Bukan Tentang Siapa yang Paling Keras Bersuara, Tetapi Siapa yang Paling Mampu Berjuang

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opini
Oleh: Rasyidin (Tokoh Muda Nurussalam, Aceh Timur)

Aceh Timur, CNN Indonesia.id-
Dalam praktik politik, suara yang keras sering kali lebih cepat menarik perhatian publik. Pernyataan yang lantang kerap memenuhi ruang diskusi, forum publik, hingga media sosial. Namun bagi masyarakat, ukuran sebenarnya dari politik bukanlah siapa yang paling sering berbicara, melainkan siapa yang benar-benar mampu memperjuangkan perubahan.

Masyarakat pada dasarnya memiliki cara sederhana untuk menilai politik. Bukan dari seberapa besar janji yang disampaikan, tetapi dari seberapa jauh perjuangan itu mampu menjawab kebutuhan mereka.

Di daerah seperti Aceh Timur, kebutuhan tersebut sangat nyata. Pembangunan jalan, jembatan, dan infrastruktur dasar bukan sekadar agenda pembangunan, tetapi menjadi bagian penting dalam membuka akses ekonomi, memperlancar mobilitas masyarakat, dan memperkecil kesenjangan antarwilayah.

Karena itu, setiap upaya yang mendorong aspirasi masyarakat agar masuk dalam rencana pembangunan selalu disambut dengan harapan. Bagi masyarakat, hal tersebut bukan hanya soal proyek pembangunan, tetapi juga tentang pengakuan bahwa suara mereka benar-benar diperjuangkan.

Pengalaman panjang masyarakat juga mengajarkan bahwa politik tidak selalu berjalan seperti yang dibayangkan. Tidak sedikit pernyataan yang terdengar kuat di ruang publik, namun tidak selalu diikuti oleh langkah nyata yang mampu menghadirkan perubahan.

Baca Juga:  Anak Penderita Hidrosefalus di Koto Tangah Dikunjungi Bapak Asuh Stunting Sumbar

Di sinilah masyarakat mulai melihat politik dengan cara yang lebih jernih. Mereka tidak lagi hanya mendengar siapa yang paling keras bersuara, tetapi mulai memperhatikan siapa yang benar-benar bekerja.

Dalam kehidupan masyarakat desa, ukuran keberhasilan politik sebenarnya sangat jelas. Ketika jalan yang rusak mulai diperbaiki, ketika akses antarwilayah semakin terbuka, dan ketika pembangunan mulai menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, maka di situlah kepercayaan publik perlahan tumbuh.

Kepercayaan masyarakat tidak dibangun oleh retorika yang panjang, tetapi oleh kerja yang mampu dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam banyak pengalaman politik kita, ruang publik sering kali dipenuhi oleh suara yang keras. Namun tidak selalu diikuti oleh kerja yang benar-benar mampu menjawab harapan masyarakat.

Karena itu, masyarakat tidak lagi menilai politik dari seberapa ramai suara yang terdengar. Mereka menilai dari seberapa besar perjuangan yang benar-benar diwujudkan.

Pada akhirnya, politik yang dihargai masyarakat bukanlah politik yang paling keras berbicara. Politik yang dihargai masyarakat adalah politik yang mampu memperjuangkan harapan mereka hingga benar-benar menjadi kenyataan.
(Tim_Red)

Berita Terkait

Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar
Dorong Swasembada Pangan Kadis Pertanian KKT Sebut Harus Kurangi Ketergantungan Impor Beras
Kelompok Tani KWT Makmur Nagari Malalak Selatan Terima Bantuan Bibit Jagung untuk Mendukung Program Nagari Mandiri Pangan 2026
Forkopimda Maluku Tiba di Lermatang: Kawal Proyek Strategis Blok Masela
Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III TPQ Al Hidayah Malalak Selatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru
LMAT Ancam Hentikan Groundbreaking Blok Masela Jika Hak Masyarakat Tak Dipenuhi
SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim
Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:10

Uwuratu Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela Menuju Kesejahteraan Tanimbar

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:06

Dorong Swasembada Pangan Kadis Pertanian KKT Sebut Harus Kurangi Ketergantungan Impor Beras

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:00

Kelompok Tani KWT Makmur Nagari Malalak Selatan Terima Bantuan Bibit Jagung untuk Mendukung Program Nagari Mandiri Pangan 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:29

Forkopimda Maluku Tiba di Lermatang: Kawal Proyek Strategis Blok Masela

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:22

Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III TPQ Al Hidayah Malalak Selatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:34

SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:57

Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:12

Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh

Berita Terbaru