Festival ke 2 Tambua antar Sanggar Paguyuban Tingkat SD se Kota Bukittinggi Tahun 2024 di SDN 09 Manggis

- Redaksi

Rabu, 28 Agustus 2024 - 05:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, CNN Indonesia.id –Minangkabau memiliki beranekaragam jenis kesenian tradisional. Salah satu jenis kesenian tradisional tersebut adalah seni pertunjukan musik Tambua Tansa.

Dihimpun dari berbagai sumber, sebenarnya kesenian ini berasal dari suku India yang dibawa oleh seorang pedagang Gujarat (India) ke Tiku dan ke Pariaman yang dulu merupakan pelabuhan terbesar di Pantai Barat Minangkabau pada abad ke 14 Masehi.

Alat musik tersebut mulai berkembang di berbagai daerah di Minangkabau seperti di Maninjau dan Lubuk Basung. Faktor percampuran kebudayaan, baik akibat perkawinan maupun perdagangan antara masyarakat pribumi Minangkabau di Pariaman dengan kaum pendatang dari Asia Selatan (sekitar India, Banglades, dan Irak serta Pakistan). Artinya semenjak kedatangan orang-orang Asia Selatan tersebut terbentuk kesenian Gandang Tambua .

Dan untuk melestarikan seni budaya tradisional Tambua Tansa ini, SDN 09 Manggis menggelar festival Tambua Tansa antar Sanggar Paguyuban Tambua tingkat SD se kota Bukittinggi, pada Rabu 28 Agustus 2024.

Acara yang diikuti sebanyak 13 Sanggar Paguyuban Tambua dibuka oleh Herriman kadinas Dikbub Bukittinggi mewakili Walikota Bukittinggi H Erman Safar SH yang berhalangan hadir hari ini.

Dalam sambutannya, Herriman menyampaikan bahwa, Festival Tambua ini adalah merupakan salah satu Pewarisan budaya Minangkabau, yang sesuai dengan visi misi Walikota Bukittinggi H Erman Safar SH untuk menciptakan Bukittinggi hebat,dengan berlandaskan ” Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah”, ujarnya.

Baca Juga:  Sudewo: Partai Pengusung itu Bebas Mau Mengusung Siapa itu Hak Mereka, Jangan Nebar Fitnah

Sementara itu, Drs Januardi S.pd kepsek SDN 09 Manggis dalam keterangan persnya menjelaskan bahwa, Festival Tambua Tansa ini adalah untuk yang kedua kalinya, yang mana pada Festival tambua pertama diikuti sebanyak 7 Sanggar Paguyuban Tambua, dan Alhamdulillah untuk tahun ini meningkat dengan jumlah peserta sebanyak 13 Sanggar Paguyuban Tambua ucapnya.

Disamping kita mengadakan Festival tambua, kita juga membuka peluang bagi masyarakat sekitar, pelaku UMKM untuk berdagang disini, dan ini bisa bermanfaat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat imbuhnya.

Manfaat lain dari digelarnya Festival tambua Tansa tingkat SD ini, anak anak bisa bersosialisasi dengan murid-murid dari sekolah lain yang juga ikut jadi peserta pasa Festival Tambua Tansa ini tutupnya.

Sabirin Rahmat S.Sos komite SDN 09 Manggis yang juga Anggota DPRD kota Bukittinggi, beliau menanggapi, sangat mengapresiasi digelarnya acara Festival Tambua Tansa ini.

Dan berharap, semoga dengan digelarnya Festival Tambua Tansa ini, bisa memberikan motivasi kepada Sanggar Sanggar tingkat SD di kota Bukittinggi,serta untuk tahun depan bisa diikuti oleh seluruh Sekolah tutupnya.
(Fendy Jambak).

 

 

Berita Terkait

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas
Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan
Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April
Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG
Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK
Kunker Bupati Tapanuli Utara di Kecamatan Parmonangan, Perkuat Pelayanan dan Pemulihan Pascabencana di Wilayah Terpencil
Warga Aceh Timur Blokade Perkebunan Sawit, Negara Diuji di Lapangan
Idul Fitri1447 H Momentum Memperkuat Iman
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:41

PT PN IV Kebun Timur Diduga Kuasai Lahan Warga Transmigrasi, Khaidir Nasution, SH., A.Ptnh, Pemerintah Harus Tegas

Kamis, 16 April 2026 - 06:09

Tangkis Isu Miring Soal UP3, Luturmas Buka Fakta Putusan Pengadilan

Rabu, 15 April 2026 - 14:09

Blokade Sawit di Desa Teupin Raya Julok Ditahan Sementara, Mediasi Disepakati Hingga 21 April

Rabu, 15 April 2026 - 13:41

Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog dengan Massa unjukrasa terkait pencairan dana supplier MBG

Rabu, 15 April 2026 - 03:46

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat Optimalkan SPAM IKK

Selasa, 14 April 2026 - 07:29

Warga Aceh Timur Blokade Perkebunan Sawit, Negara Diuji di Lapangan

Senin, 13 April 2026 - 08:34

Idul Fitri1447 H Momentum Memperkuat Iman

Senin, 13 April 2026 - 07:22

Kami Sudah Minta Tolong”: Anak Meninggal, Keluarga Soroti Penanganan di Puskesmas Mesjid Raya Aceh Besar

Berita Terbaru