Enam Kepala Desa di Sinunukan “Telan Pil Pahit” Agen SPJ, Dugaan Praktik Bisnis Oknum Pendamping Desa Mencuat

- Redaksi

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal,  CNN Indonesia.Id – Sejumlah kepala desa di Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, disebut-sebut harus “menelan pil pahit” akibat ketergantungan terhadap jasa pembuatan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) desa.

Praktik tersebut diduga menjadi ladang bisnis bagi oknum pendamping desa dan memunculkan kekhawatiran mengenai kemandirian pemerintah desa dalam mengelola administrasi keuangan.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di wilayah tersebut menyebutkan, seorang oknum pendamping desa di Kecamatan Sinunukan berinisial AS diduga kerap menyampaikan secara terbuka bahwa aplikasi Siskeudes (Sistem Keuangan Desa) merupakan “mata pencaharian”.

Pernyataan ini memunculkan tanda tanya di kalangan kepala desa karena dinilai menggambarkan adanya ketergantungan terhadap jasa pihak tertentu dalam penyusunan SPJ desa.

Akibat kondisi tersebut, beberapa kepala desa mengaku merasa kesulitan menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan desa secara mandiri tanpa menggunakan jasa pihak tertentu.

Situasi ini diduga menimbulkan rasa ketergantungan bahkan kekhawatiran di kalangan pemerintah desa dalam menjalankan administrasi keuangan.

Berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, sedikitnya enam desa di Kecamatan Sinunukan disebut-sebut terdampak oleh praktik jasa pembuatan SPJ tersebut, yakni:

Desa Sukadamai

Desa Kampung Kapas II

Desa Air Apa

Desa Bintungan Bejangkar Baru

Desa Banjar Aur Utara

Desa Sinunukan II

Para kepala desa di wilayah tersebut diduga terpaksa menggunakan jasa penyusunan SPJ agar laporan keuangan desa dapat selesai tepat waktu.

Tidak hanya itu, persoalan lain juga mencuat terkait kegiatan pelatihan pengelolaan Siskeudes yang disebut-sebut dilaksanakan setiap tahun.

Pelatihan tersebut dikabarkan dikoordinasikan oleh oknum berinisial AB dengan tujuan meningkatkan kemampuan operator atau perangkat desa dalam mengoperasikan sistem keuangan desa.

Baca Juga:  Pj. Bupati Langkat Faisal Hasrimy Ajak Masyarakat Gunakan Transportasi Kereta Api

Namun ironisnya, sejumlah perangkat desa mengaku bahwa pelatihan tersebut tidak sepenuhnya memberikan pemahaman teknis yang memadai.

Para operator desa bahkan disebut-sebut belum diberikan akses pengetahuan secara maksimal untuk menguasai sistem tersebut, sehingga mereka tetap bergantung kepada pihak tertentu dalam penyusunan laporan keuangan desa.

Padahal, kegiatan pelatihan tersebut diketahui tercantum dalam dokumen SPJ desa dengan nilai anggaran yang disebut-sebut mencapai sekitar Rp10 juta per desa setiap tahunnya.

Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa pelaksanaan pelatihan belum berjalan efektif sebagaimana mestinya. Sejumlah pemerhati tata kelola pemerintahan desa menilai, apabila pelatihan benar-benar dilakukan secara maksimal dan transparan, maka operator desa seharusnya sudah mampu mengelola aplikasi Siskeudes serta menyusun SPJ secara mandiri.

Menanggapi hal tersebut, masyarakat dan sejumlah pihak berharap agar pemerintah daerah, inspektorat, serta instansi pengawas terkait dapat melakukan evaluasi dan penelusuran terhadap dugaan praktik tersebut.

Langkah ini dinilai penting guna memastikan pengelolaan keuangan desa berjalan transparan, profesional, dan akuntabel, sekaligus mencegah munculnya ketergantungan yang berpotensi merugikan pemerintah desa.

Dengan penguatan kapasitas aparatur desa yang sesungguhnya, diharapkan setiap pemerintah desa dapat mengelola administrasi dan keuangan desa secara mandiri sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Catatan Redaksi:

Berita ini disusun berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber di lapangan. Pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini tetap memiliki hak jawab sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Apabila terdapat klarifikasi atau tanggapan resmi, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari prinsip keberimbangan pemberitaan.

(M.SN)

Berita Terkait

Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III TPQ Al Hidayah Malalak Selatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru
LMAT Ancam Hentikan Groundbreaking Blok Masela Jika Hak Masyarakat Tak Dipenuhi
SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim
Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir
Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh
Blok Masela: Ibarat Raksasa yang Dibangunkan, Apakah Rakyat Sudah Siap?
Pelepasan dan Perpisahan TK/PAUD Se-Nagari Malalak Selatan Berlangsung Meriah, Dukung Generasi Emas Masa Depan
Digenjot Kejar Target! Proyek Rp950 Juta Irigasi D.I Sicaung Sicincin Jadi Harapan Baru Warga Bebas Banjir Langganan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:22

Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III TPQ Al Hidayah Malalak Selatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:35

LMAT Ancam Hentikan Groundbreaking Blok Masela Jika Hak Masyarakat Tak Dipenuhi

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:34

SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:57

Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:12

Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:27

Pelepasan dan Perpisahan TK/PAUD Se-Nagari Malalak Selatan Berlangsung Meriah, Dukung Generasi Emas Masa Depan

Senin, 22 Juni 2026 - 14:07

Digenjot Kejar Target! Proyek Rp950 Juta Irigasi D.I Sicaung Sicincin Jadi Harapan Baru Warga Bebas Banjir Langganan

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:57

Progres 75%! Bendungan Irigasi Banda Pisang Korong Padang Lapai Ditarget Rampung Pekan Depan

Berita Terbaru