Mandailing Natal, CNN Indonesia.Id—
8 April 2026 — Upaya nyata menjaga keselamatan masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI bersama unsur pemerintah kecamatan. Personel Koramil 0212-16/BTN bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Lingga Bayu melaksanakan kegiatan penimbunan jalan rusak di wilayah Kelurahan Simpang Gambir, tepatnya di Dusun Sigala-gala, Rabu (08/04/2026) sekitar pukul 11.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danpos Lingga Bayu bersama Babinsa Koramil 0212-16/BTN dengan melibatkan unsur Porkopincam. Penimbunan dilakukan pada sekitar empat titik ruas jalan lintas provinsi yang mengalami kerusakan cukup parah dengan menggunakan material pasir dan batu (sirtu).
Adapun yang turun kelapangan Danpos Lingga Bayu Peltu M .Arifin Lubis, Serka Kholis Nasution,dan Sertu L.Harun Lubis dari Koramil 16/ Batang Natal, dari Polsek Lingga Bayu – BRIPTU IKHLASUL LAA TAHJAN dan BRIPTU HERISANDA E. SIREGAR, Amrin Lubis dari Kantor camat serta Saipuddin Ashari Lubis dan juga beberapa orang masyarakat.
Perbaikan darurat berupa penimbunan jalan berlubang dan rusak di jalur lintas provinsi.
Personel Koramil 0212-16/BTN, Danpos Lingga Bayu, Babinsa, serta unsur Forkopincam Kecamatan Lingga Bayu.
Rabu, 08 April 2026, pukul 11.00 WIB hingga selesai.
Kelurahan Simpang Gambir, Dusun Sigala-gala, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal.
Sebagai langkah preventif untuk mencegah kerusakan jalan semakin parah serta mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi akibat kondisi jalan yang berlubang.
Petugas secara gotong royong menimbun titik-titik jalan yang rusak menggunakan material pasir dan batu agar permukaan jalan kembali rata dan aman dilalui kendaraan.
Danpos Lingga Bayu Peltu M.Arifin Lubis, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi infrastruktur yang langsung berdampak pada keselamatan masyarakat.
“Kami bergerak cepat bersama Forkopincam untuk melakukan penanganan sementara. Harapannya, ini dapat mengurangi risiko kecelakaan sekaligus menjaga kelancaran arus transportasi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu perwakilan Forkopincam Lingga Bayu menegaskan bahwa sinergitas antara TNI dan pemerintah kecamatan akan terus ditingkatkan dalam merespons berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“Ini adalah langkah konkret dan responsif. Jalan ini merupakan akses vital bagi masyarakat, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun distribusi hasil pertanian. Kami berharap perhatian lebih lanjut dari pemerintah daerah untuk penanganan permanen,” ungkapnya.
Tokoh masyarakat setempat juga mengapresiasi langkah cepat tersebut. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak selama ini sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari dan saat musim hujan.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian TNI dan pemerintah kecamatan. Semoga ke depan ada perbaikan permanen agar masyarakat bisa lebih aman dan nyaman,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.
Penimbunan ini diharapkan menjadi solusi sementara sambil menunggu perbaikan menyeluruh dari pihak terkait, mengingat jalan tersebut merupakan jalur strategis penghubung antar desa dan kecamatan di wilayah Mandailing Natal.
(M.SN)















