Aliansi Honor Nasional (K2) Nabire Melakukan Aksi Long March ke Kantor Gub. Papua Tengah

- Redaksi

Senin, 19 Agustus 2024 - 23:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, CNN Indonesia.id – 20 Agustus-2024
Masa Aksi long March Berlangsung dari titik Karang barat hingga Jalan Merdeka Menuju kantor Gubernur Papua Tengah bertujuan untuk menemui Ibu Gubernur Papua Tengah dan meminta Kejelasan terkait Proses Honor (K2). pada Senin, (19/08/24), Pukul 11:30 WIT

Aksi Diawali dengan long march dari sekertariat Asosiasi Honorer Nasional (AHN),beralamat di karang barat Menuju Kantor gubernur. Masa Aksi setelah tiba di depan Gedung, ditemui oleh Kasatpol PP provinsi dan Jajaran polres Nabire.
Pimpinan Kasat Pol PP menyampaikan kepada Masa aksi Bahwa Akan Bertatap muka Dengan Ibu. PJ gubernur Papua tengah Ribka Haluk.

Peserta Honor (K2) setelah masuk ruang pertemuan, menunggu kedatangan Mama Gubernur Papua Tengah,Pangilan akrab ibu Gubernur oleh masyarakat Papua adalah mama Gubernur..
namun tak kunjung hadir. PJ. Gubernur Papua Tengah tak bisa menghadiri mengingat dengan beberapa hal kesibukan, sehingga Masa aksi (K2) ditemui Oleh Sekdaprov dan Rombongan

Yang Hadir dalam Pertemuan Masa pendemo, Antara lain; Kasatpol PP Provinsi Papua tengah , Kapolres Nabire, Sekda Provinsi Papua tengah, Sekda kabupaten Nabire Dan kepala BKPSDM .

Masa Aksi (Horno K2) merasa kecewa karena tidak bisa menemui Mama Gubernur untuk menyampaikan isi Hati.

” Kami asosiasi Honor K2, sangat kecewa terhadap Mama gubernur. Harapan besar kami datang adalah untuk menemui Gubernur, namun tak hadir dalam pertemuan ini”, Ucap Sala Satu Kordinator K2 (Nama Enggan disebutkan ).saat awak Media meliput.

Baca Juga:  Direktur PT.Promix Turut Hadiri Polemik Ganti Rugi Tanaman Warga Imbas Pembangunan Pagar BRIN Koto Tabang

Masa pendemo menambahkan : ” hampir sudah 2 tahun, Nasib K2 tidak ada respon dari Bupati Nabire. Kami akan terus bersikap tegas dan terus berjuang Sampai nasib kita dikembalikan”

Demo yang dilakukan pada tanggal, (12/08) Kasatpol PP provinsi Papua tengah, Asisten 1 kabupaten Nabire menyampaikan bahwa PJ Gubernur akan menemui pihak Aliansi honorer nasional,
Namun Janji itu tak ditepati.

Pihak pemerintah provinsi Papua Tengah dengan beragam alasan bahwa, PJ Gubernur Papua Tengah sedang mengurusi Pendaftaran CPNS formasi 2024.
” Saat Awak media memantau dalam Rapat, Anggota asosiasi Honor K2 menyampaikan bawah, saya menyayangkan kepada pihak pemerintah Kabupaten maupun Provinsi Papua Tengah karena ini Bukan sebuah Solusi untuk kami Ucap Masa Aksi. Ini”, tegasnya.

Dalam pertemuan itu, sejumlah pimpinan menyampaikan bahwa, Jika honor K2 disarakan untuk mengikuti Tes CPNS formasi tahun ini.

Saat awak media menayangkan pada peserta lainnya anggota Asosiasi K2 menyampaikan, Lalu dimana letak penyelesaian untuk kami yang telah mengabdi bertahun-tahun lamanya, bahkan ada yang sampai 25 tahun tapi masih saja honor,ini bukan Solusi .

“Harapan kami adalah Mama PJ Gubernur Papua tengah dimohon untuk bertemu dan Bertatap muka Dengan Kami, itu harapan kami mama Gubernur” Tutupnya anggota Honorer K2.

(Dena vp)

Berita Terkait

Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”
Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot
PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April
Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG
Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK
Kunker Bupati Tapanuli Utara di Kecamatan Parmonangan, Perkuat Pelayanan dan Pemulihan Pascabencana di Wilayah Terpencil
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 08:20

Drainase di Anduriang Dikerjakan Tanpa Plang Proyek — Kantor Wali Nagari “Ndak Tau”, Ketua PPL Kayu Tanam Ditagih: “Ini Proyek Siapa?”

Jumat, 17 April 2026 - 01:03

Status HGU PTPN IV Kebun Timur Dipersoalkan, Kinerja Pemerintah dan DPRD Disorot

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Kamis, 16 April 2026 - 06:09

Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Rabu, 15 April 2026 - 03:46

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK

Rabu, 15 April 2026 - 03:44

Kunker Bupati Tapanuli Utara di Kecamatan Parmonangan, Perkuat Pelayanan dan Pemulihan Pascabencana di Wilayah Terpencil

Selasa, 14 April 2026 - 07:29

Warga Aceh Timur Blokade Perkebunan Sawit, Negara Diuji di Lapangan

Berita Terbaru