Proyek Rehab Sawah Rp.157 Juta di Anduriang Amburadul, Petani Desak Dinas Pertanian Padang Pariaman Turun Tangan

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG PARIAMAN, CNN Indonesia id— Pengerjaan Rehabilitasi Lahan Sawah APBN T.A 2026 oleh Kelompok Tani Sinar Matahari di korong sipinang Nagari Anduriang dikeluhkan anggota petani. Lemahnya pengawasan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Padang Pariaman diduga jadi penyebab pekerjaan tidak sesuai SOP dan harapan.

Proyek Rehabilitasi Lahan Sawah bantuan Kementerian Pertanian senilai Rp157.275.000 diduga dikerjakan asal jadi. Hasil pekerjaan amburadul dan tidak sesuai dengan kebutuhan riil petani di lapangan.

Pelaksana kegiatan Kelompok Tani Sinar Matahari sebagai penerima Tugas Pembantuan Satker 13.
Yang dirugikan,: Anggota Kelompok Tani Sinar Matahari sendiri. Salah seorang anggota saat ditemui awak media menyatakan kecewa berat.
Penanggung jawab pengawasan: Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman.

Berdasarkan papan informasi proyek: Lokasi: Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam.
Waktu: 13 Maret – 26 Mei 2026, 75 hari kalender.
Pagu Dana: Rp157.275.000,- APBN T.A 2026.

petani kecewa? Temuan awak media di lapangan:
Tidak Sesuai Teknis: “Yang dikerjakan cuma penanggulangan antara sungai dan sawah. Padahal yang rusak itu di dalam sawah. Pembatas antar petak sawah malah disatukan. Kolom dan parak sawah tidak dibuat,” ujar salah seorang anggota kelompok.

Baca Juga:  Menteri Nusron Lantik Pejabat Struktural, Tekankan Percepatan Program Kementerian ATR/BPN yang Profesional dan Akuntabilitas

Dugaan Pungutan Liar: Anggota kelompok mengaku diminta ketua, untuk melansir kalau tidak membayar iuran minyak Rp15.000 per jeriken. “Dia minta langsung 4 jeriken, Rp60.000, ditambah rokok dan uang makan untuk operator,” cuma alat excavator kerja 1 jam lebih katanya.

Waktu & Anggaran Tak Efektif*: Pantauan media, alokasi 150 jam kerja alat berat sudah habis. Biaya sewa alat + operator + BBM Rp440.000/jam dibayar kelompok, namun hasil kerja minim.

Minim Pengawasan: Dinas Pertanian Padang Pariaman dinilai kurang melakukan supervisi sehingga pelaksana leluasa bekerja di luar SOP.

Petani meminta Bupati Padang Pariaman melalui Dinas Pertanian dan Inspektorat untuk:
Audit Total pekerjaan fisik dan keuangan proyek Kelompok Tani Sinar Matahari., Evaluasi Pelaksana, dan berikan sanksi jika terbukti menyimpang.,Usut Dugaan Pungli, yang dilakukan ketua kelompok terhadap anggota., Perbaiki Hasil Kerja , sesuai SOP sebelum kontrak berakhir 26 Mei 2026.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Padang Pariaman belum memberikan tanggapan resmi.(Jhrmn)

Berita Terkait

Forkopimda Maluku Tiba di Lermatang: Kawal Proyek Strategis Blok Masela
Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III TPQ Al Hidayah Malalak Selatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru
LMAT Ancam Hentikan Groundbreaking Blok Masela Jika Hak Masyarakat Tak Dipenuhi
SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim
Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir
Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh
Blok Masela: Ibarat Raksasa yang Dibangunkan, Apakah Rakyat Sudah Siap?
Pelepasan dan Perpisahan TK/PAUD Se-Nagari Malalak Selatan Berlangsung Meriah, Dukung Generasi Emas Masa Depan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:29

Forkopimda Maluku Tiba di Lermatang: Kawal Proyek Strategis Blok Masela

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:22

Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Angkatan III TPQ Al Hidayah Malalak Selatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:35

LMAT Ancam Hentikan Groundbreaking Blok Masela Jika Hak Masyarakat Tak Dipenuhi

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:34

SPBU 15.229.022 Lingga Bayu Resmi Beroperasi Kembali, Hadirkan Pelayanan Energi dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:57

Camat Lingga Bayu Bersama Forkopimcam dan Danramil 16/Batang Natal Gotong Royong Timbun Jalan Provinsi Berlubang di Simpang Gambir

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:33

Blok Masela: Ibarat Raksasa yang Dibangunkan, Apakah Rakyat Sudah Siap?

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:27

Pelepasan dan Perpisahan TK/PAUD Se-Nagari Malalak Selatan Berlangsung Meriah, Dukung Generasi Emas Masa Depan

Senin, 22 Juni 2026 - 14:07

Digenjot Kejar Target! Proyek Rp950 Juta Irigasi D.I Sicaung Sicincin Jadi Harapan Baru Warga Bebas Banjir Langganan

Berita Terbaru