both sides, serta tanggung jawab hukum dalam publikasi konten digital.
Di akhir pelatihan, peserta yang memenuhi kriteria kelulusan berhak memperoleh sertifikat “Professional Writer”.
Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak penulis yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, akurasi, dan etika dalam setiap karya yang dipublikasikan.
Dengan adanya pelatihan ini, AR Learning Center berharap lahir generasi penulis profesional yang mampu berkontribusi positif dalam mencerdaskan masyarakat melalui informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
(M.SN)
















