AGAM, CNN Indonesia.id — Komisi IV DPRD Kabupaten Agam melaksanakan kunjungan kerja ke Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat (9/10/2026). Kunjungan tersebut bertujuan melakukan monitoring terhadap sejumlah sarana pendidikan dan prasarana lainnya, khususnya pembangunan yang bersumber dari dana TKD.
Rombongan Komisi IV DPRD Kabupaten Agam dipimpin Ketua Komisi IV, Drs. Ais Bakri, MM, Dt. Sampono Basa, didampingi Wakil Ketua Erdinal, S.Sos., Dt. Marajo, bersama sejumlah anggota komisi dan staf. Turut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, Andri, Camat Malalak Ulya Satar, S.STP., M.Si., serta Wali Nagari Malalak Selatan, Amir Koto, B.Sc.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung kondisi fisik pekerjaan rehabilitasi satu ruang kelas di SD Negeri 02 Paladangan, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak. Rombongan juga melihat secara langsung hasil pelaksanaan pekerjaan bersama Kepala Sekolah SD Negeri 02 Paladangan, Patimahwati, S.Pd.
Monitoring ini dilakukan untuk memastikan realisasi pembangunan di lapangan berjalan sesuai dengan perencanaan, baik dari segi pelaksanaan pekerjaan, kondisi fisik bangunan, maupun kesesuaian konstruksi dengan rencana yang telah ditetapkan.
Melalui peninjauan langsung tersebut, Komisi IV DPRD Kabupaten Agam dapat melihat kondisi riil pekerjaan sekaligus mengidentifikasi bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki agar hasil rehabilitasi dapat memberikan manfaat maksimal bagi dunia pendidikan.

Lokasi Ketiga dalam Kunjungan Kerja
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kunjungan ke SD Negeri 02 Paladangan merupakan lokasi ketiga yang dikunjungi Komisi IV DPRD Kabupaten Agam pada hari yang sama.
Sebelumnya, rombongan telah melakukan peninjauan terhadap kegiatan pembangunan di Puskesmas Lasi, Kecamatan Canduang, serta pembangunan SD Negeri 01 Campago di Nagari Malalak Utara, Kecamatan Malalak. Pembangunan di kedua lokasi tersebut juga disebut bersumber dari dana TKD.
Rangkaian kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya monitoring terhadap pelaksanaan pembangunan fasilitas pelayanan publik, termasuk sarana pendidikan dan kesehatan, agar pelaksanaannya berjalan sesuai perencanaan dan hasilnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Rehab SD 02 Paladangan Berjalan Cukup Baik
Dari hasil peninjauan di SD Negeri 02 Paladangan, pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi ruang kelas secara umum berjalan cukup baik. Meski demikian, terdapat beberapa bagian yang masih perlu diperbaiki untuk memastikan hasil akhir pekerjaan memenuhi kebutuhan dan dapat digunakan secara optimal.
Perhatian terhadap kualitas hasil rehabilitasi menjadi hal penting, mengingat fasilitas pendidikan yang layak merupakan salah satu faktor penunjang kelancaran proses belajar mengajar.
Dengan adanya monitoring dari Komisi IV DPRD Kabupaten Agam bersama Dinas Pendidikan dan pemerintah kecamatan serta nagari, diharapkan setiap tahapan pembangunan dapat terlaksana dengan baik dan menghasilkan bangunan yang aman serta nyaman bagi peserta didik dan tenaga pendidik.
Pemeriksaan terhadap kondisi fisik bangunan juga menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa fasilitas yang dibangun atau direhabilitasi benar-benar sesuai dengan kebutuhan sekolah.
Harapan untuk Kemajuan Pendidikan di Malalak
Kunjungan kerja tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kecamatan Malalak, khususnya di Nagari Malalak Selatan.
Setelah pekerjaan rehabilitasi selesai dan dilakukan serah terima sesuai ketentuan, ruang kelas SD Negeri 02 Paladangan diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar secara lebih baik.
Ketersediaan ruang belajar yang layak diharapkan mampu menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman, aman, dan kondusif bagi para siswa maupun guru.
Pemerintah daerah, DPRD, serta pihak sekolah diharapkan terus bersinergi dalam menjaga kualitas pembangunan dan pemeliharaan fasilitas pendidikan, sehingga anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan demikian, pembangunan sarana pendidikan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga pada keberlanjutan pemanfaatannya untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Agam, khususnya di Kecamatan Malalak.
Semoga setelah pekerjaan rehabilitasi selesai dan diserahterimakan, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik demi kelancaran proses pendidikan dan peningkatan kualitas belajar mengajar. Aamiin.
(Ak)

